• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sudah Saatnya Berpihak ke Timur, Refleksi 76 Tahun NKRI

Oleh : Nono Sampono

Sabtu, 14/8/21 | 13:20 WIB
in Opini
0
Nono Sampono, Wakil Ketua I DPD RI. (Foto : dpd)

BEBERAPA hari ke depan bangsa yang besar ini akan merayakan kemerdekaannya yang ke 76. Kebesaran bangsa ini tak lepas dari perjalanan sejarahnya yang panjang. Sejarah penyatuan sebagian besar wilayah Nusantara menjadi Indonesia melalui proses perlawanan yang panjang (lebih dari 300 tahun).

Perjuangan menentang kolonialisme, kesadaran berkebangsaan tahun 1908, kesepakatan kewilayahan (suku bangsa yang memiliki teritory) melalui Sumpah Pemuda 1928, serta perjuangan politik dan fisik mengusir penjajah tahun 1945.

Akhir dari perjuangan panjang tersebut adalah Indonesia menjadi sebuah negara berdaulat bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bertujuan untuk kemakmuran yang berkeadilan (adil dan makmur) secara menyeluruh.

LihatJuga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Selasa, 12/5/26 | 19:54 WIB
15
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Jumat, 08/5/26 | 20:35 WIB
19
Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Selasa, 05/5/26 | 07:22 WIB
33

Artinya untuk kesejahteraan, kemajuan, keamanan dan kejayaan bersama, tanpa memandang suku bangsa dan wilayah bahkan perbedaan apapun yang ada sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945.

76 tahun sudah usia NKRI sejak 17 Agustus 1945, ternyata saat ini kita masih melihat dan merasakan bahwa hasil pembangunan nasional belum dirasakan oleh semua warga negara.

Terdapat disparitas antara Jawa dan luar Jawa, Kawasan Timur Indonesia dengan Kawasan Barat Indonesia, serta antara daerah kepulauan dengan pulau besar. Setiap era dari sebuah pemerintahan telah melakukan sesuatu yang memiliki nilai bagi rakyatnya. Hal itu diakui sebagai pencapaian yang patut mendapat apresiasi.

Dalam perspektif kesetaraan pembangunan saya ingin mengajak kita untuk menyoroti khususnya kondisi di Kawasan Timur Indonesia yang serba tertinggal dalam banyak hal dibandingkan dengan Kawasan Barat Indonesia.

Kita memang harus mengakui bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam periode pertama (2014-2019) sampai sekarang di periode kedua (2021) telah melakukan berbagai upaya mengakselerasi pembangunan melalui visi misi Nawacita dan poros maritim dunia. Wujud dari implementasi visi dan misi tersebut adalah membangun Papua melalui pembangunan infrastruktur jalan yang membelah Bumi Cendrawasih serta pembangunan pada satu atau dua daerah bercirikan kepulauan.

Namun dengan waktu yang tersisa dalam dua periode rasanya mustahil bisa mencapai apa yang diharapkan kita semua, yaitu adanya kesetaraan melalui pembangunan berkeadilan yang harusnya dirasakan oleh daerah-daerah di Kawasan Timur Indonesia dan bercirikan kepulauan.

Agar momentum pembangunan nasional di usia ke-76 tahun negeri ini tidak terhenti, diperlukan regulasi atau payung hukum dalam bentuk UU sebagai wujud kehadiran negara dalam menyelesaikan aneka persoalan di Kawasan Timur Indonesia. UU Daerah Kepulauan dan Otonomi khusus akan menjadi legacy Presiden Joko Widodo yang akan terus dikenang oleh generasi yang mendatang.

Dengan demikian kalaupun pemerintahan Presiden Joko Widodo akan berakhir di tahun 2024, maka dengan UU tersebut tetap akan menjadi dasar bagi pemerintahan selanjutnya untuk meneruskan proses pembangunan nasional khususnya di Kawasan Timur Indonesia dan daerah yang bercirikan kepulauan.

Sebagai hadiah 76 Tahun NKRI sekaligus jawaban atas hal tersebut di atas, maka RUU Daerah Kepulauan dan RUU Otonomi Khusus Papua harus segera disahkan.

Penulis adalah Wakil Ketua I DPD RI

Post Views: 262
ShareSendShare
Previous Post

Program Jumat Berkah Berbagi Siapkan Ladang Amal untuk Para Dermawan

Next Post

Target Suntik 2 Juta Vaksin Sehari Tercapai, Ketua DPD RI Ajak Masyarakat Dukung Herd Immunity

Next Post
Target Suntik 2 Juta Vaksin Sehari Tercapai, Ketua DPD RI Ajak Masyarakat Dukung Herd Immunity

Target Suntik 2 Juta Vaksin Sehari Tercapai, Ketua DPD RI Ajak Masyarakat Dukung Herd Immunity

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,171)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,008)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,651)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,640)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,950)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,056)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,481)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,421)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,496)

Berita Lainnya

Terima Audiensi Taruna Akpol, Ketua DPD RI Ingatkan Jaga Sikap dan Perilaku

Terima Audiensi Taruna Akpol, Ketua DPD RI Ingatkan Jaga Sikap dan Perilaku

Rabu, 03/1/24 | 13:39 WIB
11

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima kunjungan calon perwira polisi, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). (Foto : dpd) JAKARTA,...

Filep Wamafma Minta RPP Otsus Soal Kewenangan Dikawal Bersama

Filep Wamafma Minta RPP Otsus Soal Kewenangan Dikawal Bersama

Senin, 06/9/21 | 11:13 WIB
16

Komite I DPD RI menerima Rancangan Peraturan Pemerintah terkait berlakunya revisi UU No 21 tahun 2001 tentang Otsus Papua. (Foto...

Sinergi Komite II DPD RI dan Kemenhub RI Diwujudkan dalam Program Padat Karya

Sinergi Komite II DPD RI dan Kemenhub RI Diwujudkan dalam Program Padat Karya

Senin, 12/4/21 | 12:10 WIB
11

SULAWESI UTARA, AmanMakmur.com ---Anggota Komite II DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP membuka dan meresmikan pelaksanaan program padat karya...

Bertemu Utusan Rusia, Ketua DPD RI Sultan Bahas Kerjasama Strategis Pertahanan Hingga Pertanian

Bertemu Utusan Rusia, Ketua DPD RI Sultan Bahas Kerjasama Strategis Pertahanan Hingga Pertanian

Minggu, 20/10/24 | 06:34 WIB
11

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin melakukan pertemuan diplomatik bersama utusan Pemerintahan Federal Rusia Senator Ilyas Umakhanov. (Foto : dpd)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.