• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Cegah Pernikahan Dini, Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Masyarakat

Minggu, 08/8/21 | 07:33 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com —- Maraknya pernikahan dini di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membuat miris Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, pernikahan dini berpengaruh besar pada segi kesehatan dan psikologis anak.

Oleh sebab itu, LaNyalla berharap edukasi kepada masyarakat ditingkatkan. Hal ini juga menjadi upaya mencegah pernikahan dini.

“Pemerintah daerah, dinas terkait dan elemen masyarakat lainnya perlu terus menggaungkan edukasi cegah perkawinan anak. Sosialisasinya harus dilakukan dengan berbagai saluran,” kata LaNyalla di sela masa reses di Jawa Timur, Minggu (8/8).

LihatJuga

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Bersama Prajurit dan PNS Panjatkan Doa Syukur untuk Negeri

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Bersama Prajurit dan PNS Panjatkan Doa Syukur untuk Negeri

Senin, 17/8/26 | 22:02 WIB
6
Bupati Tanah Datar Eka Putra Temu Ramah dengan Veteran Pejuang

Bupati Tanah Datar Eka Putra Temu Ramah dengan Veteran Pejuang

Senin, 17/8/26 | 20:54 WIB
3
Bupati Agam Benni Warlis Serahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya pada ASN

Bupati Agam Benni Warlis Serahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya pada ASN

Senin, 17/8/26 | 20:50 WIB
5

Berdasarkan catatan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, sejak Januari hingga Juni 2021, terdapat 99 kasus pernikahan di bawah usia 20 tahun atau sebesar 10,3 persen. Sementara pada tahun 2020 terdapat sekitar 763 izin dispensasi perkawinan anak.

“Pernikahan di usia dini cenderung akan menurunkan kualitas hidup pasangan tersebut kelak. Karena masa tumbuh kembang anak yang belum dewasa menjadi terganggu,” ujar dia.

Ditambahkan LaNyalla, berbagai dampak buruk perkawinan anak antara lain membahayakan persalinan, resiko anak stunting, kekerasan dalam rumah tangga, hingga putus sekolah.

Faktor pendidikan rendah, kultur yang masih kental dan agama, jelas LaNyalla, menjadi penyebab tingginya angka pernikahan di usia dini.

“Berdasarkan temuan di lapangan, semakin rendah pendidikan, terjadinya pernikahan akan semakin tinggi. Apalagi di masa pandemi ini dengan adanya pendidikan jarak jauh, semangat dan minat untuk belajar makin jauh menurun,” lanjutnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga menyinggung masih adanya keyakinan di tengah masyarakat desa jika perempuan di atas 20 tahun belum menikah dianggap perawan tua. Ini juga memicu faktor pernikahan dini.

“Adanya nikah siri berpengaruh juga karena setelah usia 21 tahun baru dicatatkan atau menikah secara formal di KUA baru diformalkan,” ucap dia.

Semua  faktor tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama oleh stakeholder dan masyarakat.

“Pemerintah kemudian tokoh agama serta masyarakat perlu saling bahu membahu mencegah terjadinya pernikahan dini. Mungkin perlu juga inovasi di dunia pendidikan untuk kembali menggaet minat belajar,” tukasnya.

Beberapa bulan lalu Pemkab Banyuwangi membentuk duta cegah perkawinan anak. Sebanyak 200 anak perwakilan pelajar SMP dan SMA mengikuti pelatihan dengan narasumber lintas sektor, mulai Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan.

“Keberadaan para duta ini perlu diintensifkan lagi karena mereka dikukuhkan untuk melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini di lingkungannya,” tutur LaNyalla.

Sesuai UU Nomor 16/2009 tentang Perkawinan, batas usia perkawinan bagi perempuan dan laki-laki adalah 19 tahun. Jika kurang dari 19 tahun, maka harus mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan.

(Rel/dpd)

Post Views: 257
ShareSendShare
Previous Post

Febri Wahyuni Sabran, Anak Maninjau Kini Jadi Jubir Muda PAN

Next Post

Ketua DPD RI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Cucu Jadi Jaminan Utang

Next Post
Ketua DPD RI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Cucu Jadi Jaminan Utang

Ketua DPD RI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Cucu Jadi Jaminan Utang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,322)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,512)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,148)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,791)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,768)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,122)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,165)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,621)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,577)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,618)

Berita Lainnya

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Puji Semangat Pesilat Muda Koto Tangah

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Puji Semangat Pesilat Muda Koto Tangah

Selasa, 07/2/23 | 13:52 WIB
20

Sebanyak 60 orang pesilat dari sasaran silat Koto Tangah dilepas Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar berangkat ke Tanah Datar untuk...

Komite IV DPD RI: Pembinaan Lembaga Keuangan Mikro Tidak Optimal

Komite IV DPD RI: Pembinaan Lembaga Keuangan Mikro Tidak Optimal

Senin, 15/11/21 | 12:37 WIB
25

Komite IV DPD RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. (Foto : dpd)...

Silaturahmi di Bangkalan, Ketua DPD RI Serap Aspirasi Para Kyai

Silaturahmi di Bangkalan, Ketua DPD RI Serap Aspirasi Para Kyai

Rabu, 20/4/22 | 10:58 WIB
18

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengisi masa reses di Jawa Timur dengan mengunjungi sejumlah kyai di Bangkalan, Madura....

Hamas Gelar “Mengenang Sang Wartawan dan Sastrawan Abrar Yusra”

Hamas Gelar “Mengenang Sang Wartawan dan Sastrawan Abrar Yusra”

Selasa, 07/1/25 | 17:55 WIB
89

Informasi acara. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ----Setelah sukses menggelar acara "75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar" pada minggu lalu,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.