ArtMagz
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
ArtMagz
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Home Berita

Ketua DPD RI Minta Negara Jamin Masa Depan Anak Yatim-Piatu Karena Covid-19

Selasa, 03/8/21 | 11:22 WIB
in Berita
0
Post Views: 310
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com—Pandemi Covid-19 membuat ribuan anak menjadi yatim-piatu. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah melakukan langkah konkret untuk membantu anak yatim-piatu yang terdampak Covid-19.

“Kita semua sangat prihatin banyaknya anak yang ditinggalkan orangtuanya karena Covid-19. Pemerintah dan semua pihak harus menindaklanjuti dengan aksi nyata. Pastikan mereka tidak terlantar dan hak-haknya terpenuhi,” ujar LaNyalla, Selasa (3/8).

Menurut LaNyalla, pemerintah harus memberi jaminan perlindungan. Anak-anak yatim-piatu tersebut tetap mendapat pengasuhan, terjamin dari segi pendidikan, terpenuhi hak kesehatannya, aman atau tidak mengalami kekerasan dan lain-lain.

Baca Juga

Mengapa Bencana Dinyatakan Nasional? Kriteria dan Prosesnya

Mengapa Bencana Dinyatakan Nasional? Kriteria dan Prosesnya

Selasa, 16/12/25 | 08:48 WIB
Pangkostrad Pimpin Upacara Hari Juang TNI AD

Pangkostrad Pimpin Upacara Hari Juang TNI AD

Senin, 15/12/25 | 10:47 WIB
MTQ ke-41 Tingkat Sumbar;Tanah Datar Optimis Kembali Raih Juara Umum

MTQ ke-41 Tingkat Sumbar;Tanah Datar Optimis Kembali Raih Juara Umum

Senin, 15/12/25 | 10:36 WIB

“Mereka perlu bantuan dan dukungan berkelanjutan, tidak hanya saat ini, tetapi hingga mereka nanti bisa mandiri. Oleh karena itu mekanisme bantuan sosial dan pemenuhan hak-hak mereka harus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Senator asal Jawa Timur ini mengingatkan amanat Undang-Undang No 22/2003 dan UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak, negara wajib hadir untuk melindungi setiap anak Indonesia. Termasuk anak-anak yang terdampak Covid-19.

“Butuh sinergitas yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kemudian dari Satgas Covid-19 bersama stakeholder lain, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kemen PPPA serta dinas terkait di daerah,” tutur LaNyalla.

Langkah awalnya, menurut LaNyalla, Dinas Sosial di daerah mendata anak-anak yatim piatu akibat orang tuanya meninggal karena Covid-19 di wilayahnya. Setelah pendataan, kemudian asesmen, pendampingan dan bantuan.

“Sejauh ini Kemensos sepertinya belum mendapatkan data pasti jumlah anak-anak tersebut. Perlu segera turun ke lapangan mencari data, memverifikasinya dengan benar dan memetakan kebutuhan mereka,” ujar dia lagi.

Berdasarkan data tersebut inilah kondisi masing-masing anak akan diketahui. Dari situlah, tambah LaNyalla, prioritas penanganan bisa dilakukan.

“Anak yang trauma atau kejiwaannya terguncang perlu pendampingan psikologis. Beda lagi dengan anak kesulitan ekonomi, mereka hanya perlu dipastikan kebutuhan pokok tercukupi dan pendidikannya berlanjut,” ujar LaNyalla.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat viral seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bernama Vino yang kedua orangtuanya meninggal karena Covid-19 di Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur. Sebelumnya ada juga anak perempuan berusia 10 tahun bernama Aisyah Alissa di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten yang bernasib sama.

(Rel/dpd)

ShareSendShare

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,554)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,823)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,425)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (9,150)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (9,100)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,374)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,449)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,941)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,801)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,873)

Berita Lainnya

Inyiak Rajo: Pemimpin Baru dan Harapan Baru

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

Jumat, 21/2/25 | 00:37 WIB
‘Raja Penyair’ Pinto Janir Tampil Memukau di Acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar

‘Raja Penyair’ Pinto Janir Tampil Memukau di Acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar

Kamis, 30/5/24 | 06:00 WIB
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

Jumat, 14/6/24 | 20:18 WIB
“78 Tahun Makmur Hendrik”, Rektor Unand: Kaya akan Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

“78 Tahun Makmur Hendrik”, Rektor Unand: Kaya akan Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

Kamis, 05/6/25 | 01:41 WIB
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Dukung Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Dukung Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan

Jumat, 16/5/25 | 12:12 WIB
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Hamas Apresiasi Komitmen Fadly Amran Terhadap Pemajuan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Hamas Apresiasi Komitmen Fadly Amran Terhadap Pemajuan Kebudayaan

Minggu, 11/5/25 | 19:31 WIB
  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2025 - Amanmakmur.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2025 - Amanmakmur.com