• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Anggota DPD RI Abraham: BUMDes Belum Efektif Tingkatkan Ekonomi Desa

Sabtu, 15/5/21 | 06:42 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com —Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum efektif meningkatkan perekonomian desa. Di berbagai daerah, BUMDes dikelola ala kadar, asal jadi dan hanya menghabiskan dana desa.

“Ini menjadi catatan buat kita semua, terutama untuk Kementerian Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi dan Kabupaten. Selaku pembina, mereka bertanggungjawab dalam kemajuan BUMDes di desa-desa,” kata anggota Komite I DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abraham Liyanto di Jakarta, Sabtu (15/5).

Ia mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 90 UU itu menyebutkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa mendorong perkembangan BUMDes dengan memberikan hibah dan akses permodalan.

LihatJuga

Harlah 100 Tahun, Senator Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan

Harlah 100 Tahun, Senator Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan

Sabtu, 31/1/26 | 22:52 WIB
1
Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Sabtu, 31/1/26 | 22:41 WIB
3
Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Sabtu, 31/1/26 | 18:39 WIB
98

Kemudian melakukan pendampingan teknis dan akses ke pasar dan memprioritaskan BUMDes dalam pengelolaan sumber daya alam di desa.

Sementara dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendesa PDTT) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan pembubaran Badan Usaha Milik Desa disebutkan Menteri bertugas menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria BUMDesa.

Gubernur melakukan sosialisasi, bimbingan teknis tentang standar, prosedur, dan kriteria pengelolaan serta memfasilitasi akselerasi pengembangan modal dan pembinaan manajemen BUMDes di provinsi.

Adapun bupati/walikota melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi terhadap pengembangan manajemen dan sumber daya manusia pengelola BUMDes.

Abraham mengaku telah keliling ke ratusan desa di NTT untuk melakukan pengawasan dana desa. Salah satu bidang yang ditanyakan adalah mengenai pengelolaan BUMDes.

Dari hasil pemantauan, rata-rata dana yang dikucurkan untuk BUMDes selama lima tahun terakhir antara Rp 200-400 juta. Namun jenis kegiatan baru sebatas koperasi simpan pinjam, penyewaan kursi dan tenda, penyewaan traktor, pembukaan kios penjualan Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Anehnya, hasil kegiatan yang dilakukan tidak jelas pelaporannya.

“Saat ditanya, rata-rata tidak ada pelaporan keuangan yang jelas. Apakah untung atau rugi, tidak ada laporannya. Ini yang harus menjadi perhatian agar tidak semata menghabiskan dana desa,” ujar Abraham yang juga Ketua Kadin Provinsi NTT ini.

Selain pengelolaan yang tidak profesional, persoalan yang sering muncul dalam pengelolaan BUMDes adalah seringnya ganti pengurus. Kondisi itu menyebabkan laporan keuangan antara pengurus lama dengan pengurus baru tidak nyambung atau tidak jelas.

“Pergantian pengurus sering terjadi karena ketidakcocokan dengan kepala desa,” tutur Abraham yang sudah tiga periode menjadi anggota DPD RI.

Sesuai arahan Menteri Desa, lanjut Abraham, BUMDes menjadi tulang punggung pembangunan desa di masa mendatang. Hal itu karena negara tidak mungkin terus meningkatkan jumlah kucuran dana desa karena kemampuan uang negara terbatas.

Maka untuk menambah penghasilan di desa-desa, diharapkan bisa didapatkan dari BUMDes. Namun jika melihat pengelolaan BUMDes yang tidak efektif, harapan BUMDes sebagai tulang punggung pemasukan kas desa tidak akan tercapai.

“Pemerintah pusat maupun daerah perlu memberikan pelatihan yang lebih banyak lagi ke pengelolaan BUMDes. Supaya jiwa entrepreneurship (wirausaha) bisa muncul. Jika dilepas begitu saja, tanpa pelatihan dan pembinaan, kehadiran BUMDes nanti hanya untuk habis-habiskan dana desa,” jelas Abraham.

Dia menyebut saat ini, Komite I DPD RI sedang membahas perubahan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam perubahaan itu, dirinya mengusulkan jenis usaha BUMDes perlu diperluas. Misalnya BUMDes bisa menyalurkan pupuk bersubsidi, pengecer BBM, penyalur beras dan berbagai kebutuhan dasar masyarakat desa.

Selama ini, monopoli penyaluran pupuk bagi petani dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Sementara BBM dimonopoli oleh Pertamina. Adapun beras dimonopoli oleh Depot Logistik (Dolog) Beras.

“Kami juga mengusulkan BUMDes dikelola pihak ketiga yang profesional. Atau menyertakan modal ke UKM yang sudah maju di daerah-daerah. Desa tinggal mendapatkan laba dari penyertaan modal tersebut,” tegas Abraham.

Dia optimistik jika dana desa dan BUMDes dikelola dengan baik, bisa mengurangi angka kemiskinan. Terutama untuk Provinsi NTT yang angka kemiskinannya menempati nomor tiga secara nasional.

Pasalnya, sumber daya alam (SDA) di NTT masih tersedia cukup banyak. Misalnya ada sektor pertanian, perikanan, peternakan yang belum dimanfaatkan optimal.

Kemudian ada lahan tidur atau destinasi pariwisata yang tidak digarap dengan baik. Lahan-lahan itu bisa digarap untuk menunjang pariwisata premium yang telah ditetapkan pemerintah. Tinggal pemerintah membangun infrastruktur telekomunikasi agar destinasi-destinasi unik yang ada di pelosok-pelosok bisa digunakan.

“BUMDes sebenarnya bisa sebagai kawah candradimuka dalam membangun perekonomian. Tinggal dikelola secara profesional agar bisa maju,” tutup Abraham.

(Rel/dpd)

Post Views: 275
ShareSendShare
Previous Post

Menara Songket di Kawasan Saribu Rumah Gadang dengan Pemandangan Memukau

Next Post

Ketua DPD RI Minta Komite III Kawal Persoalan PMI Ilegal

Next Post
Ketua DPD RI Minta Komite III Kawal Persoalan PMI Ilegal

Ketua DPD RI Minta Komite III Kawal Persoalan PMI Ilegal

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,077)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,277)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,906)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,576)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,547)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,853)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,968)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,392)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,311)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,434)

Berita Lainnya

BULD DPD RI Dorong Otonomi Dana Desa

Bahas Penyelesaian Potensi Kerugian Daerah, BAP DPD RI Lakukan Rapat Konsultasi dengan BPK RI

Kamis, 05/12/24 | 08:32 WIB
13

Selesai RDPU, BLUD DPD RI berfoto bersama demgan narasumber. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD...

Jaring Atlet ke Porprov, PTMSI Sijunjung Gelar Kejuaraan Antarpelajar dan Umum

Jaring Atlet ke Porprov, PTMSI Sijunjung Gelar Kejuaraan Antarpelajar dan Umum

Senin, 21/11/22 | 17:48 WIB
36

Wabup Sijunjung Iraddatillah membuka turnamen tenis meja antarpelajar dan umum se Kabupaten Sijunjung. (Foto : Nof) SIJUNJUNG, AmanMakmur.com --- Turnamen...

Senator Fernando Sinaga Sorot Kinerja Pemerintah di Kaltara

Senator Fernando Sinaga Sorot Kinerja Pemerintah di Kaltara

Selasa, 15/3/22 | 12:23 WIB
6

Fernando Sinaga, Anggota DPD RI daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga Wakil Ketua Komite I DPD RI. (Foto...

Di Hadapan GP Ansor Sleman, Gus Hilmy Ungkapkan Hubungan Agama dan Negara

Di Hadapan GP Ansor Sleman, Gus Hilmy Ungkapkan Hubungan Agama dan Negara

Sabtu, 11/12/21 | 02:07 WIB
48

Anggota DPD RI, Dr H Hilmy Muhammad, MA, memberikan sambutan pada acara pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) Angkatan V Gerakan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.