• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD Minta Imigrasi Deportasi WN India yang Eksodus ke RI Hindari Corona

Jumat, 23/4/21 | 12:08 WIB
in Berita
0

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com —Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap fenomena Warga Negara (WN) India yang eksodus ke Indonesia untuk menghindari ‘tsunami’ Covid-19 di negaranya. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah bertindak cepat. Ia bahkan meminta Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendeportasi WN India yang eksodus ke RI tersebut.

Fenomena eksodus WN India ke Indonesia terungkap saat Kemenkes melakukan rapat bersama tim Satgas Covid-19.

“Masuknya banyak WN India ke Indonesia harus menjadi perhatian bersama. Bukan hanya Satgas Covid-19 saja yang harus bekerja, tapi harus ada kerjasama dari Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menghindari eksodus besar-besaran WN India,” tutur LaNyalla di sela-sela masa reses di Surabaya, Jumat (23/4).

LihatJuga

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Rabu, 13/5/26 | 21:01 WIB
12
Dalam Aksi Kemanusiaan di ASEAN, Muhammdiyah Lebih Berperan Sebagai Peace Building

Dalam Aksi Kemanusiaan di ASEAN, Muhammdiyah Lebih Berperan Sebagai Peace Building

Rabu, 13/5/26 | 20:53 WIB
8
Ketua DPD RI Sultan Terima Kunjungan Dirjen Badan Atom Rusia, Bahas Potensi Pengembangan PLTN

Ketua DPD RI Sultan Terima Kunjungan Dirjen Badan Atom Rusia, Bahas Potensi Pengembangan PLTN

Rabu, 13/5/26 | 20:47 WIB
6

Para WN India ini diketahui masuk ke Indonesia melalui jalur udara di Jakarta dan beberapa daerah lain dengan memanfaatkan Kitas (kartu izin tinggal terbatas) dan visa.

Sebagai antisipasi, Kemenkes mengkarantina para WN India tersebut dalam sebuah hotel. Terlebih, di Samarinda dilaporkan sudah ada kasus WN India yang positif Covid.

“Dalam situasi seperti saat ini, penggunaan Kitas dan visa untuk bisa masuk ke Indonesia harus dikaji ulang. Harus diambil kebijakan khusus pelarangan bagi WN India datang sekalipun memegang Kitas, karena ini urgen dan termasuk dalam kejadian luar biasa. Kita khawatir terjadi imported case dengan varian Corona baru jika masalah ini tidak diantisipasi,” papar Senator asal Jawa Timur.

Untuk WN India yang sudah ada di Indonesia dan tidak memiliki kepentingan serius, Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu berharap pemerintah melakukan langkah tegas dengan memulangkannya.

“Imigrasi perlu menindak tegas, bahkan mendeportasi jika didapati ada WN India yang masuk ke Indonesia tanpa kepentingan khusus, karena ini akan sangat membahayakan masyarakat kita,” ucapnya.

Mantan Ketum PSSI tersebut memahami hubungan diplomatik Indonesia dengan India juga harus diperhitungkan dalam masalah ini. Hanya saja, pemerintah dinilai perlu memperhatikan dampaknya apabila membiarkan masalah ini.

“Bukan berarti kita tidak peduli dengan India. Tapi akan menjadi ironi, karena di saat pemerintah gencar melarang warganya sendiri untuk mudik atau bepergian, namun tidak benar-benar menutup pintu masuk warga negara asing,” papar LaNyalla.

Saat ini, kasus Corona melonjak tajam di India. Pemerintah setempat melaporkan penambahan kasus sebanyak 314.835 dalam waktu 24 jam terakhir. Angka harian ini melebihi jumlah kasus harian tertinggi sebelumnya di dunia sebanyak 297.430 kasus, yang tercatat di Amerika Serikat pada Januari lalu.

Hingga Kamis (22/4), total kasus infeksi Corona di India mencapai 15,93 juta kasus. Jumlah angka kematian di negara tersebut menjadi 184.657 orang.

Lonjakan kasus Corona di India diketahui terjadi setelah berlangsungnya sejumlah kegiatan yang memunculkan kerumunan. Seperti saat ribuan hingga jutaan warga India melakukan ritual di Sungai Gangga. Selain itu ada festival keagamaan Kumbh Mela, juga kegiatan lain seperti kampanye politik, pernikahan mewah, hingga pertandingan kriket.

“Kita harus mengambil contoh dari India. Karena warganya tidak disiplin, sebaran Corona terjadi besar-besaran sehingga memunculkan second wave di India. Maka kita harus taat dengan anjuran dari pemerintah, jangan menyebabkan kerumunan terjadi dan patuhi selalu protokol kesehatan,” kata LaNyalla.

(Rel/dpd)

Post Views: 277
ShareSendShare
Previous Post

LaNyalla Berharap DPD RI-Mahasiswa dan Pemuda Sinergi Kawal Pembangunan Daerah

Next Post

Ketua DPD RI Dukung Pemerintah Tagih Dana BLBI

Next Post
Ketua DPD RI Dukung Pemerintah Tagih Dana BLBI

Ketua DPD RI Dukung Pemerintah Tagih Dana BLBI

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,171)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,008)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,651)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,640)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,950)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,056)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,481)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,421)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,496)

Berita Lainnya

Tinjau Pembangunan Masjid Negara IKN, Wamen PU Diana: Bisa untuk Salat Idul Fitri 1446 H/2025 M

Tinjau Pembangunan Masjid Negara IKN, Wamen PU Diana: Bisa untuk Salat Idul Fitri 1446 H/2025 M

Senin, 02/12/24 | 11:28 WIB
2

Pembangunan Masjid Negara IKN. (Foto : pu) KALIMANTAN TIMUR, AmanMakmur ----Proses tutup atap atau topping off pembangunan Masijd Negara Ibu...

HM Nurnas Serahkan 17 Unit Becak Motor ke Kelompok Tani di Ketaping

HM Nurnas Serahkan 17 Unit Becak Motor ke Kelompok Tani di Ketaping

Kamis, 06/5/21 | 15:16 WIB
72

PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com ---Memenuhi janjinya untuk membantu becak motor (bentor) kepada kelompok tani di Kabupaten Padang Pariaman, setelah berjuang di...

Terkait Revisi UUPA, DPD RI Kunjungi Aceh Serap Aspirasi

Terkait Revisi UUPA, DPD RI Kunjungi Aceh Serap Aspirasi

Selasa, 01/2/22 | 03:15 WIB
15

Komite I DPD RI lakukan kunjungan kerja ke Aceh dalam rangka rapat kerja terkait revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006...

JBB Amal Salih Bangkitkan Budaya Barazanji dan Pantun Pasambahan

JBB Amal Salih Bangkitkan Budaya Barazanji dan Pantun Pasambahan

Minggu, 04/12/22 | 19:16 WIB
14

Pengurus Yayasan BAS mempersiapkan kebutuhan JBB. (Foto : Lih) PADANG, AmanMakmur.com --- Program Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih bertekad...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.