• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Di Depan Kader PMII, LaNyalla Nilai Bonus Demografi Seperti Dua Sisi Mata Uang

Kamis, 15/4/21 | 09:41 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia layaknya dua sisi mata uang. Bisa menjadi peluang namun bisa juga menjadi ancaman.

Penilaian tersebut disampaikan LaNyalla saat menjadi pembicara di Konferensi Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang, Kamis (15/4). Kegiatan ini diikuti Ketua Umum dan pengurus PC PMII Kota Malang, juga Kader PMII.

Senator asal Jawa Timur ini menilai tantangan bonus demografi Indonesia menarik untuk dibicarakan.

LihatJuga

Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berkontribusi Aktif pada Pembangunan Daerah

Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berkontribusi Aktif pada Pembangunan Daerah

Senin, 27/4/26 | 15:52 WIB
8
Pemkab Agam Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Jadi Inspektur Upacara

Pemkab Agam Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Jadi Inspektur Upacara

Senin, 27/4/26 | 15:39 WIB
7
NU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35 pada Bulan Agustus 2026

NU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35 pada Bulan Agustus 2026

Senin, 27/4/26 | 13:27 WIB
9

“Karena sejatinya bonus demografi tersebut seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi adalah berkah atau peluang. Tetapi di satu sisi bisa jadi musibah atau ancaman,” katanya.

Dijelaskan LaNyalla, Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi pada tahun 2030 hingga 2040. Pada masa itu penduduk usia produktif berusia 15–64 tahun lebih banyak dibandingkan penduduk dengan usia tidak produktif.

“Pertumbuhan penduduk usia produktif diprediksi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan mencapai 64 persen dari total penduduk yang diproyeksikan sebesar 297 juta jiwa. Puncaknya, angkatan kerja Indonesia mencapai 71 persen,” katanya.

Namun, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menilai di situlah letak tantangan sesungguhnya.

Karena, melimpahnya usia produktif bisa menjadi peluang dan dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi negara.

“Sebaliknya, jika banyaknya usia produktif tidak dibarengi dengan tersedianya lapangan kerja, hal tersebut justru akan berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran dan banyak permasalahan lain,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan bonus demografi, harus dilakukan proyeksi dan memetakan apa yang akan terjadi, dan apa yang dibutuhkan Indonesia pada saat itu.

“Termasuk sumber daya manusia dengan kualifikasi seperti apa yang dibutuhkan Indonesia pada saat itu. Sehingga diharapkan dapat berintegrasi dengan kebutuhan industri 4.0,” katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu menambahkan, menjawab tantangan demografi juga bisa dilakukan dengan penataan roadmap untuk penciptaan pengusaha-pengusaha baru yang dibutuhkan saat itu.

“Tentunya dengan mengandalkan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif Indonesia,” katanya.

(Rel/dpd)

Post Views: 335
ShareSendShare
Previous Post

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Next Post

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Ketua DPD RI Sampaikan Dua Fokus Utama

Next Post
Jawab Tantangan Bonus Demografi, Ketua DPD RI Sampaikan Dua Fokus Utama

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Ketua DPD RI Sampaikan Dua Fokus Utama

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,161)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,358)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,995)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,644)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,628)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,936)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,045)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,466)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,409)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,488)

Berita Lainnya

KNPI Jatim Dukung Upaya Ketua DPD RI Perjuangkan Presidential Threshold Nol Persen

KNPI Jatim Dukung Upaya Ketua DPD RI Perjuangkan Presidential Threshold Nol Persen

Minggu, 13/2/22 | 11:36 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam sebuah acara. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Upaya Ketua DPD...

Di UIN Makassar, Ketua DPD RI Sebut Presidential Threshold Banyak Mudharat

Di UIN Makassar, Ketua DPD RI Sebut Presidential Threshold Banyak Mudharat

Sabtu, 29/5/21 | 08:31 WIB
11

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengisi kuliah umum di Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/5)....

LaNyalla: Harga Bahan Pokok Tak Stabil di Surabaya Ganggu Roda Perekonomian

LaNyalla: Harga Bahan Pokok Tak Stabil di Surabaya Ganggu Roda Perekonomian

Selasa, 24/5/22 | 23:19 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud...

Ketua DPD RI Apresiasi LKPP Bekukan 16 Ribu E-Katalog Barang Impor

Ketua DPD RI Apresiasi LKPP Bekukan 16 Ribu E-Katalog Barang Impor

Minggu, 30/7/23 | 17:18 WIB
6

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur ---Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.