• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Anggota DPR RI Nevi Zuairina Minta PCR Harus Semurah Mungkin

Rabu, 10/11/21 | 03:25 WIB
in Berita
0
Hj Nevi Zuairina, Anggota Komisi VI DPR RI. (Foto : nzvoice)

JAKARTA, AmanMakmur.com— Anggota Komisi VI DPR RI, Hj Nevi Zuairina sesuai rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan BUMN Farmasi, menyampaikan agar harga PCR dan antigen ditekan hingga serendah mungkin sehingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Nevi berpendapat, dengan keterjangkauan harga hingga masyarakat yang merasa tidak ada beban dalam menjalankan PCR atau antigen, akan dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di bidang transportasi, akomodasi dan pariwisata.

Untuk itu, lanjutnya, BUMN Farmasi dan pemerintah mesti lengkap data kebutuhan riil jumlah vaksin sesuai dengan wilayah masing-masing di seluruh Indonesia.

LihatJuga

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24/6/26 | 18:12 WIB
19
Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Selasa, 23/6/26 | 21:26 WIB
2
Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Selasa, 23/6/26 | 21:05 WIB
7

Kebijakan penurunan tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction) harus benar-benar diterapkan di semua daerah.

“Jangan sampai ada yang masih memanfaatkan adanya wabah Covid-19 untuk memperkaya diri dan golongannya dengan memasang tarif tinggi untuk pemeriksaan RT-PCR, karena hal itu bisa mempersulit rakyat dan menghambat proses penanganan wabah Covid-19 di Indonesia”, tukas Nevi.

Nevi merujuk Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR telah disepakati batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp275 ribu untuk daerah Pulau Jawa dan Bali, dan sebesar Rp300 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali.

Sebelumnya tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR adalah sebesar Rp495 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali, dan Rp525 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali.

Namun, Politisi PKS ini menganggap bahwa biaya tes PCR antara Rp275 ribu hingga sebesar Rp300 ribu masih dirasa sangat mahal oleh beberapa kalangan masyarakat.

Sebagai perbandingan, Australia hanya perlu membayar untuk jasa dokter umum, tapi tesnya sendiri tidak dipungut biaya atau gratis.

Di New Zealand juga gratis. Hal tersebut diketahui dari situs covid19.govt.nz, di mana tes Covid-19 yang gratis juga berlaku bukan hanya untuk warga negaranya.

Nevi melanjutkan, di India harga tes Covid-19 jauh lebih murah dari Indonesia. Mengutip India Today, pemerintah kota Delhi menetapkan harga PCR di India sebesar 500 rupee atau senilai Rp96.000.

Begitu juga di Hongkong, harga tes PCR juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia.

“Saya minta PCR di Indonesia harus semurah mungkin, sehingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Untuk di Indonesia, seharusnya PCR ini di bawah 200 ribu rupiah. Biaya produksi bahan baku, biaya operasional, biaya distribusi, royalti, termasuk keuntungan semestinya dapat ditekan karena harga publis di luar PPN hanya Rp90.000, -. Bahkan, Penekanan kebutuhan fasilitas kesehatan masyarakat ini sudah di support dari APBN yang dapat merujuk regulasi PP No 80 Tahun 2020 tentang PMN”, katanya.

Diketahui, bahwa PP No 80 Tahun 2020 tentang PMN untuk Biofarma yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 30 Desember 2020 akhirnya Biofarma disebut mendapatkan PMN tahun 2020.

PMN yang berasal dari anggaran di Program Pemulihan Ekonmomi Nasional (PEN) 2020 ini diperoleh Biofarma sebesar Rp2 triliun, untuk keperluan membangun fasilitas pembuatan obat dan vaksin, serta pengembangan sarana prasaran pelayanan kesehatan.

Legislator asal Sumatera Barat II ini juga mendesak BUMN farmasi untuk dapat segera mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19 ini.

Obat-obatan mesti dapat tersedia termasuk vitamin dan juga seluruh kebutuhan medis lainnya dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang diprediksi akan memasuki gelombang ketiga.

Antisipasi ini sangat diperlukan agar tidak terjadi kelangkaan seperti pada waktu sebelumnya ketika gelombang pertama dan kedua Covid-19 terjadi.

Nevi mengatakan, pada kesepakatan rapat dengan BUMN Farmasi, Komisi VI mendesak agar perusahaan plat merah di bidang kesehatan ini dapat memasifkan vaksin secara gratis dan menggalakkan program gerai PCR di seluruh jaringan apotik dan klinik untuk mempercepat program vaksinasi nasional dan menuntaskan pandemi Covid – 19.

“Saya berharap, ketika PCR ini sudah sangat murah, akan segera memulihkan usaha penerbangan dan pariwisata. Bahkan seperti di negara luar, bagi warga yang sudah vaksin, mestinya tidak perlu lagi untuk melakukan tes dalam seluruh aktivitasnya”, tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzvoice)

Post Views: 298
ShareSendShare
Previous Post

Mengenang Pahlawan Papua di Hari Pahlawan

Next Post

Pemkab Sijunjung Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Pahlawan

Next Post
Pemkab Sijunjung Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Pahlawan

Pemkab Sijunjung Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Pahlawan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,240)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,424)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,065)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,720)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,691)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,020)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,105)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,546)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,494)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,551)

Berita Lainnya

Dinobatkan Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan

Dinobatkan Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan

Minggu, 01/5/22 | 08:25 WIB
19

Fahira Idris, Anggota DPD RI yang juga Senator DKI Jakarta. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota DPD RI yang juga...

Majelis KI Sumbar Putus Sela Tiga Register Sengketa

Majelis KI Sumbar Putus Sela Tiga Register Sengketa

Selasa, 21/6/22 | 13:33 WIB
5

Suasana sidang di KI Sumbar. (Foto : ki) PADANG, AmanMakmur.com ---- Majelis Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar yang diketuai Arif...

Nevi Zuairina Sosialisasi Pentingnya Peran PHE Jaga Ketahanan Energi Nasional

Nevi Zuairina Sosialisasi Pentingnya Peran PHE Jaga Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 24/5/23 | 13:20 WIB
7

Anggota DPR RI asal Sumbar Hj Nevi Zuairina hadir di acara sosialisasi BUMN mengenai energi. (Foto : nzcenter) AGAM, AmanMakmur---...

Peringatan 20 Wafatnya Hamid Jabbar, ‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Minangkabau Itu Masih Ada

Peringatan 20 Wafatnya Hamid Jabbar, ‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Minangkabau Itu Masih Ada

Rabu, 15/5/24 | 11:21 WIB
21

Raja Penyair' Pinto Janir sedang perform. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur  ---'Raja Penyair' Pinto Janir menyampaikan bahwa Minangkabau itu Nagari...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.