• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Waket DPD RI Dorong Kolaborasi TNI-Pemda Jaga Ketahanan Ekosistem Hutan

Selasa, 05/10/21 | 12:04 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin bersama Panglima Tentara Nasional indonesia (TNI). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Laju degradasi lingkungan hidup khususnya deforestrasi hutan secara nyata telah menyebabkan terancamnya habitat populasi satwa liar terlindungi di kawasan hutan Indonesia. Pada beberapa laporan, terdapat jenis hewan langka asli Indonesia bahkan disimpulkan sudah mengalami kepunahan.

Menyikapi fenomena yang disebut sebagai krisis lingkungan hidup ini, Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin pada HUT Tentara Nasional indonesia (TNI) yang ke 76 mendorong agar TNI dan pemerintah daerah melakukan kolaborasi dan kerjasama dalam upaya menjaga ketahanan ekosistem hutan.

“Dengan sangat prihatin, kami harus mengatakan bahwa suasana ekosistem hutan Indonesia sedang dalam situasi kritis dalam beberapa tahun terakhir. Tapi kita belum benar-benar menetapkan krisis ini sebagai sesuatu yang ekstraordinary”, ujar Senator yang konsen dengan isu lingkungan hidup ini.

LihatJuga

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Rabu, 10/6/26 | 23:11 WIB
36
Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Rabu, 10/6/26 | 13:47 WIB
2
Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
6

Krisis lingkungan, menurut Sultan, merupakan musibah paling sistematis dan masif yang secara perlahan akan mengevolusi pola kehidupan makhluk hidup khususnya manusia modern, jika kita masih abai melestarikan ekosistem hutan dan fauna endemik kita dengan pendekatan intensif.

“Sebagai negara yang kaya akan biodiverditas, sudah saatnya Indonesia memiliki sistem ketahanan lingkungan hidup yang detail dan unggul sebagai instrumen pelindung bagi satwa langka dalam ekosistem hutan Indonesia. Karena sejatinya sistem pertahanan dan keamanan negara kita juga diorientasikan pada usaha melindungi ketahanan satwa liar langka dan hutan”, ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut senator Sultan, dalam momentum peringatan HUT TNI yang ke 76 ini, DPD RI secara kelembagaan mendorong agar TNI khususnya TNI angkatan darat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota membangun kerjasama intensif bersama pemerintah daerah setempat untuk saling berbagai peran dalam menjaga satwa langka dan ekosistem hutan dari para mafia tambang dan pemburu liar.

“TNI merupakan simbol pelindung setia bagi kemakmuran dan kesuburan negara dari ancaman apapun temasuk ancaman perubahan iklim. Kami mengajak TNI dan Pemda aktif berkolaborasi pada upaya konservasi dan konservasi ekosistem hutan”, ujar Sultan.

Melansir The Guardian, Minggu (7/6), lebih dari 500 spesies hewan liar darat dilaporkan berada diambang kepunahan. Hewan-hewan tersebut diperkirakan akan punah dalam 20 tahun ke depan. Masalah kepunahan merupakan masalah lingkungan yang tidak dapat dipulihkan.

“Berkurangnya luas hutan menjadi faktor penting penyebab terancam punahnya satwa liar Indonesia, karena hutan menjadi habitat utama bagi satwa liar itu. Aktivitas ilegal para mafia tambang dan perusak hutan dianggap paling bertanggung jawab atas laju deforestrasi hutan Indonesia dengan keuntungan yang fantastis”, kata mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini.

Diketahui, mafia tambang dan perusak hutan paling tajir, raup Rp4.000 Triliun setiap tahun kejahatan sektor lingkungan telah menghasilkan pendapatan sebanyak US$110 sampai dengan US$281 miliar atau lebih dari Rp4.000 triliun, setiap tahunnya.

Hasil kajian Financial Action Task Force (FATF) menyebutkan bahwa kejahatan lingkungan adalah kejahatan yang paling menguntungkan di dunia. Dalam kajian yang berjudul “Money Laundering From Enviromental Crime“, lembaga anti pencucian uang global itu menyebut kejahatan sektor lingkungan telah menghasilkan pendapatan sebanyak US$110 sampai dengan US$281 miliar, lebih dari Rp4.000 triliun kurs Rp14.271,9 per dolar Amerika Serikat, setiap tahunnya.

“Kejahatan kehutanan, penambangan liar, dan perdagangan limbah mencapai 66 persen, atau dua pertiga dari angka ini,” demikian kajian yang dikuitip Bisnis, Minggu (3/10).

(Rel/dpd)

Post Views: 275
ShareSendShare
Previous Post

Mobilitas Meningkat, Fahira Idris: Covid-19 Masih Ada, Pilih Kegiatan yang Prioritas Saja

Next Post

Disaksikan LaNyalla, Atlet Selam Jatim Sabet 3 Emas dan Pecahkan Rekor PON

Next Post
Disaksikan LaNyalla, Atlet Selam Jatim Sabet 3 Emas dan Pecahkan Rekor PON

Disaksikan LaNyalla, Atlet Selam Jatim Sabet 3 Emas dan Pecahkan Rekor PON

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,213)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,405)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,046)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,691)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,672)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,995)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,085)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,526)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,462)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,529)

Berita Lainnya

Peringati Hari Penyiaran Nasional, Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Keterbukaan Informasi

Peringati Hari Penyiaran Nasional, Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Keterbukaan Informasi

Jumat, 02/4/21 | 10:18 WIB
16

JAWA TENGAH, AmanMakmur.com ---Setiap tanggal 1 April diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas), dimana tahun ini peringatannya dipusatkan di Kota...

Anggota DPD RI Emma Yohanna Minta Orang Tua Dukung Vaksin Anak

Anggota DPD RI Emma Yohanna Minta Orang Tua Dukung Vaksin Anak

Selasa, 22/2/22 | 14:32 WIB
24

Anggota DPD RI Hj Emma Yohanna meninjau vaksinasi untuk anak-anak di SD Al Madina di Padang. (Foto : hsn) PADANG,...

Ketua DPD RI LaNyalla: Amandemen Dibutuhkan untuk Menekan Oligarki

Ketua DPD RI LaNyalla: Amandemen Dibutuhkan untuk Menekan Oligarki

Sabtu, 09/10/21 | 10:21 WIB
13

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti hadir di acara yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (Unnes)....

Senator NTT Usulkan Pemilu 2024 Tetap Bulan April

Senator NTT Usulkan Pemilu 2024 Tetap Bulan April

Rabu, 01/12/21 | 05:09 WIB
11

Anggota Komite I DPD RI Abraham Liyanto. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Anggota Komite I DPD RI Abraham Liyanto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.