• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Menuju Satu Abad, Gus Hilmy: Konsep Taman Siswa Masih Kontekstual

Rabu, 25/8/21 | 16:34 WIB
in Berita
0
Gus Hilmy hadir dalam acara Dialog Pendidikan Menuju Satu Abad Taman Siswa dengan tema “Pendidikan dan Implementasi Sila Keempat” yang diselenggarakan oleh Institute Kahade dan Buletin Neng Ning Nung Nang. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur.com —Usia yang hampir Satu Abad bagi Taman Siswa menandakan bahwa konsep dan keberadaannya diterima oleh masyarakat Indonesia. Konsep-konsep pendidikannya jelas masih kontekstual hingga saat ini. Di antaranya adalah yang kini kita kenal dengan konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang dibesut oleh Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, yang mungkin terinspirasi dari salah satu Panca Dharma Taman Siswa, yaitu kodrat alam dan kemerdekaan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dr H Hilmy Muhammad, MA. dalam Dialog Pendidikan Menuju Satu Abad Taman Siswa dengan tema “Pendidikan dan Implementasi Sila Keempat” yang diselenggarakan oleh Institute Kahade dan Buletin Neng Ning Nung Nang, Selasa (24/8).

“Kami sepakat dengan nilai-nilai pendidikan yang diusung oleh Taman Siswa, bahwa anak memiliki memiliki kodratnya sendiri. Pendidikan tidak boleh memaksa siswa untuk menjadi A atau B. Pendidikan menjadi sarana pembimbing atau jalan penunjuk, selebihnya adalah siswa itu sendiri yang menentukan,” kata Senator asal Yogyakarta tersebut.

LihatJuga

PT KAI Divre II Sumbar Semarakkan HUT ke-81 Provinsi Sumbar dengan “Sapa Pelanggan”

PT KAI Divre II Sumbar Semarakkan HUT ke-81 Provinsi Sumbar dengan “Sapa Pelanggan”

Kamis, 01/10/26 | 20:00 WIB
6
22 Tahun DPD RI, Saatnya Suara Daerah Menentukan Arah Indonesia

22 Tahun DPD RI, Saatnya Suara Daerah Menentukan Arah Indonesia

Kamis, 01/10/26 | 19:48 WIB
4
Wabup Dharmasraya Leli Arni Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Wabup Dharmasraya Leli Arni Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 01/10/26 | 19:34 WIB
5

Menurut pria yang juga akrab disapa Gus Hilmy tersebut, ada kemiripan konsep Ki Hajar Dewantara dalam mewujudkan Taman Siswa dengan konsep pondok pesantren. Di antaranya adalah konsep among.

“Konsep among dalam konsep pesantren diartikulasikan sebagai asah asih asuh, baik dalam pikiran, fisik, maupun psikologis. Pesantren dengan basis asrama memungkinkan transfer of knowledge dan transfer of value. Di pesantren tidak hanya mengajar, melainkan juga mendidik secara intens sepanjang 24 jam. Konsep ini juga kita kenal dalam tradisi Jawa dengan ilmu iku dilakoni,” kata salah satu pengasuh Pesantren Krapyak tersebut.

Kaitannya pendidikan dengan Sila ke-4 dalam Pancasila, Wakil Rais Syuriah PWNU DIY ini menyatakan bahwa keduanya memiliki hubungan yang kuat. Di antaranya karena terdapat diksi hikmah.

“Hikmah kita baca sebagai pengetahuan. Dengan pengetahuan ini, orang bisa bermusyawarah untuk menemukan solusi dan mengkompromikan masalah di antara kita. Sila ke-4 tidak akan ada tanpa hikmah, yaitu pengetahuan. Dalam musyawarah, kepentingan bersama menjadi yang diutamakan. Musyawarah mengharuskan orang untuk toleran terhadap pendapat orang lain. Harus juga menjunjung tinggi keputusan yang sudah disepakati, meskipun tidak sesuai dengan kehendak sendiri. Ini karena ada ilmu pengetahuan di dalamnya,” ujar anggota MUI Pusat tersebut.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut sebagai pembicara adalah Dr Sugeng Bayu Wahyono, MSi (Dosen Pedagogi Kritis Universitas Negeri Yogyakarta) dan Dr Y Agus Tridiatno, MA (Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta).

Bayu mengemukakan nilai-nilai pendidikan Ki Hajar Dewantara yang dikontekstualisasikan hingga zaman siber. Menurutnya, secara paradigmatik, Ki Hajar menganut multi paradigma.

“Nilai dalam konsep pendidikan Ki Hajar itu di antaranya adalah subjek aktif untuk negosiasi dan resistensi (humanistik dan mandiri), keseimbangan otak kanan dan kiri (pintar saja tidak cukup, tapi harus bijaksana), tumoto (demokrasi tertata dan berdaya),” katanya.

Sementara Agus secara reflektif memaknai pendidikan sebagai suatu fasilitas. “Hakikat pendidikan adalah fasilitas. Pendidikan harus menarik, menghasilkan pengetahuan, menjadi keyakinan dan nilai, lalu berimplikasi dalam perubahan sikap, dan pada akhirnya melahirkan keterampilan,” ujarnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 322
ShareSendShare
Previous Post

PTM Bakal Dimulai, LaNyalla Ingatkan Prokes, Vaksinasi dan Izin Orangtua

Next Post

Geram Adanya Dugaan Misi Terselubung di Balik Operasi Militer di Intan Jaya, Filep Desak Presiden Bentuk Tim Khusus

Next Post
Geram Adanya Dugaan Misi Terselubung di Balik Operasi Militer di Intan Jaya, Filep Desak Presiden Bentuk Tim Khusus

Geram Adanya Dugaan Misi Terselubung di Balik Operasi Militer di Intan Jaya, Filep Desak Presiden Bentuk Tim Khusus

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,394)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,588)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,223)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,879)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,837)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,206)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,236)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,698)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,667)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,680)

Berita Lainnya

Sepak Takraw Sumbar Sabet Perunggu, Paralayang Makin Berpeluang

Sepak Takraw Sumbar Sabet Perunggu, Paralayang Makin Berpeluang

Minggu, 03/10/21 | 11:01 WIB
18

Atlet Paralayang Sumbar sedang bertanding. (Foto : MO) PAPUA, AmanMakmur.com-- Cabang olahraga Sepak Takraw melalui nomor beregu putra hanya mampu...

Agar Fokus, Sultan Sarankan Erick Thohir Lepas Salah Satu Jabatan Menteri BUMN atau Ketum PSSI

Agar Fokus, Sultan Sarankan Erick Thohir Lepas Salah Satu Jabatan Menteri BUMN atau Ketum PSSI

Jumat, 05/5/23 | 14:30 WIB
12

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin...

Sultan B Najamudin: Penunjukan Pj Kepala Daerah Harus The Right Man on Right Place

Sultan B Najamudin: Penunjukan Pj Kepala Daerah Harus The Right Man on Right Place

Rabu, 20/4/22 | 09:58 WIB
19

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengaku...

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus Tegaskan Porprov Jangan Sampai Tertunda

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus Tegaskan Porprov Jangan Sampai Tertunda

Jumat, 03/6/22 | 12:57 WIB
22

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus hadiri Muskab KONI Agam. (Foto : Nov) AGAM, AmanMakmur.com --- Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.