• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Manajemen Penanganan Covid-19 Sumbar Amburadul

Jumat, 13/8/21 | 11:28 WIB
in Berita
0
dr Andani Eka Putra, Tenaga Ahli Menkes RI. (Foto : Dok)

PADANG, AmanMakmur.com— Pandemi Covid-19 menelungkup Sumbar sudah menuju dua tahun, sejak Maret 2020. Tapi apa yang dilakukan ketika kasus meledak dan varian baru Covid-19 Delta telah memapar warga Sumbar.

Inilah Sumbar, penanganan minim koordinasi kala kasus meledak, oksigen kosong, tiap hari rumah sakit (RS) menjerit kekurangan oksigen, tempat tidur penuh, ruang rawatan intensif sehingga dengan segala keterpaksaan menolak pasien.

Bahkan mungkin memilah pasien mana yang mungkin besar peluang sehat ditangani dulu, sementara pasien yang peluang sehat tipis tidak ditangani.

LihatJuga

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

Sabtu, 10/10/26 | 19:30 WIB
4
Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Jumat, 09/10/26 | 18:14 WIB
10
Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Jumat, 09/10/26 | 18:02 WIB
7

Malah dr Deddy mengatakan, banyak juga pasien Covid-19 meninggal dunia tanpa penanganan rumah sakit karena tempat tidur penuh.

Padahal kata banyak pihak yang konsen menangani Covid-19, seperti dr Deddy Herman, atau Tenaga Ahli Menkes RI dr Andani Eka Putra, Sumbar belajarlah dari kondisi Jawa-Bali.

“Terkait masalah oksigen, saya selalu sarankan jangan menyelesaikan masalah untuk jangka pendek, selesaikan secara komprehensif,” ujar dr Andani Eka Putra.

Seperti Andani dan semua pihak lainnya, tidak inginkan Sumbar seperti Yogyakarta dan Magelang. “Di mana terjadi kematian massal akibat oksigen habis,” ujar Andani Jumat (13/8).

Rasanya untuk Sumbar, Andani dan banyak tenaga kesehatan lainnya sudah nyinyir mengingatkan pengampu kebijakan di Sumbar.

Andani di WhatsApp Group (WAG) “Kawal Covid-19 Sumbar” juga memberberkan sarannya berdasarkan pengalaman:

1. Lakukan rapat rutin logistik, termasuk oksigen. Jika perlu tiap 3 hari, jangan berpikir jangka pendek untuk logistik ini, berpikir jangka panjanglah, minimal 1 bulan ke depan. Jangan menunggu laporan rumah sakit, jika rumah sakit tidak serius mengisi sistem informasi kesehatan, tegas saja untuk memberikan sanksi

2. Tentukan berapa kebutuhan oksigen mingguan per provinsi, per kabupaten dan per RS, tentukan berapa rerata kasus aktif atau minimal kasus dirawat. Data ini penting untuk menjamin mitigasi oksigen kita.

3. Buat proyeksi kebutuhan dengan pergerakan kasus aktif atau kasus dirawat. Hati-hati, karena perhitungan kasus aktif sering bermasalah. Gunakan data riil provinsi dari data lab, jangan data NAR, karena kepatuhan pengisian NAR masih belum baik.

4. Buat bilik kecil dengan tokoh Sumbar, baik di kampung atau di luar, yang dipimpin oleh Kepala Daerah. Agendanya bagaimana kebutuhan yang dirancang bisa masuk ke Sumbar dari produsen.

“DKI Jakarta sudah mulai berkurang kebutuhannya, sehingga nego langsung dengan produsen menjadi mungkin, lobi politik penting di sini,” ujar Andani.

5. Tetap koordinasi dengan Kemenkes, baik diminta atau tidak.

Indikator ini berhasil, hanya satu saja yaitu tidak ada rumah sakit menjerit dan menolak pasien karena : oksigen habis atau karena oksigen terbatas

“Saya juga ingatkan kawan-kawan Dinkes, saat ini banyak pasien tidak bisa masuk rumah sakit karena penuh, khususnya ruang intensif,” ujar Andani.

Padahal dari policy Kemenkes RI, di masa pandemi ini ketesediaan tempat tidur buka 40 persen.

Jangan bikin alasan terbatas SDM karena sudah ada insentif dari setiap pasien yang dirawat.

“Kalau proses pencairan lambat bikin MoU dan untuk biaya rumah sakit bisa pakai dana bank,” ujar Andani.

Harapan jangan bikin problem lain dalam masa pandemi ini ayo satu kata dalam menghadapi perang Covid-19.

“Satu yang pasti Tenaga Kesehatan tidak diprogram menolak pasien, ini terjadi alasan tempat tidur full dan oksigen kosong, kasihan masyarakat meninggal di rumah karena tidak dapat penanganan di RS,” ujar Andani.

Laporan yang ada cukup banyak wafat di luar RS, ini perlu diklirkan agar kita mengetahui permasalahan yang sebenarnya dan seberapa berat kondisi kita. Kematian adalah data riil dan paling jelas sebagai dampak pandemi.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar Nofrizon mengatakan, kalau kondisi dibiarkan begini tanpa turun tangannya Ketua Satgas Covid-19, wakil rakyat Sumbar ini mengatakan manajemen penanganan Covid-19 masih seperti dinas kebakaran, ada api datang dan padamkan.

“Buatlah koordinasi intens, jadikan perang pandemi ini perang kita semua, ada komando ada gerakan bersama ada kontijensi plan siapa menghandel A siapa bekerja B, tapi jika koordinasi saja sulit dan jarang maka pandemi ini lama berakhirnya,” ujar Nofrizon.

(Rel/Ad)

Views: 311
ShareSendShare
Previous Post

REI Teken MoU dengan Kapolda Sumbar, Bangun Rumah Bhayangkara Negara

Next Post

Anggota DPD RI Fernando Sinaga Kritik Koordinasi Kementerian ATR/BPN–KLHK

Next Post
Anggota DPD RI Fernando Sinaga Kritik Koordinasi Kementerian ATR/BPN–KLHK

Anggota DPD RI Fernando Sinaga Kritik Koordinasi Kementerian ATR/BPN–KLHK

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,409)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,603)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,241)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,896)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,853)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,224)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,252)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,711)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,683)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,689)

Berita Lainnya

DPD RI Minta Kominfo Prioritaskan Pemerataan Distribusi Set Top Box ke Seluruh Daerah

DPD RI Minta Kominfo Prioritaskan Pemerataan Distribusi Set Top Box ke Seluruh Daerah

Selasa, 07/2/23 | 14:16 WIB
19

Komite I DPD RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Komite...

Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi Terima Penghargaan Lencana Shiddhakarya

Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi Terima Penghargaan Lencana Shiddhakarya

Kamis, 31/10/24 | 23:19 WIB
13

Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi menerima lencana penghargaan produktivitas Shiddhakarya. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Pjs Bupati Tanah...

Ketua DPD RI Puji Program Pertanian Ponpes Al-Fatih Pamekasan

Ketua DPD RI Puji Program Pertanian Ponpes Al-Fatih Pamekasan

Jumat, 07/5/21 | 13:40 WIB
15

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Program pertanian terintegrasi milik Pondok Pesantren Al-Fatih yang berada di Desa Klampar, Kabupaten Pamekasan, Madura, mendapat perhatian Ketua...

Rakor Bersama Mendagri, Bupati Eka Putra Paparkan Kondisi Terkini Pascabencana di Tanah Datar

Rakor Bersama Mendagri, Bupati Eka Putra Paparkan Kondisi Terkini Pascabencana di Tanah Datar

Jumat, 09/1/26 | 21:12 WIB
6

Bupati Tanah Datar Eka Putra rapat bersama Mendagri Tito Karnavian bahas pascabencana. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Bupati Tanah...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.