• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pimpinan DPD RI Prihatin Pelajar Kaur Mencari Sinyal Hingga ke Tepi Sungai

Pemerintah Setempat Mesti Segera Bertindak

Selasa, 03/8/21 | 15:15 WIB
in Berita
0
Anak-anak sedang belajar di tepi sungai akibat sinyal tidak dapat. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com—Mendapatkan laporan serta dokumentasi yang beredar saat pelajar di Kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur mencari sinyal hingga ke trotoar jalan raya dan tepi sungai untuk melakukan pembelajaran secara daring (online) mendapatkan respon dari Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin.

Melalui keterangan resminya, salah satu putera kebanggaan Provinsi Bengkulu tersebut meminta agar pemerintah bisa menemukan langkah solutif terhadap permasalahan yang terjadi.

“Saya mendapatkan laporan dan melihat foto-foto yang beredar desa Gedung Wani, Kaur. Semangat dan kegigihan pelajar dalam mendapatkan akses sinyal demi keberlanjutan pendidikan patut di acungi jempol dan mesti diberikan dukungan sarana serta prasarana penunjang lainnya oleh pemerintah”, ujar Sultan.

LihatJuga

Bupati Padang Pariaman JKA Resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama

Bupati Padang Pariaman JKA Resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama

Jumat, 24/4/26 | 22:17 WIB
6
Geopolitik Timur Tengah Memanas, DPD RI Ingatkan Pengaruhnya Terhadap Stabilitas Ekonomi Nasional dan Daerah

Geopolitik Timur Tengah Memanas, DPD RI Ingatkan Pengaruhnya Terhadap Stabilitas Ekonomi Nasional dan Daerah

Jumat, 24/4/26 | 18:34 WIB
8
Parade Baca Puisi Meriahkan 70 Tahun Unand, 70 Tahun Syarifuddin Arifin dan 90 Tahun Rusli Marzuki Saria

Parade Baca Puisi Meriahkan 70 Tahun Unand, 70 Tahun Syarifuddin Arifin dan 90 Tahun Rusli Marzuki Saria

Jumat, 24/4/26 | 14:57 WIB
24

Selain itu, mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut juga menambahkan bahwa ketika metode pembelajaran jarak jauh diberlakukan, sejak awal ia pesimis bahwa kebijakan tersebut akan berhasil secara merata.

“Kita semua memahami bahwa secara umum pembelajaran jarak jauh belum dapat efektif diberlakukan di Indonesia. Tapi pandemi Covid-19 memaksa kita siap tidak siap harus melaksanakan langkah tersebut. Sebab, persyaratan utama terlaksananya pembelajaran jarak jauh adalah perangkat digital (komputer, laptop, atau gawai), kuota dan jaringan internet yang memadai. Tanpa hal tersebut, jelas tidak dapat terlaksana”, tegasnya.

Sementara itu Sultan melanjutkan bahwa dengan memperhatikan kondisi Indonesia yang sangat beragam dari sisi geografis, demografi, dan kondisi sosial ekonomi penduduknya, tentu pelaksanaan pembelajaran online ini tidak bisa dilakukan dengan sendirinya. Mesti ada campur tangan pemerintah secara sistemik di setiap tingkatan.

“Dan buruknya metode pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan saat ini jika tidak mampu terkelola dengan baik oleh pemerintah justru akan menimbulkan dampak marjinalisasi bagi orang tidak mampu”, tandasnya.

Bukan tanpa alasan, menurutnya pembelajaran jarak jauh bisa dilaksanakan untuk sekolah yang memiliki kapital yang besar saja; sistem sekolah yang memadai, guru yang memahami Iptek, murid yang berlatar belakang sosial ekonomi menengah atas, dan dukungan fasilitas secara individu maupun masing-masing sekolah.

Tapi masalahnya banyak sekolah yang tidak memiliki modal. Jadi pembelajaran virtual hanya akan menjadi sistem pendidikan yang meminggirkan bagi mereka yang kurang mampu.

“Beruntung bagi mereka yang memiliki smartphone sendiri. Namun nyatanya tidak semua siswa memiliki smartphone terlebih dahulu. Biasanya mereka harus meminjam smartphone orang tua, kerabat bahkan tetangga. Dan selain itu ditambah lagi persoalan sinyal yang masih belum dapat diakses seluruh tempat baik di desa maupun pelosok daerah”, paparnya.

Data BPS (2019) menyebutkan bahwa rentang usia 5-24 (usia sekolah) baru sekitar 53,06 siswa yang dapat menggunakan internet. Sementara dari segi pemanfaatan komputer/personal computer, 31,37 persen digunakan oleh siswa di perkotaan dan 15,43 persen di pedesaan.

“Tanpa kemampuan untuk mengakses internet dan fasilitas peralatannya, pembelajaran secara online tidak akan dapat bekerja dan kualitas pendidikan dikhawatirkan akan menurun”, jelas Sultan.

Adapun demi meningkatkan kualitas sinyal di daerah-daerah blank spot, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur, melalui Dinas Kominfo berkerja sama dengan Telkomsel membangun tower jaringan Telkomsel di tiga Kecamatan wilayah Kaur.

Tiga kecamatan itu, yaitu di Kecamatan Nasal, Kecamatan Tetap dan Kecamatan Kinal.

Hal itu bertujuan penambahan jaringan dalam membantu menuntaskan keluhan masyarakat terkait sinyal yang sering lelet atau kurang bagus di beberapa daerah.

“Bukan hanya di Kaur, saya yakin apa yang terjadi disana juga terjadi di daerah lainnya. Maka intervensi pemerintah setempat mutlak harus dilakukan. Tanpa pemerataan fasilitas dan sarana pendukung lainnya, tentu tidak banyak hal yang bisa kita harapkan dalam tujuan pendidikan pada saat ini”, tutupnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 251
ShareSendShare
Previous Post

Galang Dana untuk Swab, Ketua DPD RI Berharap Laboratorium Unand Dapat Dukungan

Next Post

Wako Fadly Amran Sambut Baik Kehadiran JAPNAS di Padang Panjang

Next Post
Wako Fadly Amran Sambut Baik Kehadiran JAPNAS di Padang Panjang

Wako Fadly Amran Sambut Baik Kehadiran JAPNAS di Padang Panjang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,154)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,352)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,981)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,617)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,928)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,037)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,458)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,401)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,481)

Berita Lainnya

BULD DPD RI Dorong Pemerintah Libatkan Daerah dalam Penyusunan Regulasi Nasional

BULD DPD RI Dorong Pemerintah Libatkan Daerah dalam Penyusunan Regulasi Nasional

Rabu, 08/11/23 | 19:27 WIB
17

Suasana rapat Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD)...

Bawaslu se Sumbar Serentak Serahkan Laporan KIP ke KI

Bawaslu se Sumbar Serentak Serahkan Laporan KIP ke KI

Jumat, 25/3/22 | 13:40 WIB
19

19 Bawaslu kabupaten dan kota di Sumbar serentak serahkan laporan ke KI Sumbar. (Foto : Riko) PADANG, AmanMakmur.com ---Bawaslu punya...

Komite IV DPD RI Lanjutkan Fit and Propes Test Calon Anggota BPK RI

Komite IV DPD RI Lanjutkan Fit and Propes Test Calon Anggota BPK RI

Rabu, 11/8/21 | 08:50 WIB
16

Suasana fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) terhadap calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh Komite IV DPD...

Menteri PU Dody Tinjau Bendungan Jlantah, Infrastruktur Pendukung Swasembada

Menteri PU Dody Tinjau Bendungan Jlantah, Infrastruktur Pendukung Swasembada

Minggu, 05/1/25 | 09:20 WIB
4

Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo tinjau Bendungan Jlantah di Jawa Tengah. (Foto : pu) JAWA TENGAH, AmanMakmur ----Menteri PU...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.