• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Apresiasi PPATK, Senator Filep Harap Adanya Upaya Investigasi Intelijen

Rabu, 23/6/21 | 14:09 WIB
in Berita
0
Senator Papua Barat, Filep Wamafma (kiri) dalam sebuah rapat. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Senator Papua Barat, Filep Wamafma menyampaikan apresiasi kepada pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah melaporkan 80 transaksi mencurigakan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Otsus.

Senator Filep Wamafma berharap laporan PPATK dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah penegakan hukum yang tegas oleh para parat penegak hukum.

Filep sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PPATK maupun Menko Polhukam untuk upaya dan langkah-langkah penegakan hukum di bidang tindak pidana korupsi.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Kita berharap apa yang disampaikan oleh PPATK perlu ada tindak lanjut yang nyata di lapangan,” ujarnya, seperti dirilis jagapapua.com, Rabu (23/6).

Anggota DPD RI dapil Papua Barat itu mengatakan, PPATK dan aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut adanya dugaan penyimpanan dana negara oleh para pejabat daerah yang digunakan untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Menurutnya, penyalahgunaan dana negara untuk kepentingan pribadi sangat bertentangan dan menghambat cita-cita percepatan pembangunan kesejahteraan rakyat Papua.

Ia berharap upaya pengusutan segera memunculkan langkah penegakan hukum dan membawa para pelanggar hukum ke meja pengadilan.

“Hal yang perlu diperhatikan oleh PPATK adalah yang pertama, indikasi pembentukan sejumlah yayasan oleh para birokrat di jajaran pemerintahan daerah diduga menjadi sarana untuk dijadikan sebagai penyimpanan atau penyaluran sejumlah anggaran yang kemudian peruntukannya sesungguhnya bukan untuk kepentingan percepatan pembangunan kesejahteraan, tetapi diduga bahwa hal tersebut adalah untuk kekayaan pribadi, kelompok maupun golongan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Filep juga meminta adanya upaya investigasi intelijen guna mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran melalui transaksi-transaksi yang mencurigakan. Upaya-upaya pengusutan dan penindakan hukum secara tegas tersebut sangat diharapkan termasuk oleh rakyat yang menginginkan adanya keadilan di tanah kelahirannya.

Kedua, perlu dilakukan investigasi intelijen yang sangat penting dilakukan oleh Kejaksaan Agung maupun Kejaksaan Tinggi terkait dengan transaksi-transaksi yang mencurigakan baik dalam bentuk paket proyek, dana hibah maupun operasional di SKPD masing-masing.

“Tentu ini merupakan merupakan cara-cara kerja lama yang dipraktikkan berkali-kali dan jika tidak ada penegakan hukum maka tentu akan menjadi kebiasaan buruk dan itu berimplikasi terhadap kepercayaan rakyat terhadap pemerintah,” jelasnya.

Filep menekankan, rakyat Papua berharap penegakan hukum segera dilaksanakan seadil-adilnya guna mendukung terciptanya tatanan birokrasi yang baik dan bersih yang bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

Dengan demikian, kepercayaan rakyat terhadap kinerja pemerintah daerah akan meningkat dan harapan keadilan serta kesejahteraan akan terwujud.

“Hari ini rakyat di Papua sudah jenuh melihat kondisi birokrat yang menguasai anggaran untuk kepentingan kelompoknya. Oleh sebab itu, itu untuk mencapai keadilan agar menjawab apa yang rakyat harapkan maka segera untuk menelusuri lebih dalam sejumlah yayasan-yayasan yang berkorelasi dengan sejumlah pejabat birokrat di provinsi ini sangat penting agar proses efek jera ini harus dilakukan sehingga publik juga mempercayai tentang kinerja pemerintah daerah,” tutupnya.

Sebelumnya, PPATK telah melaporkan setidaknya 80 hasil analisis transaksi mencurigakan yang bersumber dari penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Laporan PPATK menyebutkan terdapat 53 orang berasal dari lingkungan pejabat pemerintah daerah, organisasi kemasyarakaran dan rekanan pemerintah daerah terlibat dalam transaksi tersebut.

Temuan transaksi yang mencurigakan itu berpotensi merugikan negara hingga triliunan rupiah.

(Rel/dpd/uwr)

Post Views: 259
ShareSendShare
Previous Post

DPD RI dan KPU RI Sepakat Jadwal Pemilu 2024 Digelar 28 Februari dan 27 November

Next Post

Asosiasi Anggota Kadin Indonesia Minta Munas Ditunda

Next Post
Asosiasi Anggota Kadin Indonesia Minta Munas Ditunda

Asosiasi Anggota Kadin Indonesia Minta Munas Ditunda

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,200)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,393)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,039)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,684)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,664)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,979)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,079)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,519)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,449)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,519)

Berita Lainnya

Soal Desain Besar Penataan Daerah, Komite I DPD RI Beri 3 Masukan untuk Pemerintah

Soal Desain Besar Penataan Daerah, Komite I DPD RI Beri 3 Masukan untuk Pemerintah

Selasa, 31/5/22 | 12:21 WIB
9

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Fernando Sinaga. (Foto : dpd) SUMATERA SELATAN, AmanMakmur.com --- UU Nomor 23 Tahun 2014...

RUU Kepulauan Usulan DPD Tak Kunjung Ditetapkan, Ini Kata Wakil Ketua DPD RI

RUU Kepulauan Usulan DPD Tak Kunjung Ditetapkan, Ini Kata Wakil Ketua DPD RI

Minggu, 30/5/21 | 02:42 WIB
10

KEPULAUAN RIAU, AmanMakmur.com ---Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan inisiatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI hingga kini belum juga disahkan. Wakil...

Terkait IHPS II 2022, Komite IV DPD RI Kunker ke BPK RI Perwakilan Sumatera Utara

Terkait IHPS II 2022, Komite IV DPD RI Kunker ke BPK RI Perwakilan Sumatera Utara

Rabu, 05/7/23 | 14:24 WIB
7

Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) berfoto bersama dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)...

Doakan Leonardy Harmainy, SALEH: Terima Kasih Pengurus dan Anak Panti Asuhan Al Hidayah Kalumbuk Padang

Doakan Leonardy Harmainy, SALEH: Terima Kasih Pengurus dan Anak Panti Asuhan Al Hidayah Kalumbuk Padang

Rabu, 19/6/24 | 21:33 WIB
16

Pengurus dan anak panti asuhan Al Hidayah Kalumbuk Padang, berfoto bersama sebelum makan bersama. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur ---...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.