• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Haedar Nashir Ingatkan Kader Muhammadiyah, Pengabdian Bukan Jalan Mengejar Jabatan

Rabu, 14/10/26 | 20:28 WIB
in Berita
0
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto : Dok)

YOGYAKARTA, AmanMakmur — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, membagikan pengalaman berharga saat pertama kali mendapat amanah dari Muhammadiyah dan negara sebagai petugas haji pada era 1990-an.

Pengalaman tersebut menjadi refleksi penting tentang komitmen, profesionalitas, dan ketulusan dalam menjalankan amanah.

Kisah itu disampaikan Haedar dalam Kultum Ba’da salat Dzuhur di Masjid Kantor PP Muhammadiyah, Selasa (13/10/2026).

LihatJuga

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

Rabu, 14/10/26 | 20:14 WIB
2
Senator Filep Wamafma Dorong RUU Sisdiknas Jamin Pemerataan Pendidikan dan Pembiayaan yang Adil

Senator Filep Wamafma Dorong RUU Sisdiknas Jamin Pemerataan Pendidikan dan Pembiayaan yang Adil

Rabu, 14/10/26 | 19:57 WIB
2
Bupati Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Menteri PU untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Bupati Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Menteri PU untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 14/10/26 | 19:49 WIB
3

Di hadapan staf Kantor PP Muhammadiyah, Haedar mengenang bagaimana dirinya dipercaya menjadi petugas haji meskipun saat itu belum pernah menunaikan ibadah haji.

Menariknya, Haedar langsung mendapat amanah sebagai ketua kelompok terbang (kloter) yang memimpin sekitar 390 jemaah asal Bandung. Tanggung jawab tersebut tentu bukan perkara ringan, terlebih dirinya belum memiliki pengalaman berhaji, berbeda dengan sejumlah ketua rombongan lain yang umumnya telah menunaikan ibadah tersebut.

Meski demikian, Haedar tidak menjadikan keterbatasan pengalaman itu sebagai alasan untuk mundur. Ia mengandalkan kemampuan manajemen dan kepemimpinan untuk menjalankan tugas serta memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan dengan baik.

“Biasanya kalau tugas kloter itu kan sudah haji, sementara saya belum haji. Tapi, kan, kita saling menolong dan kita punya kemampuan memanajemen,” kenang Haedar, seperti dilansir muhammadiyah.or.id.

Haedar mengakui, menjadi petugas haji, terlebih sebagai ketua kloter, merupakan tanggung jawab yang berat. Tantangan tersebut semakin besar karena fasilitas dan dukungan pelayanan pada masa itu belum selengkap sekarang.

Ia menceritakan, petugas harus sigap menghadapi berbagai persoalan jemaah, mulai dari jemaah yang sakit hingga mereka yang terpisah atau hilang dari rombongan. Dalam situasi tersebut, koordinasi dan kemampuan mengambil keputusan menjadi hal yang sangat penting.

“Memang kita berat dari beberapa hal itu. Nanti kalau ada yang sakit, dokter yang menangani. Dokter-dokter kita harus membawa jemaah ke rumah sakit. Lalu, jika ada yang hilang, itu kan kita harus mencari,” ungkapnya.

Menurut Haedar, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga tentang arti tanggung jawab dan kesungguhan dalam menjalankan amanah. Setiap pekerjaan, dengan berbagai tantangan yang menyertainya, dapat menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Memang begitu berat menjadi ketua kloter. Tapi, itulah pelajaran yang berharga,” ujarnya.

Dengan bekal kemampuan manajemen dan semangat saling membantu, Haedar bersyukur seluruh rangkaian tugas dapat dijalankan dengan baik. Pengalaman tersebut juga memberinya kesempatan untuk mengenal lebih dekat para jemaah yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, lancar juga dengan segala kegiatan. Kita juga menjadi kenal dengan para rombongan,” tuturnya.

Dari pengalaman tersebut, Haedar menyampaikan pesan kepada staf Kantor PP Muhammadiyah mengenai pentingnya menjaga profesionalitas dan ketulusan dalam bekerja. Setiap amanah, menurutnya, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, dan orientasi pada kemanfaatan.

Haedar juga mengingatkan kader dan warga Persyarikatan agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan utama dalam bekerja maupun berorganisasi. Menurutnya, esensi pengabdian terletak pada kesediaan untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, bukan pada ambisi memperoleh kedudukan atau memanfaatkan amanah demi kepentingan pribadi.

Bagi Haedar, bekerja dan mengabdi harus dilandasi keikhlasan serta ketulusan. Seseorang yang menerima amanah hendaknya berfokus pada tanggung jawab yang diberikan, bukan mencari keuntungan pribadi dari posisi yang dimiliki.

“Jadi, inilah yang disebut dengan sebuah panggilan. Jangan punya niat memanfaatkan apa pun ketika bertugas dan lain sebagainya. Kalau sudah bertugas, yang terpenting adalah menjalankannya dengan baik dan penuh kesungguhan,” pungkas Haedar.

Pesan tersebut menegaskan bahwa profesionalitas tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari integritas, komitmen, dan ketulusan dalam menjalankan setiap amanah. Dengan semangat pengabdian tanpa pamrih, setiap tugas dapat menjadi jalan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi Persyarikatan, masyarakat, dan bangsa.

(R/pp-muhammadiyah)

Views: 3
ShareSendShare
Previous Post

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,414)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,608)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,243)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,901)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,856)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,234)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,255)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,713)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,686)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,696)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Desak Isu Aliran Dana Korupsi CPO Mengalir ke Parpol Diusut Tuntas

Ketua DPD RI Desak Isu Aliran Dana Korupsi CPO Mengalir ke Parpol Diusut Tuntas

Selasa, 26/4/22 | 18:01 WIB
40

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud...

Kearifan akan Pengetahuan Lokal Masyarakat

Kearifan akan Pengetahuan Lokal Masyarakat

Minggu, 22/10/23 | 18:18 WIB
36

Dr Wirdanengsih, SSos, MSi, Kepala Pusat Riset Kearifan Lokal UNP. (Foto : Dok) Oleh: Dr Wirdanengsih, SSos, MSi (Kepala Pusat...

Wujudkan Indonesia Maju, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tingkatkan Industri Manufaktur

Wujudkan Indonesia Maju, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tingkatkan Industri Manufaktur

Rabu, 24/11/21 | 10:53 WIB
21

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Komite II DPD RI Keluarkan 17 Rumusan Rekomendasi Terhadap 2 UU yang Diawasi

Komite II DPD RI Keluarkan 17 Rumusan Rekomendasi Terhadap 2 UU yang Diawasi

Rabu, 08/12/21 | 14:45 WIB
22

Suasana rapat konsinyering Komite II DPD RI sehubungan finalisasi hasil pengawasan UU Perumahan dan UU Perlindungan Lahan Pertanian. (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.