
YOGYAKARTA, AmanMakmur — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tentang Kolaborasi Strategis Transformasi Digital Muhammadiyah. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, pada Jumat (28/8).
Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat reformasi organisasi dan mempercepat proses digitalisasi di lingkungan Persyarikatan. Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus mendorong kemajuan organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Ini termasuk satu prioritas program Muhammadiyah, yaitu reformasi organisasi dan digitalisasi sistem. Maka ini adalah ikhtiar kami untuk maju, salah satunya melalui digitalisasi,” ujar Agung, seperti dilansir muhammadiyah.or.id
Agung menjelaskan, PP Muhammadiyah dalam kerja sama tersebut menjadi payung utama bagi pelaksanaan kolaborasi. Sementara implementasi program secara teknis ke depan akan dikoordinasikan oleh Majelis Pustaka dan Informatika (MPI) PP Muhammadiyah.
Ketua MPI PP Muhammadiyah, Muchlas mengatakan kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia diharapkan dapat memperkuat transformasi digital sekaligus memperluas manfaatnya hingga ke tingkat wilayah dan akar rumput Muhammadiyah.
Dalam MoU tersebut, terdapat delapan ruang lingkup utama kerja sama. Pertama, pemanfaatan digital connectivity, digital platform, dan digital service. Kedua, asesmen dan kolaborasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Ketiga, pengembangan digitalisasi Satu Data Muhammadiyah. Keempat, kolaborasi dan dukungan terhadap berbagai kegiatan Muhammadiyah. Kelima, peningkatan kesadaran, kapasitas, serta implementasi cybersecurity di lingkungan Muhammadiyah.
Keenam, Muhammadiyah bersama Telkom akan menyediakan akses pemanfaatan layanan teknologi informasi dan komunikasi yang dikelola Telkom, meliputi layanan internet, cloud, layanan data, dan berbagai layanan lainnya dengan tarif serta skema khusus. Ketujuh, kerja sama diarahkan untuk mendukung penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik lainnya yang disepakati kedua pihak. Dan yang kedelapan, penyelenggaraan dan implementasi kerja sama akan dilakukan pada berbagai tingkatan, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), unit pelaksana program (UPP), hingga organisasi otonom Muhammadiyah.
Muchlas menegaskan, kolaborasi tersebut akan terus dikembangkan dengan mengedepankan prinsip kesetaraan dan keseimbangan antara Muhammadiyah dan mitra kerja sama.
“Tentu ini akan terus kami kembangkan bersama sebagaimana pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, bahwa kerja sama antara Muhammadiyah dan berbagai pihak tidak boleh tidak seimbang. Maka dari itu, pada prinsipnya, kita akan selalu menekankan keseimbangan dalam bekerja sama,” jelas Muchlas.
Sementara itu, Executive Vice President PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Rachmad Dwi Hartanto, menegaskan komitmen Telkom untuk mendukung proses transformasi digital di lingkungan Muhammadiyah secara menyeluruh. Dalam hal ini, Telkom siap mendampingi Majelis, Lembaga, hingga Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari proses asesmen, penyusunan solusi teknologi, hingga pendampingan dalam tahap operasional.
“Kami berharap bisa lebih cepat diimplementasikan di seluruh wilayah Pimpinan Muhammadiyah dan kami siap untuk menjadi mitra transformasi digital jangka panjang bagi Persyarikatan Muhammadiyah,” pungkas Rachmad.
Kerja sama antara PP Muhammadiyah dan PT Telkom Indonesia ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem digital Muhammadiyah yang semakin terintegrasi. Melalui penguatan infrastruktur, layanan, tata kelola data, serta keamanan digital, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung efektivitas gerakan Muhammadiyah sekaligus memperluas manfaat transformasi digital bagi Persyarikatan hingga ke tingkat akar rumput.
(R/pp-muhammadiyah)











