• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Rencana Pembelian Alutsista 1,7 Kuadriliun, Pimpinan DPD RI: Mesti Dikaji Secara Komprehensif

Rabu, 02/6/21 | 14:33 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin melalui keterangan resminya, Rabu (2/6), memberikan tanggapan atas rencana pembelian (pembaruan) alutsista oleh Kemenhan yang disinyalir akan memakan anggaran Rp1,7 kuadriliun.

“Kita sangat mendukung langkah Kemenhan, hanya saja sebelum direalisasikan agar pemerintah dapat mengkaji secara komprehensif terhadap rencananya melalui Kementerian Pertahanan yang merancang modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dengan anggaran hingga Rp1.760 triliun itu”, ujarnya.

Permintaan ini bukan tanpa alasan, tambah senator muda asal Bengkulu tersebut. Dalam kontraksi ekonomi yang sedang terjadi, baginya banyak sektor lain yang mesti mendapatkan prioritas dari pemerintah.

LihatJuga

Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Rabu, 10/6/26 | 13:47 WIB
1
Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
6
Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Senin, 08/6/26 | 21:33 WIB
19

Seperti digunakan untuk kebutuhan bangsa dalam bidang ekonomi, sosial budaya pendidikan, kesehatan, hingga teknologi.

“Kita harus menyamakan cara pikir terhadap definisi perang dan sekaligus memetakan tantangan yang terjadi pada era saat ini seperti ancaman pertahanan dan kedaulatan negara kini yang lebih halus seperti penguatan ekonomi-bisnis, lewat ketergantungan terhadap impor serta investasi asing, melalui soft power seni-budaya, lewat ketergantungan sains-teknologi”, tegas Sultan.

Maka lanjut Sultan, kita mesti mendapatkan cara pandang yang sama terhadap potensi ancaman dari musuh yang sedang kita hadapi. Karena dari situlah juga kita akan menetapkan tentang “alat” yang benar-benar kita butuhkan dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik melalui regulasi ataupun persenjataan yang akan dipenuhi.

Dalam konteks membangun ketahanan nasional aspek pertahanan keamanan, maka penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan teknologi merupakan cara tepat untuk mengantisipasi dan menghadapi ancaman militer maupun ancaman nirmiliter.

“Selain kemungkinan perang konvensional, saat ini kita sekarang memasuki era perang modern, yaitu suatu bentuk perang yang dilakukan secara nirmiliter dari negara maju atau asing untuk menghancurkan suatu negara tertentu melalui bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan”, ungkap Sultan.

Bahkan Sultan mengungkapkan bahwa dampak dari perang modern (New Imperialisme) lebih dahsyat dari perang konvensional, karena negara sasaran akan dihancurkan secara sistemik dan akhirnya negara sasaran tidak eksis lagi menjadi negara bangsa.

Selain itu Sultan juga menerangkan bahwa dalam situasi dalam tekanan pandemi saat ini juga tantangan internal bangsa yang dihadapi berwujud dengan potensi kemiskinan Yang akan terjadi.

“Kecenderungan meningkatkannya angka kemiskinan ini, menurut saya, akan terus menjadi ancaman serius bagi masyarakat kita pada saat ini dan satu tahun mendatang, jadi dukungan anggaran dalam menstimulus laju pertumbuhan ekonomi mesti disiapkan sepenuhnya” tutur Sultan.

Sultan juga menerangkan bahwa dampak ekonomi sudah terasa sejak bulan Februari 2020, dimana aktivitas ekonomi, terutama pariwisata dunia, transaksi perdagangan dunia, berdampak pada ekonomi global dan juga akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang mulai diberlakukan pada awal Maret 2020.

“Gelombang PHK akibat pembatasan sosial dan transaksi ekonomi yang mengalami pelambatan dan bahkan stagnasi, mengakibatkan dampak yang sangat besar bagi aspek sosial”, tandasnya.

Karena ini berkaitan terhadap neraca keuangan negara, konsekuensinya adalah rencana pembelian atau modernisasi alutsista ini mesti dikaji dari seluruh (aspek prioritas) dari realitas ancaman yang ada.

“Apakah dengan adanya persenjataan yang mahal dan canggih dapat dipastikan efisien untuk melindungi kedaulatan negara dengan seluruh ancaman yang ada”, tutup Sultan.

(Rel/dpd)

Post Views: 271
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Dorong Pemda Kerja Sama dengan KLHK Kembangkan Potensi Alam Daerah

Next Post

Ketua DPD RI Nantikan Efek Domino dari Peresmian Bandara di Purbalingga

Next Post
Ketua DPD RI Nantikan Efek Domino dari Peresmian Bandara di Purbalingga

Ketua DPD RI Nantikan Efek Domino dari Peresmian Bandara di Purbalingga

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,209)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,403)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,044)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,689)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,669)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,990)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,083)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,525)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,459)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,527)

Berita Lainnya

LaNyalla Pertanyakan Proses Pemanggilan Atlet Gulat SEA Games XXXI

LaNyalla Pertanyakan Proses Pemanggilan Atlet Gulat SEA Games XXXI

Minggu, 01/5/22 | 08:16 WIB
17

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Proses pemanggilan atlet gulat untuk SEA Games...

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Fokus Tanggapi Keluhan Apindo

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Fokus Tanggapi Keluhan Apindo

Senin, 01/7/24 | 13:10 WIB
5

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Keluhan yang disampaikan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) terkait...

Di sana Yota Balad, Di mana-mana Yota

Di sana Yota Balad, Di mana-mana Yota

Selasa, 28/5/24 | 13:30 WIB
142

Yota Balad, SSTP, MSi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) MESKI Pilkada Kota Pariaman,...

Usai Reses, LaNyalla Buka Masa Sidang DPD RI

Usai Reses, LaNyalla Buka Masa Sidang DPD RI

Kamis, 06/5/21 | 12:27 WIB
7

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Setelah reses sejak 10 April lalu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, membuka masa sidang V DPD...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.