
PADANG, AmanMakmur —— Hebat. Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ranting Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, dibuka oleh Sekjend MUI Pusat Dr Amirsyah Tambunan, MA, Minggu (31/5/2026), bertempat di Masjid Al Mukarrahmah Jl Sijunjung Perumnas Siteba Nanggalo.
Dalam sambutannya, Amirsyah Tambunan menyampaikan keprihatinannya kenapa saat ini jarang lagi muncul tokoh-tokoh nasional dari Ranah Minang.
Ia mengungkapkan bahwa pembelajaran yang dilakukan oleh masyarakat Minang itu dulunya berbasiskan surau atau masjid. “Tetapi ke sininya, itu yang terpinggirkan,” ujar Amirsyah yang merupakan putera Kisaran Sumut, dan merupakan sumando urang awak karena istrinya orang Matur Maninjau.
Kenapa saat ini masjid banyak ditinggalkan oleh generasi muda? Hal ini, katanya, karena masjid banyak terpaku kepada ritual yang bersifat umum dan ini membosankan para generasi muda tersebut.
Untuk itu, lanjut Amirsyah, harus ada upaya-upaya strategis dari pengurus masjid bagaimana mengajak generasi muda untuk bisa meramaikan masjid.
Menurut Amirsyah lagi, masjid harus mengikuti perkembangan teknonogi dengan memasang WIFI dan menghidupkan UMKM melalui penjualan makanan dan minuman. “Hal ini selaras dengan program pemerintah daerah, yakni program unggulan Pemko Padang, Smart Surau,” kata Amirsyah.

“Masjid harus dijadikan pusat pengembangan peradaban. Bukan hanya sekadar beribadah saja, tetapi ada program-program pembinaan terhadap umat, baik sosial, budaya maupun ekonomi,” tukuk Amirsyah.
Sementara itu, Boiziardi AS, SH, MH, Ketua DMI Ranting Kelurahan Surau Gadang dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Raker ini telah diancar-ancar beberapa program kerja yang nantinya akan dikonkretkan oleh pengurus.
Di antara program kerja itu yakni menggratiskan biaya anak-anak mengaji di masjid dan tidak diwajibkan kepada mereka pakaian seragam.
“Kemudian di Masjid Al Mukarrahmah ini akan kita bangun gedung serbaguna yang bisa dipakai oleh jamaah untuk acara-acara dan kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Boiziardi AS yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Masjid Al Mukarrahmah.

Pada kesempatan itu, tausiyah diberikan oleh Muhammad Ihsan Tanjung, SAg, SH, MH, MSi, yang merupakan Wakil Sekjen MUI Pusat, dengan judul; Strategi Membangun Jamaah untuk Kemakmuran Masjid”.
Disampaikannya, masjid harus mampu membangun jamaah dengan memperkuat kepedulian sosial dan ukhuwah islamiyah. “Pokoknya masjid harus mampu memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh umat,” ujar Ihsan Tanjung yang merupakan putera Pariaman.
Ia mencontohkan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta yang sukses mengelola masjid, dan sekarang menjadi rujukan bagi umat muslim Indonesia untuk belajar atau studi banding ke masjid tersebut.

Bagaimana memakmurkan rumah Allah adalah kewajiban sebagai umat muslim. Masjid jangan hanya sekadar ritual-ritual umum, tetapi bisa menjadi pusat kegiatan umat dalam peningkatan perekononian.
Digitalisasi itu adalah sebuah keniscayaan. Sudah merambah semua lini kehidupan. Bagi anak-anak yang sudah masuk ke dunia internet maka akan mudah terpapar pada radikalisme. “Untuk itu masjid harus bisa mencegah hal ini. Dan bagaimana internet itu bisa digunakan untuk hal-hal positif,” katanya.
Turut hadir pada Raker DMI Ranting Kelurahan Surau Gadang itu, mewakili Camat Nanggalo, Kasubag Umum Kecamatan Nanggalo Yenni Marnis, Lurah Surau Gadang Andrita Sari, serta puluhan pengurus DMI Ranting Kelurahan Surau Gadang.
Acara diakhiri dengan makan bersama di rumah Ketua DMI Ranting Kelurahan Surau Gadang, Boiziardi AS, yang tidak jauh dari Masjid Al Mukarrahmah.
(Ika)










