
KEPULAUAN MENTAWAI, AmanMakmur —Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai yang digelar di Tuapeijat, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Thomas Harming Suwarta, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Sumbar beserta jajaran, para kepala OPD di lingkungan Pemereintah Kabupaten Kepulauan Mentawai para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya pelanggaran HAM. Ia menyampaikan bahwa tema kegiatan,
“Membangun Kesadaran HAM Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran HAM”, memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“HAM merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, sehingga wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Jakop Saguruk.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sadar akan nilai-nilai HAM. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana nilai kemanusiaan dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Provinsi Sumbar serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan nilai-nilai HAM di lingkungan masing-masing.
Mengakhiri sambutannya, Jakop Saguruk mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab, serta memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana berdiskusi dan bertukar pengalaman.
(R/Kominfo)











