• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

GKR Hemas: Keistimewaan DIY adalah Amanat Sejarah

Sabtu, 31/1/26 | 06:57 WIB
in Berita
0
DPD RI), Gusti Kanjeng Ratu Hemas hadir pada acara bedah buku mengenai DIY.. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur ––Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menegaskan bahwa keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bukan sekadar status administratif maupun urusan teknokratis. Namun, merupakan amanat sejarah sekaligus tanggung jawab konstitusional yang harus terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

Hal tersebut disampaikan GKR Hemas saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Bedah Buku ’Esensi Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta: Tafsir Historis–Konstitusional atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012’, yang diselenggarakan di Aula Lantai 1 Kantor DPD RI DIY, Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, GKR Hemas menekankan bahwa keistimewaan DIY lahir dari pilihan politik dan moral Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang secara sadar dan tanpa syarat menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keputusan tersebut, menurutnya, bukan hanya keputusan politik, tetapi juga keteladanan kebangsaan yang bersifat konstitusional.

LihatJuga

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Kamis, 23/7/26 | 08:32 WIB
61
Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5

“Keistimewaan Yogyakarta bukan anugerah yang lahir dari kebijakan sepihak negara. Ia adalah buah dari sejarah dan nilai kebangsaan yang hidup,” tegas GKR Hemas.

Lebih lanjut, GKR Hemas mengingatkan bahwa pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY kerap mengalami penyempitan makna. Keistimewaan sering kali direduksi menjadi persoalan simbolik atau sekadar pengelolaan Dana Keistimewaan, padahal substansinya jauh lebih mendalam.

Dalam konteks tersebut, GKR Hemas memandang buku yang dibedah dalam forum ini memiliki arti strategis. Buku tersebut dinilai tidak hanya membaca pasal-pasal undang-undang secara tekstual, tetapi juga menghadirkan tafsir historis dan konstitusional yang utuh. GKR Hemas juga menyampaikan harapannya agar buku ini dapat menjadi referensi penting, khususnya dalam memahami sejarah lahirnya Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.

“Memahami keistimewaan Yogyakarta tidak cukup hanya membaca aturan, tetapi juga memahami akar sejarah dan nilai yang melahirkannya,” ujarnya.

Diskusi bedah buku ini memiliki arti strategis bagi DPD RI dalam menjalankan peran konstitusionalnya sebagai representasi daerah. Keistimewaan DIY dipandang bukan hanya milik Yogyakarta, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan konstitusional Indonesia. DIY adalah laboratorium kebangsaan, tempat sejarah, budaya, dan negara bertemu dalam satu bingkai.

Ariyanti Luhur Tri Setyarini selaku penulis buku juga menegaskan bahwa buku ini merupakan catatan sejarah lahirnya UUK tidak hanya di tingkat nasional namun berbarengan dengan aksi massa di Yogyakarta, sehinga sejarah yang utuh perlu disampaikan. “Salah satu yang menjadi motivasi ialah generasi yang akan datang tidak hanya memahami keistimewaan sebagai Danais,” jelasnya.

Dr Y Sari Murti Widiyastuti selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Atmajaya menjelaskan bahwa tidak banyak orang bisa merangkai risalah tentang keistimewaan DIY dan ini sangat berharga bukan hanya untuk masyarakat tapi juga untuk pemerintah baik Pemda maupun DPRD. “Saya ingin menyampaikan bahwa buku ini sejatinya merupakan upaya dokumentasi dari seluruh proses pembahasan yang kemudian ditambahkan tafsir dan dinamika yang ada. Kehadiran buku ini seperti oase yang dapat dijadikan referensi yang komprehensif,” jelasnya.

Sari Murti menambahkan bahwa untuk memahami esensi keistimewaan DIY bisa dilihat dari aspek historisnya, sehingga harus dilihat sejak perjanjian Giyanti. Ia menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilengkapi dalam buku tersebut.

”Misalnya pada pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur, serta bidang pertanahan soal status tanah yang dimiliki Kraton sebagai lembaga yang disebut Sultan Ground dan lainnya. Harapannya nanti bisa dilengkapi di edisi setelahnya,” imbuhnya.

Narasumber lain Hendro Muhaimin, M.A. dari Pusat Studi Pancasila UGM menyampaikan bahwa buku ini merupakan perpaduan perjalanan keistimewaan dalam konstitusi. “Perlu elaborasi lebih lanjut apa yang menjadi kebutuhan publik. Jangan sampai ada aspek substansial yang masih tertinggal. Perlu jembatan pengetahuan, membentuk epistemic community yang di dalamnya perlu referensi yang mendalam. Forum ini bisa menjadi pintu awal,” jelasnya.

Dari sisi media, Octo Lampito, Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat menjelaskan bahwa buku ini lahir dari opini publik. Bukan sekadar kumpulan teknis tapi juga sebagai fenomena politik. “Dari perspektif media massa, kekuatan utama buku ini terletak pada materi yang mampu menjelaskan mengapa UUK DIY terus menjadi isu panas di halaman depan surat kabar. Bukan sekadar pasal teknis dalam lembar negara,” jelasnya.

Forum ini dipandu oleh Widihasto Wasana Putra Sekber DIY dan dihadiri oleh OPD Pemda DIY, Akademisi dari Perguruan Tinggi, Tokoh Masyarakat, seniman, budayawan, organisasi kemahasiswaan serta media.

(R/dpd)

Post Views: 72
ShareSendShare
Previous Post

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029: Taslim: Ghirah Beralumni Meningkat

Next Post

“100 Musisi Heal Sumatra” Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Padang Pariaman

Next Post
“100 Musisi Heal Sumatra” Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Padang Pariaman

"100 Musisi Heal Sumatra" Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Padang Pariaman

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,277)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,472)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,110)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,752)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,729)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,075)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,131)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,584)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,532)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,582)

Berita Lainnya

Sekretariat Jenderal DPD RI Raih JDIHN Award Tahun 2023

Sekretariat Jenderal DPD RI Raih JDIHN Award Tahun 2023

Jumat, 13/10/23 | 14:08 WIB
20

Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal DPD RI Oni Choiruddin didampingi oleh Kepala Pusat Perancangan dan Kajian Kebijakan Hukum Sekretariat Jenderal DPD...

Senator Emma Yohanna Kirim Relawan Kesehatan STIKES YPAK Padang ke Lokasi Gempa Pasbar

Senator Emma Yohanna Kirim Relawan Kesehatan STIKES YPAK Padang ke Lokasi Gempa Pasbar

Selasa, 01/3/22 | 03:17 WIB
51

Anggota DPD RI Hj Emma Yohanna kembali mengirim relawan kesehatan dari STIKES Yayasan Pendidikan Amanah Kesehatan (YPAK) Padang, ke lokasi...

Nevi Zuairina Curhat, Sejak Menikah Sudah Biasa Ditinggal Bapak

Nevi Zuairina Curhat, Sejak Menikah Sudah Biasa Ditinggal Bapak

Jumat, 15/1/21 | 17:29 WIB
272

PADANG, AmanMakmur.com ---Sudah terbiasa sering ditinggal pergi itulah curhatan istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Nevi Zuairina di hadapan Pemred dan...

Ketua DPD RI Dukung Petani Milenial Petakan Produk dan Buka Pasar  

Ketua DPD RI Dukung Petani Milenial Petakan Produk dan Buka Pasar  

Senin, 19/12/22 | 18:15 WIB
16

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.