• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Anas Malik Membangun Prilaku Masyarakat Piaman

Minggu, 06/4/25 | 15:12 WIB
in Opini
0
Mantan Bupati Padang Pariaman Anas Malik (kanan) bersama tokoh masyarakat Padang Pariaman. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

TIGA puluh lima tahun lalu, periode pemerintahan 1980-1990, Bupati Padang Pariaman, Anas Malik telah mencanangkan pembangunan perilaku masyarakat. Prilaku identik dengan mentalitas. Merubah cara-cara hidup manja dan malas, menjadi pekerja keras dan kreatif. Agaknya, dampaknya bisa dilihat sekarang. Di tengah kemajuan yang pesat, masyarakat Padang Pariaman tidak ketinggalan dalam berbagai bidang.

Mengapa harus perilaku yang dibangun? Ketika itu, Anas Malik yang mantan Kapendam V Jakarta Raya itu, melihat ada yang tak “beres” ditengah masyarakat, kaum laki-laki — terutama — terlalu lama dan banyak menghabiskan waktu duduk di lepau (warung), mengopi misalnya, habis kopi tambah kopi, serta main domino, sampai tak mengenal waktu.

LihatJuga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Selasa, 12/5/26 | 19:54 WIB
19
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Jumat, 08/5/26 | 20:35 WIB
21
Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Selasa, 05/5/26 | 07:22 WIB
33

Sementara di sisi lain, banyak sawah-sawah dibiarkan terlantar, lahan pekarangan dibiarkan tak terurus, mata pencarian lain juga pada macet, artinya karena duduk-duduk di lepau, banyak waktu yang dibiarkan habis mubazir. Inilah yang “ditumpas” Bupati Anas Malik lewat program pembangunan prilaku di Padang Pariaman — lebih dikenal dengan sebutan Piaman –.

Pembangunan perilaku yang dicanangkan Anas Malik, lebih menekankan bahwa, tangan-tangan orang Pariaman harus terampil, dadanya harus berzikir, dan kepala orang Pariaman harus berfikir. Maka, Bupati Anas Malik pun menggelindingkan solusi diri melawan hidup manja, malas dan miskin.

Maka digerakkanlah program padat karya. Yakni, kegiatan pemberdayaan masyarakat desa dan nagari, khususnya yang miskin dan marginal yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja dan teknologi lokal. Sasarannya untuk memberikan tambahan upah, pendapatan, meningkatkan daya beli serta mengurangi kemiskinan.

Program padat karya, dimulai dengan membuat ribuan kilometer bandar irigasi pertanian, terutama pada areal sawah terlantar. Melibatkan ratusan, bahkan ribuan tenaga kerja. Sasarannya agar areal persawahan di Padang Pariaman yang sebagaian besar tadah hujan bisa berproduksi.

Kegiatan kegiatan padat karya pembangunan irigasi pertanian itu, juga sejalan dengan program Minapadi. Yaitu, budidaya ikan dan padi yang dilakukan secara bersamaan di lahan sawah yang sama. Minapadi merupakan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah. Mencegah alih fungsi lahan pangan menjadi lahan non pangan, serta untuk meningkatkan pendapatan petani.

Sejalan dengan program padat karya, mina padi, juga dibumikan diseantero Padang Pariaman tanaman Garda Minggu atau lebih populer dengan Kapulaga. Rempah ajaib dengan segudang manfaat kesehatan dianjurkan Bupati Anas Malik untuk menjadi tanaman di peladangan hingga pekarangan. Ketika itu, kapulaga menjadi tanaman bernilai eksport ke India. Maka, tak ayal, mampu menambah pundi-pundi keuangan masyarakat Padang Pariaman.

Sisi lain, yang juga digerakkan dalam merubah prilaku masyarakat, dengan program ikan larangan. Sebagian besar sungai di Padang Pariaman ditebarkan ribuan jenis ikan. Dengan catatan baru bisa dipanen, setelah ada kesepakatan tokoh masyarakat. Artinya, tidak bisa dipancing semaunya masyarakat. Hasil ikan larangan menjadi kas untuk memperkuat ekonomi desa dan nagari. Sebuah kondisi yang fenomenal pun terjadi di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, lewat prakarsa Ketua KUD Dwi Sri, Haji Sidi Zakarya, ikan larangan bertaburan sepanjang aliran talibandar yang mengalir deras di Sungai Sariak, dengan hasil yang luar biasa.

Bertepatan dengan ikan larangan di Sungai Sariak, Bupati Anas Malik juga mendorong kehadiran koperasi “Simpanan Bajapuik” yang diprakarsai KUD Dwi Sri. Gerakkan koperasi ini– semacam bajulo-julo– itu luarbiasa, berhasil membangkitkan ekonomi warga. Bupati Anas Malik pun, mensosialisasikan diseluruh kabupaten Padang Pariaman; maka, Padang Pariaman pun dianugerahkan sebagai kabupaten koperasi. Ditandai terpilihnya Haji Sidi Zakarya jadi Direktur Utama Puskud Sumbar, dan berdirinya Akademi Koperasi Sumbar yang digagas Bupati Anas Malik.

Jika tidak ada Gerakan perubahan perilaku tersebut, agaknya lambat juga tersadari. Sementara, kini, Padang Pariaman, dengan jalan tol dan kehadiran bandara, adalah daerah strategis dan terbuka bagi siapapun yang kreatif dan sadar akan kesempatan. Semangat perubahan perilaku, mesti terus disadari agar tetap relevan dengan zaman. Tidak pernah ketinggalan.

Demikianlah, sebuah refleksi, catatan dari strategi pembangunan prilaku, yang dilakukan Bupati Anas Malik, dalam menggerakkan perekonomian di Padang Pariaman. “Bila, untuk membangun jalan, jembatan maupun gedung sekolah bisa dengan mudah kita lakukan, tapi untuk membangun prilaku dan sikap mental masyarakat, merubah dari pemalas dan manja menjadi produktif dan kreatif, perlu waktu,” ujar Anas Malik suatu ketika.*)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
Post Views: 369
ShareSendShare
Previous Post

Menteri PU Dody Pastikan Kesiapan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

Next Post

“The End of Our Ramadhan Journey”: Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena-West Sumatra, Indonesian Creator of AI Era, FSM, Literacy Flames Community-West Sumatra, ACC SHILA)

Next Post
“The End of Our Ramadhan Journey”: Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena-West Sumatra, Indonesian Creator of AI Era, FSM, Literacy Flames Community-West Sumatra, ACC SHILA)

"The End of Our Ramadhan Journey": Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena-West Sumatra, Indonesian Creator of AI Era, FSM, Literacy Flames Community-West Sumatra, ACC SHILA)

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,183)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,382)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,020)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,666)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,647)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,965)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,066)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,498)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,433)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,507)

Berita Lainnya

Berkat Perjuangan Nevi Zuairina, Keinginan Masyarakat Bubusan Bangun Embung Jadi Kenyataan

Berkat Perjuangan Nevi Zuairina, Keinginan Masyarakat Bubusan Bangun Embung Jadi Kenyataan

Senin, 10/5/21 | 08:53 WIB
60

PASAMAN, AmanMakmur.com ---Anggota DPR RI asal Sumbar II, Hj Nevi Zuairina menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat dan daerah agar...

Tak Lolos Pemilu 2024, Gabungan 16 Parpol Mengadu ke Ketua DPD RI

Tak Lolos Pemilu 2024, Gabungan 16 Parpol Mengadu ke Ketua DPD RI

Sabtu, 17/9/22 | 04:50 WIB
14

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima sejumlah Ketua dan pengurus Partai Politik yang tak lolos sebagai peserta Pemilu...

Nevi Zuairina Lakukan Kunjungan Literasi ke Rumah Peradaban Al Fatih Pasaman Barat

Nevi Zuairina Lakukan Kunjungan Literasi ke Rumah Peradaban Al Fatih Pasaman Barat

Jumat, 20/1/23 | 07:42 WIB
12

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat Hj Nevi Zuairina melakukan kunjungan literasi ke Rumah Peradaban di lembaga pendidikan Al Fatih...

Surat Terbuka untuk Menaker RI dari Presiden Internasional ACIKITA: Setop Pengiriman Anak Bangsa Jadi Tenaga Buruh Kasar dan Kuli ke Jepang

Surat Terbuka untuk Menaker RI dari Presiden Internasional ACIKITA: Setop Pengiriman Anak Bangsa Jadi Tenaga Buruh Kasar dan Kuli ke Jepang

Selasa, 02/7/24 | 12:59 WIB
102

Jumiarti Agus, Presiden Internasional ACIKITA, dan Alumni Tokyo Institute of Technology. (Foto : Dok) Surat Terbuka untuk Menteri Tenaga Kerja...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.