• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Rangkul Karang Taruna dan PKK, GKR Hemas: Budaya Istimewa Yogyakarta Sebagai Solusi “Mental Health” Remaja Indonesia

Jumat, 31/1/25 | 20:39 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, memberikan sambutan pada acara Focus Group Discussion (FGD). (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur —Isu kesehatan mental remaja pada tahun 2025 diprediksi akan tetap menjadi isu yang perlu mendapat perhatian khusus, berbagai survei dan penelitian menunjukkan masih tingginya tingkat masalah kesehatan mental pada berbagai rentang usia remaja di Indonesia. Berbagai faktor seperti keluarga dan lingkungan menjadi latar belakangnya.

Untuk mengatasi masalah kesehatan mental remaja, diperlukan upaya dan program pengendalian laju prevalensi seperti meruntuhkan stigma, menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan edukasi tentang bagaimana cara mencari pertolongan profesional dan memberikan dukungan dan penanganan yang tepat di lingkungan.

Keistimewaan Budaya Yogyakarta merupakan bagian integral dari identitas budaya dan sistem pemerintahan di Indonesia. Keistimewaan budaya ini menjadi nilai penting pada lingkungan remaja dan sebagian besar dapat ditanamkan pada koridor pendidikan. Budaya menjadi sarana memelihara dan mengembangkan nilai-nilai sosial yang berlandaskan pada tatanan interaksi dan tradisi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

LihatJuga

Bupati Agam Benni Warlis Hadiri Fun Walk dan Donor Darah HUT DPD Perbarindo

Bupati Agam Benni Warlis Hadiri Fun Walk dan Donor Darah HUT DPD Perbarindo

Minggu, 24/5/26 | 23:04 WIB
6
Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Minggu, 24/5/26 | 14:17 WIB
48
Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Minggu, 24/5/26 | 09:20 WIB
9

Mendukung hal ini, Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menginisiasi pertemuan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Realisasi Pendidikan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta”, yang dilaksanakan, Jumat, 24 Januari 2025 lalu bertempat di Ruang Serbaguna Lt. 1 Kantor DPD RI DIY.

Acara ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinas Dikpora DIY).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Parampara Praja Daerah Istimewa Yogyakarta, Paniradya Kaistimewan, Dinas Kebudayaan DIY, Akademisi, Dewan Pendidikan DIY, Balai Bahasa DIY, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) DIY, dan Karang Taruna DIY.

“Internalisasi nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta di6 sekolah diharapkan mampu mengajarkan budaya Yogyakarta. Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan bisa menjadikan ini sebagai bagian dari kurikulum untuk membentuk peserta didik,” kata GKR Hemas, melalui keterangan persnya Jumat (31/1/2025).

“Saya ingin anak-anak kita memiliki kesadaran budaya dan karakter yang kuat, serta memahami nilai-nilai moral, sosial, dan etika yang menjadi ciri khas masyarakat Yogyakarta,” tambahnya.

Menurut GKR Hemas, PKK adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

“PKK DIY sebagai organisasi yang paling dekat dengan keluarga selalu berperan aktif di masyarakat. Berbagai program seperti pengelolaan lingkungan, berbagai pendampingan keluarga sampai dengan tingkat dasa wisma juga terus dilakukan oleh PKK DIY,” ucapnya.

Kemudian, Karang Taruna menjadi ujung tombak dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial remaja di berbagai tingkat kelompok masyarakat. “Karang Taruna DIY secara konsisten menunjukkan kontribusinya di masyarakat melalui berbagai kegiatan unggulan seperti Pekan Inovasi Sosial, pelatihan dan juga kegiatan nyata lainnya,” terang GKR Hemas.

Sebagai Senator dari daerah pilihan DIY, GKR Hemas menyampaikan bahwa  beliau selalu memprioritaskan kepentingan daerah dan masyarakat DIY. Yogyakarta, sebagai “Kota Budaya” dan “Kota Pelajar,”memiliki berbagai keistimewaan yang menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk dijaga dan diperjuangkan.

“Status pengakuan daerah yang bersifat istimewa yakni pasal 18 B Ayat (1) UUD 1945 bahwa Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY memberikan otonomi khusus dalam tata kelola pemerintahan dan pelestarian budaya. Penting untuk memastikan implementasi undang-undang ini tetap berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dua Senator lainnya yakni Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM. dan R.A. Yasinta Sekarwangi Mega juga turut mendampingi Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas. “Basis dari Provinsi DIY ialah keistimewaan. Saya mengajak warga DIY untuk semakin istimewa. Kita harus punya komitmen untuk mempertahankan hal ini,” jelas Senator Ahmad Syauqi Soeratno.

Senada dengan hal ini, Senator Yasinta Sekarwangi Mega mengapresiasi gerakan anak-anak muda untuk terus melestarikan kebudayaan dan keistimewaan. “Penguatan kurikulum bisa menjadi langkah yang tepat untuk merealisasikan pendidikan keistimewaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kadisdikpora DIY Suhirman melaporkan bahwa  salah satu tindak lanjut yang dilakukan Dikpora adalah dengan evaluasi terhadap penerapan Pendidikan Berbasis Budaya di sekolah utamanya dalam mengimplementasikan dan menekankan pemahaman keistimewaan Yogyakarta kepada Peserta Didik.

Dinas Dikpora DIY bersama Dewan Pendidikan DIY mengembangkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) sebagai bagian dari Pendidikan Berbasis Budaya serta sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta di satuan pendidikan.

FGD kali ini menghasilkan beberapa poin penting salah satunya yakni rekomendasi DPD RI DIY untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder, baik perguruan tinggi, karang taruna, maupun keluarga melalui PKK untuk menyusun Modul dan Kurikulum Keistimewaan.

Diperlukan juga digitalisasi materi kurikulum maupun modul untuk disebarluaskan ke generasi muda. Materi ini di dalamnya memuat sejarah, latar belakang, dan pelaksanaan implementasi Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta dalam kehidupan sehari-hari.

“Apabila dibutuhkan membentuk Tim Perumus untuk merumuskan konsep realisasi pendidikan keistimewaan Yogyakarta dan melibatkan beberapa pihak salah satunya anak-anak muda,” pungkas GKR Hemas.

(Rel/dpd)

Post Views: 113
ShareSendShare
Previous Post

Membanggakan Limapuluh Kota, Kampuang Sarugo Raih Penghargaan Internasional

Next Post

Bersama Dubes Rusia, Sultan Sepakati Pelaksanaan Forum Parlemen BRICS+

Next Post
Bersama Dubes Rusia, Sultan Sepakati Pelaksanaan Forum Parlemen BRICS+

Bersama Dubes Rusia, Sultan Sepakati Pelaksanaan Forum Parlemen BRICS+

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,184)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,382)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,023)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,666)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,648)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,965)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,067)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,499)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,434)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,507)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI LaNyalla ke Sulsel Seperti Pulang ke Rumah Sendiri

Ketua DPD RI LaNyalla ke Sulsel Seperti Pulang ke Rumah Sendiri

Jumat, 28/5/21 | 03:08 WIB
5

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama sejumlah senator menghadiri jamuan makan malam Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman...

Soroti Perppu Cipta Kerja, Senator Filep Nilai Pemerintah Pusat Amputasi Otonomi Daerah

Soroti Perppu Cipta Kerja, Senator Filep Nilai Pemerintah Pusat Amputasi Otonomi Daerah

Jumat, 10/2/23 | 19:34 WIB
16

Senator Filep Wamafma asal Papua Barat. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Kehadiran UU Cipta Kerja menjadikan Otonomi Daerah (Otda)...

Motivasi Siswa Jadi Orang Sukses, Rahmat Saleh Gagas Program Sumbar Cerdas “HRS Goes to School”

Motivasi Siswa Jadi Orang Sukses, Rahmat Saleh Gagas Program Sumbar Cerdas “HRS Goes to School”

Rabu, 24/5/23 | 13:17 WIB
6

Anggota DPRD Sumbar H Rahmat Saleh (HRS). (Foto : adr) SOLOK SELATAN, AmanMakmur ---Dalam upaya memajukan pendidikan di Sumbar, Anggota...

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Harap TP PKK Jorong Jadi Ujung Tombak Pencegahan Stunting

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Harap TP PKK Jorong Jadi Ujung Tombak Pencegahan Stunting

Kamis, 04/7/24 | 18:08 WIB
9

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir berfoto bersama dengan ibu-ibu TP PKK Jorong. (Foto : Alex) SIJUNJUNG, AmanMakmur--- Pemerintah Kabupaten Sijunjung...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.