• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pemerintah akan Ubah Subsidi BBM ke BLT, Sultan Khawatirkan Dampaknya pada Kelas Menengah

Senin, 04/11/24 | 17:18 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur —Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin mengaku khawatir dengan wacana pemerintah mengubah subsidi BBM menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan energi melalui BBM memiliki dampak yang luar biasa terhadap perekonomian nasional. Terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat kelas menengah yang saat ini sedang mengalami trend penurunan pendapatan.

“Kami harap pemerintah dapat mengkaji secara menyeluruh terkait dampak penghapusan subsidi BBM ini. Karena yang paling merasakan dampaknya adalah kelas menengah”, ujar Sultan melalui keterangan resminya, Senin (4/11/2024).

LihatJuga

Rakor Bersama Mendagri, Bupati Eka Putra Paparkan Kondisi Terkini Pascabencana di Tanah Datar

Rakor Bersama Mendagri, Bupati Eka Putra Paparkan Kondisi Terkini Pascabencana di Tanah Datar

Jumat, 09/1/26 | 21:12 WIB
4
Korpri Pemkab Sleman Bantu Rp100 Juta Korban Bencana Kabupaten Agam

Korpri Pemkab Sleman Bantu Rp100 Juta Korban Bencana Kabupaten Agam

Jumat, 09/1/26 | 20:59 WIB
2
Komandan Yonif 305 Kostrad Laksanakan Tradisi Masuk Satuan di Lembah Pasir Ipis

Komandan Yonif 305 Kostrad Laksanakan Tradisi Masuk Satuan di Lembah Pasir Ipis

Jumat, 09/1/26 | 20:45 WIB
2

Sultan mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan trend penurunan pendapatan kelas menengah dan PHK saat ini. Kelas menengah memiliki kontribusi yang besar dalam struktur pertumbuhan ekonomi nasional.

“Menghapus subsidi BBM akan mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Kami minta pemerintah tidak mengabaikan keberadaan kelas menengah yang selama ini tidak berhak dan tidak tersentuh BLT pemerintah “, tegasnya.

Mantan Ketua HIPMI Bengkulu itu justru mengulkan agar sebaik pemerintah menaikan pajak kendaraan bermotor daripada menghapus subsidi BBM. Pajak kendaraan bermotor perlu dihitung dengan pendekatan yang lebih ketat, dengan memasukkan variabel tingkat emisi karbon yang dihasilkan, selain harga dan bobot kendaraan sebagai basis perhitungan pajak kendaraan.

“Sebaiknya pemerintah fokus melakukan terobosan peningkatan ratio pajak. Salah satunya dengan menaikan pajak kendaraan pribadi dengan harga dan tingkat emisi tertentu”, usulnya.

Sultan mengungkapkan bahwa potensi pajak kendaraan bermotor kita masih sangat besar untuk ditingkatkan oleh pemerintah. Lebih dari 40 persen kendaraan bermotor tidak membayar pajak.

Lebih lanjut Ketua DPD RI ke-6 itu mendorong agar pemerintah mempercepat dan memperluas kebijakan transisi energi pada kendaraan. Selain itu, pembaharuan data dan penggunaan teknologi sistem distribusi BBM bersubsidi kita belum begitu presisi.

“Subsidi dan BLT akan selalu menemui persoalan atau setidaknya dianggap salah sasaran, karena kita belum memiliki basis data yang valid dan sistem distribusi yang kurang presisi”, tutupnya.

Rencana pemerintah untuk mengubah skema penyaluran subsidi energi, khususnya untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari subsidi berbasis pada produk menjadi subsidi langsung berupa transfer tunai kepada masyarakat atau BLT semakin dekat untuk direalisasikan.

 

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Filep Wamafma Apresiasi Program Beasiswa PIP dan KIP Kuliah Kemendikbud

Next Post

Festival Nan Jombang Tgl3 Tampilkan Seni Tradisi dan Baca Puisi

Next Post
Festival Nan Jombang Tgl3 Tampilkan Seni Tradisi dan Baca Puisi

Festival Nan Jombang Tgl3 Tampilkan Seni Tradisi dan Baca Puisi

Berita Lainnya

DPD RI Bertemu DPP Partai Demokrat Bahas Persoalan Ketatanegaraan

DPD RI Bertemu DPP Partai Demokrat Bahas Persoalan Ketatanegaraan

Kamis, 25/11/21 | 13:29 WIB
13

Kelompok DPD RI di MPR dan DPP Partai Demokrat lakukan diskusi politik terkait Amandemen UUD 1945. (Foto : dpd) JAKARTA,...

Ibu-ibu KWT Bengke Sakato Sungai Sariak Dilatih Tim PKM UM Sumbar Buat Nata De Coco

Ibu-ibu KWT Bengke Sakato Sungai Sariak Dilatih Tim PKM UM Sumbar Buat Nata De Coco

Rabu, 06/7/22 | 12:22 WIB
21

Ibu-ibu KWT Bengke Sakato sedang praktek pembuatan nata de coco. (Foto : Ika) PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com --Memaksimal hasil olahan dari...

Bagian Pemberitaan dan Media Setjen DPD RI Gelar Pelatihan Jurnalistik ke Kantor Daerah

Bagian Pemberitaan dan Media Setjen DPD RI Gelar Pelatihan Jurnalistik ke Kantor Daerah

Kamis, 10/3/22 | 16:43 WIB
5

Rapat konsolidasi dan koordinasi dalam rangka penguatan fungsi publikasi pemberitaan DPD RI. (Foto : dpd) BANTEN, AmanMakmur.com --- Bagian Pemberitaan...

Jadi Anggota Pansus UU Cipta Kerja, Ini Target Senator Fernando Sinaga

Jadi Anggota Pansus UU Cipta Kerja, Ini Target Senator Fernando Sinaga

Senin, 17/1/22 | 09:09 WIB
18

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Fernando Sinaga. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Rapat Pleno Komite I DPD RI yang...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.