
PADANG, AmanMakmur —Kementerian PUPR mengerahkan alat-alat berat untuk membantu penanganan darurat bencana banjir lahar dingin di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.
Pengerahan alat berat berupa 13 unit excavator dari PUPR SDA Sumatera 5 dan PUPR Jalan Sumbar difokuskan untuk membersihkan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi serta membuka jalan akses untuk menyalurkan bantuan dan logistik.

Untuk penanganan jalan di Lembah Anai yang mengalami longsor akan dikerahkan 1.000 – 1.500 unit bronjong dan 1 unit alat berat. Tim tanggap darurat PUPR Permukiman Sumbar terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memonitor kondisi terkini dan mengantisipasi kebutuhan sarana dan prasarana.
Hasil monitoring kondisi jalan nasional di kedua kabupaten menunjukkan ruas batas Kota Padang Panjang–Sicincin, tepatnya di KM 62+000 – KM 67+600 amblas.
Kerusakan juga terjadi pada Jembatan Margayasa A, Jembatan Margayasa B, dan Jembatan Pincuran Batung.

Banjir pada Sabtu 11 Mei 2024 lalu terjadi akibat intensitas hujan tinggi di kawasan Gunung Marapi yang menyebabkan 4 sungai di bagian hilir meluap.
Kementerian PUPR telah memasang rambu peringatan genangan banjir dan membuat posko siaga tanggap bencana.
Saat ini masih dilakukan penanganan darurat terhadap jalan putus/amblas/longsor.
(Rel/pupr)











