• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

SBY Simak Twit Denny Indrayana Soal Sistem Pemilu Jelang Putusan MK

Senin, 29/5/23 | 11:57 WIB
in Berita
0
Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto : Dok)

JAKARTA, AmanMakmur —Buncah twit di-share Prof Denny Indrayana soal sistem pemilu berganti dari Proporsional Terbuka menjadi Proporsional Tertutup, pilih partai. Sementara itu, Mahkamah Konstitusi (MK) RI punya tiga tahapan lagi yaitu kesimpulan para pihak, Rapat Majelis MK RI dan Putusan MK RI.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Imelda Sari men-share sikap Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang itu.

“Pak SBY sangat atensi sekali terkait twit Pak Denny Indrayana. Banyak informasi penting yang disampaikan dari twit Pak SBY,” ujar Imelda Sari, Minggu (28/5/2033). Twit Pak SBY atas twit Prof Denny Indrayana, kata Imelda, menarik dan sarat pencerahan tehadap pendidikan politik anak bangsa.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
5
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Ada 14 twit Pak SBY, baik tentang sikap pribadi, maupun Partai Demokrat,” ujar Imelda Sari.

Menarik yang disampaikan Prof Denny Indrayana melalui twitnya tentang informasi bakal ditetapkannya Sistem Proporsional Tertutup oleh MK dalam Pemilu 2024.

“Juga menarik, mengait PK Moeldoko di MA yang digambarkan Partai Demokrat sangat mungkin diambil alih Moeldoko,” ujar SBY.

Kata SBY di twitnya, Prof Denny Indrayana adalah mantan Wamenkumham dan ahli hukum yang kredibel.

“Karenanya, saya tergerak berikan tanggapan tentang sistem pemilu yang akan diputus MK, dan PK Moeldoko di MA yang ramai diisukan Partai Demokrat bakal dikalahkan dan diambil alih oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko. Itu twit bapak langsung karena diakhir twit ada tulisan SBY,” ujar Imelda Sari.

Jika yang disampaikan Prof Denny Indrayana, kata SBY di twitnya ‘reliable’, bahwa MK akan menetapkan sistem Proporsional Tertutup, dan bukan sistem Proporsional Terbuka seperti yang berlaku saat ini.

“Ini akan menjadi isu besar dalam dunia politik di Indonesia,” ujar SBY.

Kata SBY lagi, disampaikan Imelda Sari, ada 3 hal yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan sistem pemilu yang hendak diputuskan MK.

“Mungkin ini juga pertanyaan mayoritas rakyat Indonesia dan mayoritas partai-partai politik. Saya pikir para pemerhati pemilu dan demokrasi juga memiliki kepedulian yang sama,” ujar SBY.

Pertanyaan pertama kepada MK, apakah ada kegentingan dan kedaruratan sehingga sistem pemilu diganti ketika proses pemilu sudah dimulai?

“Ingat, DCS (Daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan kepada KPU. Pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan ‘chaos’ politik,” ujar SBY.

Pertanyaan kedua kepada MK, benarkah UU Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi?

“Sesuai konstitusi, domain dan wewenang MK adalah menilai apakah sebuah UU bertentangan dengan konstitusi, dan bukan menetapkan UU mana yg paling tepat, sistem Pemilu Tertutup atau Terbuka?” ujar twit SBY lagi.

Kalau MK tidak memiliki argumentasi kuat bahwa sistem Proporsoonal Terbuka bertentangan dengan konstitusi sehingga diganti menjadi Proporsional Tertutup, mayoritas rakyat akan sulit menerimanya.

“Ingat, semua lembaga negara termasuk Presiden, DPR dan MK harus sama-sama akuntabel di hadapan rakyat,” ujar SBY.

Ketiga, kata SBY di twitnya, sesungguhnya penetapan UU tentang sistem pemilu berada di tangan Presiden dan DPR, bukan di tangan MK. Mestinya Presiden dan DPR punya suara tentang hal ini.

“Mayoritas partai politik telah sampaikan sikap menolak pengubahan sistem terbuka menjadi tertutup. Ini mesti didengar,” ujar SBY.

Menurut SBY, kata Imelda lagi, dalam menyusun DCS, parpol dan caleg berasumsi sistem pemilu tidak diubah, tetap sistem terbuka.

“Kalau di tengah jalan diubah oleh MK, menjadi persoalan serius. KPU dan parpol harus siap kelola ‘krisis’ ini. Semoga tidak ganggu pelaksanaan Pemilu 2024. Kasihan rakyat,” ujar SBY.

Pandangan SBY, untuk Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem Proporsional Terbuka. Setelah Pemilu 2024, Presiden dan DPR duduk bersama untuk menelaah sistem pemilu yang berlaku, untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yang lebih baik.

“Dengarkan pula suara rakyat,” ujar SBY.

Terkait PK Moeldoko di MA, tadi malam saya terima telepon dari mantan menteri yang sampaikan pesan politisi senior (bukan Partai Demokrat) berkaitan PK Moeldoko ini.

“Pesan seperti ini juga kerap saya terima. Jangan-jangan ini serius bahwa Demokrat akan diambil alih,” ujar SBY.

Berdasarkan akal sehat, sulit diterima PK Moeldoko dikabulkan MA karena sudah 16 kali pihak KSP Moeldoko kalah di pengadilan. Kalau ini terjadi, info adanya tangan-tangan politik untuk ganggu Demokrat agar tak bisa ikuti Pemilu 2024 barangkali benar. Ini berita yang sangat buruk,” ujarnya.

Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Presiden RI ke 6 ini berharap pemegang kekuasaan (politik dan hukum) tetap amanah, tegakkan kebenaran dan keadilan.

“Indonesia bukan negara ‘predator’ (yang kuat memangsa yang lemah) serta tak anut hukum rimba yang kuat menang, yang lemah selalu kalah,” ujar SBY.

Kepada kader Partai Demokrat di seluruh Tanah Air, agar mengikuti perkembangan PK Moeldoko ini sambil memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt. Ikuti petunjuk Ketua Umum.

“Jika keadilan tak datang, kita berhak memperjuangkannya secara damai dan konstitusional,” ujar SBY.

(Rel/adr)

Post Views: 577
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Minta RUU Perkoperasian Mampu Urai Masalah Mendasar Koperasi

Next Post

Peringati HLUN 2023, Sultan Minta Besaran Insentif BLT untuk Lansia Ditingkatkan

Next Post
Sultan B Najamudin Minta Guru Honorer Senior Diangkat Jadi ASN Tanpa Tes

Peringati HLUN 2023, Sultan Minta Besaran Insentif BLT untuk Lansia Ditingkatkan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,191)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,387)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,029)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,676)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,656)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,971)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,073)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,508)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,443)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,511)

Berita Lainnya

Di Tengah Ketidakpastian Dana, Budi Syukur: 57 Atlet PASI Sumbar Siap Ikuti Kejurnas Pra PON di Solo

Di Tengah Ketidakpastian Dana, Budi Syukur: 57 Atlet PASI Sumbar Siap Ikuti Kejurnas Pra PON di Solo

Jumat, 16/6/23 | 00:52 WIB
36

Sengaja Budi Syukur, Ketua Pengprov PASI Sumbar. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur --- Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar kirim...

Kasus Hepatitis Akut Meluas, Sylviana Murni: Segera Buat Langkah Mitigasi

Kasus Hepatitis Akut Meluas, Sylviana Murni: Segera Buat Langkah Mitigasi

Senin, 23/5/22 | 17:15 WIB
28

Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Kasus Hepatitis akut tengah meluas di tengah masyarakat...

Habib Banua Ingatkan Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi di Papua Bisa Pula Terjadi di Kalsel

Habib Banua Ingatkan Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi di Papua Bisa Pula Terjadi di Kalsel

Sabtu, 17/6/23 | 14:49 WIB
5

Wakil Ketua Komite I DPD RI asal Kalimantan Selatan Dr H Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim, yang akrab dengan sebutan Habib...

Menteri PU Dody Ajak Kepala Daerah Perkuat Koordinasi Pembangunan

Menteri PU Dody Ajak Kepala Daerah Perkuat Koordinasi Pembangunan

Jumat, 21/2/25 | 12:11 WIB
18

Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo hadiri pelantikan Kepala Daerah Serentak di Istana Negara. (Foto : pu) JAKARTA, AmanMakmur ---Menteri...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.