• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Wamafma Tekankan Urgensi Daerah Kepulauan Sebagai Benteng NKRI

Minggu, 04/12/22 | 00:32 WIB
in Berita
0
Senator Papua Barat Dr Filep Wamafma jadi pembicara di dalam Working Group Discussion Forum Daerah Kepulauan. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —- Senator Papua Barat Dr Filep Wamafma menekankan pentingnya eksistensi daerah kepulauan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, daerah kepulauan merupakan roh sekaligus benteng yang menjaga dan menopang keutuhan NKRI.

Hal itu disampaikannya dalam Working Group Discussion Forum Daerah Kepulauan dengan tema ‘Daerah Kepulauan dan Upaya Percepatan Pembangunan Daerah Kepulauan’ yang diselenggarakan oleh PT Tempo Inti Media Tbk di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Kamis, 1 Desember 2022 lalu.

“Kalau kita bicara tentang daerah kepulauan, maka eksistensinya sudah sangat jelas ditegaskan oleh konstitusi. Pasal 25A UUD 1945 menegaskan bahwa NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara, dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan UU,” ungkap Filep.

LihatJuga

Bangun Sinergi di Bidang Keamanan dan Keselamatan, KAI Divre II Sumbar Sambangi Kodam XX/TIB

Bangun Sinergi di Bidang Keamanan dan Keselamatan, KAI Divre II Sumbar Sambangi Kodam XX/TIB

Jumat, 23/10/26 | 11:12 WIB
2
Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

Jumat, 23/10/26 | 11:06 WIB
6
Muhammadiyah Gandeng PT Petrokimia Gresik Buka Usaha Produksi Pupuk Petrogranik

Muhammadiyah Gandeng PT Petrokimia Gresik Buka Usaha Produksi Pupuk Petrogranik

Jumat, 23/10/26 | 10:57 WIB
8

“Tentu saja konstitusi tidak sekedar mengatur hal tersebut sebagai utopia, melainkan karena memang nusantara ini terdiri dari 17.000 pulau, dimana 60% penduduk Indonesia tinggal di wilayah pesisir. Jadi secara yuridis, konsep daerah kepulauan merupakan amanat Konstitusi”, kata Filep menambahkan.

Pada kegiatan ini, Filep Wamafma diundang secara khusus sebagai salah satu panelis dalam diskusi yang dihadiri oleh Menteri PPN/Bappenas RI Suharso Monoarfa, Wakil Ketua DPD RI, pejabat Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan 8 Provinsi serta kabupaten kepulauan.

Lebih lanjut, penulis buku Filsafat Otonomi Khusus ini pun menuturkan bahwa dasar yuridis di atas juga diperkuat oleh dasar filosofis dan sosiologis. Ia menjelaskan, secara filosofis, terdapat konsep archipelago yakni konsep yang diungkap dalam Konvensi Hukum Laut 1982.

Selain itu, lanjut Filep, Deklarasi Djuanda 1957 juga telah menegaskan filosofi ini dengan mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki corak tersendiri. Wilayah laut di kepulauan nusantara merupakan kedaulatan mutlak Indonesia.

“Pada kenyataan secara sosiologis, pembangunan di Indonesia bernuansa alas kontinental, dimana perhitungan DAU dan DAK berfokus pada luas daratan dan jumlah penduduk. Hal ini boleh jadi menyebabkan ada kesenjangan antara pembangunan di wilayah kepulauan dan di wilayah daratan,” terangnya.

“Tidak hanya itu. Pola alas kontinental itu menyebabkan wilayah kepulauan seolah terisolir, minim infrastruktur, kesulitan komunikasi, dan jarang menjadi fokus pengembangan. Inilah yang mendorong saya untuk meminta pengesahan RUU Daerah Kepulauan”, ungkap Filep.

Oleh sebab itu, selama ini Senator Filep Wamafma mendorong RUU Daerah Kepulauan yang sudah masuk prolegnas dan menjadi hak inisiatif DPD RI ini agar dapat segera disahkan. Hal itu mengingat daerah kepulauan harus diperlakukan secara adil sebagaimana daerah-daerah lain.

“Belum lagi jika kita kaitkan dengan pulau-pulau terluar yang menjadi front defence NKRI. Misalnya Pulau Fani di Papua Barat, atau Pulau Liki, Miossu, Habe di Papua. Pulau-pulau terluar itu sangat kaya lautnya. Namun bagaimana prospek pembangunannya? Menurut saya, seharusnya sebagai batas terluar, pulau-pulau tersebut diperhatikan secara menyeluruh termasuk dengan menerapkan pola pembangunan modern,” ujar Filep.

Wakil Ketua Komite I DPD RI ini berharap pemerintah dapat memperhatikan aspirasi daerah kepulauan ini, agar roh ke-Indonesia-an dapat terwujud sepenuhnya.

“Kita negara maritim, berbasis pulau-pulau. Inilah rohnya. Semua daerah kepulauan seharusnya menjadi pokok pembangunan. Aspirasi ini harus didengar pemerintah supaya jangan sampai daerah-daerah kepulauan dianaktirikan,” katanya.

“Kalaupun ada hambatan terkait tumpang tindih aturan, saya pikir semua bisa diselesaikan dengan mereview-nya antarlembaga dan kementerian. Semua bisa dilakukan, asal dengan niat tegas untuk memajukan daerah kepulauan”, tegas Filep dalam keterangannya.

(Rel/dpd)

Views: 356
ShareSendShare
Previous Post

Kepercayaan Publik ke Polri Mulai Membaik, LaNyalla Minta Kapolri Jangan Kendor Bersih-bersih

Next Post

SMKN 8 Padang Tampil di Babak Final Nasional Daihatsu SMK Skill Contest

Next Post
SMKN 8 Padang Tampil di Babak Final Nasional Daihatsu SMK Skill Contest

SMKN 8 Padang Tampil di Babak Final Nasional Daihatsu SMK Skill Contest

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,431)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,624)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,257)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,913)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,867)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,248)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,272)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,729)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,701)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,709)

Berita Lainnya

Eskalasi Konflik Meningkat, Senator Filep: Pemerintah Segera Terapkan Konsep Penanganan yang Tepat

Eskalasi Konflik Meningkat, Senator Filep: Pemerintah Segera Terapkan Konsep Penanganan yang Tepat

Senin, 06/3/23 | 23:14 WIB
10

Anggota DPD RI perwakilan Papua Barat Dr Filep Wamafma. (Foto : dpd) PAPUA BARAT, AmanMakmur --- Anggota DPD RI perwakilan...

Muhammadiyah Luncurkan Mentari Bayt Coin (MBC), Perkuat Kemandirian Ekonomi Berbasis Emas

Muhammadiyah Luncurkan Mentari Bayt Coin (MBC), Perkuat Kemandirian Ekonomi Berbasis Emas

Sabtu, 19/9/26 | 19:54 WIB
5

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir luncurkan MBC. (Foto : muhammadiyah.or.id) YOGYAKARTA, AmanMakmur — Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal...

Seniman, Budayawan dan Pegiat Seni “Menggugat” UU DKJ Karena Tidak Mempresentasikan Kultur Jakarta

Seniman, Budayawan dan Pegiat Seni “Menggugat” UU DKJ Karena Tidak Mempresentasikan Kultur Jakarta

Kamis, 04/4/24 | 14:46 WIB
16

Para narasumber diskusi publik terbuka dengan tema menuju 'Daerah Khusus Jakarta-DKJ' diselenggarakan oleh Dewan Budaya Jakarta Raya (DEBU RAYA) berfoto...

Agar Bisa Bersaing di Pasar Domestik Maupun Global, UMKM Tanah Datar Diberi Pelatihan

Agar Bisa Bersaing di Pasar Domestik Maupun Global, UMKM Tanah Datar Diberi Pelatihan

Selasa, 29/10/24 | 20:01 WIB
14

Suasana pelatihan UMKM Tanah Datar. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi membuka secara resmi...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.