• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kendalikan Kenaikan Harga Pangan dan Energi, Nevi Zuairina Minta Ada Satgas Khusus

Rabu, 09/3/22 | 00:58 WIB
in Berita
0
Anggota DPR RI Komisi VI, Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Anggota DPR RI Komisi VI, Hj Nevi Zuairina memperhatikan kenaikan harga komoditas untuk menunjang keberlangsungan rumah-tangga masyarakat Indonesia meminta agar pemerintah dalam waktu cepat dapat menyelesaikan persoalan ini dalam waktu jangka pendek.

Pasalnya, situasi yang makin hari makin memburuk terhadap tata niaga pangan dan energi ini masih terus berlangsung padahal Kementerian Perdagangan selalu menjanjikan harga normal dan stok aman menjelang puasa dan lebaran seperti minyak goreng, akan tetapi kenyataan di lapangan berbanding terbalik.

Belum selesai masalah kenaikan dan kelangkaan minyak goreng dan kedelai, sekarang harga daging sapi mulai naik. Belum lagi gas elpiji non subsidi yang juga naik.

LihatJuga

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
4
Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Selasa, 21/7/26 | 19:08 WIB
13

“Saya menyarankan kepada pemerintah agar membentuk tim khusus yang dapat menangani persoalan pangan dan energi ini sehingga pengendalian harga jelang puasa dan lebaran dapat dilakukan. Team terdiri berbagai lembaga institusi kementerian di bawah Kemenko Perekonomian”, ujar Nevi, melalui keterngan persnya, Rabu (9/3).

Politisi PKS ini menjabarkan, bahwa selain dampak pandemi yang terus berlangsung di negara ini, perang Rusia-Ukraina yang pecah pada, Kamis (24/2), telah membuat inflasi Indonesia melambung.

Hal itu, terutama dipicu kenaikan harga komoditas energi dan sumber daya mineral di pasar global. Bahkan negara-negara di dunia yang sebelumnya inflasi pangan hanya sekitar 1%, kini sudah ada yang mencapai 7% akibat kenaikan harga pangan.

Nevi menambahkan, saat ini harga komoditas energi dan sumber daya mineral, seperti minyak mentah, CPO, dan komoditas mineral seperti nikel dan batu bara sudah melonjak. Harganya diperkirakan akan semakin melambung seiring pecahnya perang Rusia-Ukraina. Hal ini akan membuat permintaan dunia tinggi, sementara pasokan berkurang, sehingga inflasi akan meningkat, termasuk di Indonesia.

“Pemerintah harus memastikan stok kebutuhan pangan tercukupi untuk 6 bulan ke depan. Negara mesti dapat memanfaatkan penggunaan sumber daya dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan dan bahan baku yang terkait dengan energi (seperti batu bara untuk listrik), sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor”, tutur Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengingatkan bahwa nilai impor minyak goreng negara ini sangat tinggi. Padahal kenyataan bahwa negara Indonesia produsen minyak goreng terbesar di Indonesia, tapi data menunjukkan pada tahun lalu importasi minyak goreng mencapai US$93,3 juta atau Rp1,34 triliun (kurs Rp14.408/US$).

Nilai ini naik 38,34% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara rinci impor minyak goreng berasal dari lima negara utama. Terbesar dari negara tetangga Malaysia sebanyak 19,26 juta kg dan kemudian disusul dari negara Thailand sebanyak 16,5 juta kg.

Selanjutnya impor berasal dari Australia dengan volume sebanyak 6 juta kg, serta dari Spanyol sebanyak 1,3 juta kg dan dari Italia sebanyak 1,29 juta kg.

Mengutip dari data yang beredar, Nevi mengatakan, pada Januari 2022 impor minyak goreng nabati tercatat sebanyak 4,42 juta kg. Jumlah ini naik 4,37% dibandingkan Januari 2021 sebanyak 4,23 juta kg, setara dengan US$ 8,2 juta atau naik 42,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pemerintah harus mengawasi distribusi kebutuhan bahan pokok seperti minyak goreng, sehingga tidak terjadi penimbunan yang bisa mengakibatkan lonjakan harga. Pada jangka panjang, alternatif sumber pangan lokal harus mulai dibangun dengan mengupayakan substitusi. Sebab, Indonesia memiliki keanekaragaman komoditas pangan yang sejatinya bisa dimanfaatkan”, tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzcenter)

Post Views: 372
ShareSendShare
Previous Post

Gula Pasir Hilang di Pasaran, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Beri Penjelasan

Next Post

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Next Post
Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,274)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,467)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,105)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,746)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,725)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,066)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,126)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,576)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,527)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,577)

Berita Lainnya

Dana Kereta Cepat Tidak dari APBN, Nevi Zuairina Minta Tunda Beri PMN Rp4,1 T pada PT KAI

Dana Kereta Cepat Tidak dari APBN, Nevi Zuairina Minta Tunda Beri PMN Rp4,1 T pada PT KAI

Rabu, 06/7/22 | 00:53 WIB
20

Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com  -- Anggota Komisi VI DPR RI Hj...

Pengoplosan Gas Bersubsidi Rugikan Masyarakat, LaNyalla Minta Pengawasan Diperketat

Pengoplosan Gas Bersubsidi Rugikan Masyarakat, LaNyalla Minta Pengawasan Diperketat

Rabu, 31/5/23 | 12:31 WIB
11

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti...

Makan Malam Bersama Utusan Putin, Sultan Minta Suplai Pupuk dan Gandum Dipermudah

Makan Malam Bersama Utusan Putin, Sultan Minta Suplai Pupuk dan Gandum Dipermudah

Kamis, 10/8/23 | 19:57 WIB
1

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menerima kunjungan Wakil Ketua Komite Utusan Luar Negeri Dewan Federasi Rusia Andrey Denisov....

Kontroversi Lepas Jilbab Paskibraka di IKN, Komite III DPD RI Sebut Kepala BPIP Tak Paham Pancasila dan Konstitusi

Kontroversi Lepas Jilbab Paskibraka di IKN, Komite III DPD RI Sebut Kepala BPIP Tak Paham Pancasila dan Konstitusi

Kamis, 15/8/24 | 15:35 WIB
19

Wakil Ketua Komite III DPD RI Mirati Dewaningsih. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur  – Komite III DPD RI menyayangkan polemik...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.