• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kendalikan Kenaikan Harga Pangan dan Energi, Nevi Zuairina Minta Ada Satgas Khusus

Rabu, 09/3/22 | 00:58 WIB
in Berita
0
Anggota DPR RI Komisi VI, Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Anggota DPR RI Komisi VI, Hj Nevi Zuairina memperhatikan kenaikan harga komoditas untuk menunjang keberlangsungan rumah-tangga masyarakat Indonesia meminta agar pemerintah dalam waktu cepat dapat menyelesaikan persoalan ini dalam waktu jangka pendek.

Pasalnya, situasi yang makin hari makin memburuk terhadap tata niaga pangan dan energi ini masih terus berlangsung padahal Kementerian Perdagangan selalu menjanjikan harga normal dan stok aman menjelang puasa dan lebaran seperti minyak goreng, akan tetapi kenyataan di lapangan berbanding terbalik.

Belum selesai masalah kenaikan dan kelangkaan minyak goreng dan kedelai, sekarang harga daging sapi mulai naik. Belum lagi gas elpiji non subsidi yang juga naik.

LihatJuga

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Rabu, 13/5/26 | 21:01 WIB
17
Dalam Aksi Kemanusiaan di ASEAN, Muhammdiyah Lebih Berperan Sebagai Peace Building

Dalam Aksi Kemanusiaan di ASEAN, Muhammdiyah Lebih Berperan Sebagai Peace Building

Rabu, 13/5/26 | 20:53 WIB
8
Ketua DPD RI Sultan Terima Kunjungan Dirjen Badan Atom Rusia, Bahas Potensi Pengembangan PLTN

Ketua DPD RI Sultan Terima Kunjungan Dirjen Badan Atom Rusia, Bahas Potensi Pengembangan PLTN

Rabu, 13/5/26 | 20:47 WIB
6

“Saya menyarankan kepada pemerintah agar membentuk tim khusus yang dapat menangani persoalan pangan dan energi ini sehingga pengendalian harga jelang puasa dan lebaran dapat dilakukan. Team terdiri berbagai lembaga institusi kementerian di bawah Kemenko Perekonomian”, ujar Nevi, melalui keterngan persnya, Rabu (9/3).

Politisi PKS ini menjabarkan, bahwa selain dampak pandemi yang terus berlangsung di negara ini, perang Rusia-Ukraina yang pecah pada, Kamis (24/2), telah membuat inflasi Indonesia melambung.

Hal itu, terutama dipicu kenaikan harga komoditas energi dan sumber daya mineral di pasar global. Bahkan negara-negara di dunia yang sebelumnya inflasi pangan hanya sekitar 1%, kini sudah ada yang mencapai 7% akibat kenaikan harga pangan.

Nevi menambahkan, saat ini harga komoditas energi dan sumber daya mineral, seperti minyak mentah, CPO, dan komoditas mineral seperti nikel dan batu bara sudah melonjak. Harganya diperkirakan akan semakin melambung seiring pecahnya perang Rusia-Ukraina. Hal ini akan membuat permintaan dunia tinggi, sementara pasokan berkurang, sehingga inflasi akan meningkat, termasuk di Indonesia.

“Pemerintah harus memastikan stok kebutuhan pangan tercukupi untuk 6 bulan ke depan. Negara mesti dapat memanfaatkan penggunaan sumber daya dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan dan bahan baku yang terkait dengan energi (seperti batu bara untuk listrik), sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor”, tutur Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengingatkan bahwa nilai impor minyak goreng negara ini sangat tinggi. Padahal kenyataan bahwa negara Indonesia produsen minyak goreng terbesar di Indonesia, tapi data menunjukkan pada tahun lalu importasi minyak goreng mencapai US$93,3 juta atau Rp1,34 triliun (kurs Rp14.408/US$).

Nilai ini naik 38,34% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara rinci impor minyak goreng berasal dari lima negara utama. Terbesar dari negara tetangga Malaysia sebanyak 19,26 juta kg dan kemudian disusul dari negara Thailand sebanyak 16,5 juta kg.

Selanjutnya impor berasal dari Australia dengan volume sebanyak 6 juta kg, serta dari Spanyol sebanyak 1,3 juta kg dan dari Italia sebanyak 1,29 juta kg.

Mengutip dari data yang beredar, Nevi mengatakan, pada Januari 2022 impor minyak goreng nabati tercatat sebanyak 4,42 juta kg. Jumlah ini naik 4,37% dibandingkan Januari 2021 sebanyak 4,23 juta kg, setara dengan US$ 8,2 juta atau naik 42,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pemerintah harus mengawasi distribusi kebutuhan bahan pokok seperti minyak goreng, sehingga tidak terjadi penimbunan yang bisa mengakibatkan lonjakan harga. Pada jangka panjang, alternatif sumber pangan lokal harus mulai dibangun dengan mengupayakan substitusi. Sebab, Indonesia memiliki keanekaragaman komoditas pangan yang sejatinya bisa dimanfaatkan”, tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzcenter)

Post Views: 358
ShareSendShare
Previous Post

Gula Pasir Hilang di Pasaran, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Beri Penjelasan

Next Post

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Next Post
Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fernando Sinaga Minta Pemerintah Segera Matangkan Perencanaan Tata Ruang IKN

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,171)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,008)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,651)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,640)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,950)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,056)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,482)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,422)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,496)

Berita Lainnya

Kunker ke Kuningan, Ketua DPD RI Kunjungi Petilasan Prabu Siliwangi

Kunker ke Kuningan, Ketua DPD RI Kunjungi Petilasan Prabu Siliwangi

Sabtu, 23/10/21 | 16:40 WIB
10

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (Foto : dpd) JAWA BARAT,...

Dana Kejahatan Lingkungan Diduga Mengalir ke Parpol, LaNyalla: Usut Tuntas!

Dana Kejahatan Lingkungan Diduga Mengalir ke Parpol, LaNyalla: Usut Tuntas!

Minggu, 19/3/23 | 21:03 WIB
15

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) SULAWESI SELATAN, AmanMakmur ---  Pernyataan Plt Deputi Analisis dan Pemeriksaan...

BREAKING NEWS: Tragedi Kanjuruhan Malang, 130 Tewas dan 191 Luka-luka

BREAKING NEWS: Tragedi Kanjuruhan Malang, 130 Tewas dan 191 Luka-luka

Minggu, 02/10/22 | 03:12 WIB
17

Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. (Foto : Dok) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemerintah...

Nevi Zuairina Minta Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP Untungkan Indonesia

Nevi Zuairina Minta Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP Untungkan Indonesia

Rabu, 03/11/21 | 07:11 WIB
14

Anggota Komisi VI DPR RI, Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzvoice) JAKARTA, AmanMakmur.com---Anggota Komisi VI DPR RI, Hj Nevi Zuairina...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.