• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin Harap Penghapusan BBM Premium Secara Bertahap

Kamis, 08/4/21 | 15:07 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com —Saat ini Pertamina sedang menjalankan program langit biru yang mendidik dan mengajak masyarakat untuk meninggalkan penggunaan bahan bakar jenis Premium dengan mengganti ke jenis Pertalite atau Pertamax yang memiliki kualitas RON lebih bagus.

Atas program tersebut, mencuat wacana tentang penghapusan Premium sebagai salah satu Bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin melalui keterangan resminya, Kamis (8/4/), menyatakan bahwa penghapusan bahan bakar jenis Premium bisa saja diwujudkan.

LihatJuga

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Rabu, 17/6/26 | 20:13 WIB
5
Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Rabu, 17/6/26 | 19:56 WIB
4
Bupati Agam Hadiri Peringatan 1 Muharam 1448 H yang Dimeriahkan dengan Penampilan Sanggar Rabano Mak Malin

Bupati Agam Hadiri Peringatan 1 Muharam 1448 H yang Dimeriahkan dengan Penampilan Sanggar Rabano Mak Malin

Rabu, 17/6/26 | 19:52 WIB
2

“Program penghapusan Premium ini dapat dijalankan dengan syarat bertahap. Pertamina mesti menggunakan pendekatan berbasis kebutuhan wilayah yang berbeda-beda. Tidak bisa langsung sekaligus dihilangkan, mungkin yang paling tepat adalah pembatasan stok di daerah”, ujarnya.

Region Manager Retail Sales VII PT Pertamina (Persero), Remigius Choerniadi Tomo, menjelaskan bahwa BBM Premium hanya bisa digunakan untuk mesin bensin dengan rasio kompresi yang rendah.

Penggunaan Premium pada mesin membuat fuel economy tidak optimal (km/liter BBM rendah) serta emisi gas buang lebih kotor. Sehingga Premium dan Pertalite yang memiliki angka oktan rendah dinilai tidak ramah lingkungan.

Premium, lanjut dia, juga hanya cocok digunakan untuk mesin dengan teknologi mesin bensin Euro 1 yang emisi gas buangnya sangat polutif.

Menurut Sultan, senator muda asal Bengkulu tersebut, kita juga dihadapkan oleh regulasi lingkungan. Merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No 20 Tahun 2017.

“Kesepakatan dunia dan pemerintah adalah bagaimana setiap negara berupaya menurunkan emisi karbon dan mengurangi polusi udara, yaitu salah satu upayanya adalah dengan menggunakan jenis BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Jadi, ada regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menetapkan bahwa untuk menjaga emisi karbon itu, menjaga polusi udara ada batasan di RON,” tandasnya.

Hanya saja lanjut Sultan, memang harus dikaji ini secara matang. Dengan belum adanya regulasi tentang pembatasan usia kendaraan akan menjadi tantangan bagi penerapan kebijakan penghapusan BBM jenis Premium. Apalagi di daerah banyak sekali kapal laut nelayan, kendaraan usia tua yang digunakan dalam aktivitas ekonomi. Dan ini mesti di simulasikan secara komprehensif.

Rencana tersebut hendaknya dilakukan secara gradual. Artinya, penyaluran Premium sebenarnya tetap dilakukan secara selektif kepada konsumen pengguna.

Adapun konsumen pengguna Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Premium diatur dalam Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran BBM yang kemudian diubah menjadi Perpres No 43 Tahun 2018.

“Konsumen pengguna Premium belum diatur secara rinci lewat kedua beleid tersebut. Alhasil, masih perlu ditetapkan secara pasti siapa saja konsumen pengguna yang akan diberikan JBKP. Penghapusan Premium selain perlu pertimbangan revisi Perpres tersebut, juga perlu memperhatikan kesiapan kilang milik Pertamina untuk memproduksi BBM beroktan tinggi”, tutupnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 308
ShareSendShare
Previous Post

LaNyalla: Masyarakat Merindukan Liga Indonesia

Next Post

Pengusaha Nasional Kader PAN Ekos Albar Berpeluang Jadi PAW Wawako Padang

Next Post
Pengusaha Nasional Kader PAN Ekos Albar Berpeluang Jadi PAW Wawako Padang

Pengusaha Nasional Kader PAN Ekos Albar Berpeluang Jadi PAW Wawako Padang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,223)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,412)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,055)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,707)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,679)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,009)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,096)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,535)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,475)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,536)

Berita Lainnya

Dukung Penguatan DPD RI, Margarito Kamis: Politik Tidak Ada Minta, yang Ada Mainkan!

Dukung Penguatan DPD RI, Margarito Kamis: Politik Tidak Ada Minta, yang Ada Mainkan!

Rabu, 06/10/21 | 12:06 WIB
12

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menjadi narasumber dalam acara Obrolan Senator (Obras). (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Pakar Hukum Tata...

Produksi Gula Turun, LaNyalla Minta Pemerintah Genjot Produktivitas Tebu

Produksi Gula Turun, LaNyalla Minta Pemerintah Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 07/1/21 | 07:54 WIB
3

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, turut menyorot turunnya produksi gula. Untuk menjaga kebutuhan pasar, LaNyalla meminta...

Ketua Komite IV DPD RI Desak Pemerintah Revisi Tarif Bea Masuk Susu Impor Demi Lindungi Peternak Lokal

Ketua Komite IV DPD RI Desak Pemerintah Revisi Tarif Bea Masuk Susu Impor Demi Lindungi Peternak Lokal

Kamis, 14/11/24 | 20:18 WIB
4

Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Ahmad Nawardi. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Komite IV...

Komite III DPD RI Bahas Masalah Pelayanan dan Tenaga Kesehatan, Stunting hingga BPJS dengan Wamen Kesehatan

Komite III DPD RI Bahas Masalah Pelayanan dan Tenaga Kesehatan, Stunting hingga BPJS dengan Wamen Kesehatan

Kamis, 05/12/24 | 08:29 WIB
18

Komite IIi berfoto bersama dengan Wamen Kesehatan. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Kurangnya tenaga kesehatan, permasalahan BPJS, sarana prasarana kesehatan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.