• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin: Parpol Gagal Lakukan Regenerasi dan Edukasi Politik

Jumat, 17/12/21 | 06:28 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) masih menjadi perdebatan elit dan diskursus publik yang menarik. Hal ini terbukti dengan banyaknya pihak yang mengajukan Judicial Review (JR) ke Mahakamah Konstitusi (MK) terkait pasal 222 UU Pemilu No 17 Tahun 2017.

Menariknya, pihak yang melakukan JR bukan hanya berasal dari civil society dan akademisi atau ahli hukum, tapi juga dari kader partai politik.

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menjadi salah satu Senator yang paling lantang menyuarakan pentingnya merevisi UU Pemilu yang cenderung eksklusif dan tidak demokratis itu.

LihatJuga

Kuda Zara Dynamite Milik Edi LO Juara IHR Merdeka Cup 2026, Menerima Hadiah Rp80 Juta

Kuda Zara Dynamite Milik Edi LO Juara IHR Merdeka Cup 2026, Menerima Hadiah Rp80 Juta

Senin, 24/8/26 | 11:38 WIB
5
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Sabtu, 22/8/26 | 22:22 WIB
6
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22/8/26 | 22:03 WIB
6

“Hegemoni politik yang tidak relevan dengan semangat demokrasi ini harus kita akhiri. Bahwa benar konstitusi menyaratkan partai politik sebagai kendaraan politik capres, tapi parpol tidak bisa mengklaim menjadi pihak yang paling baik dan paling berjasa dalam membangun demokrasi”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu melalui keterangan persnya, Jum’at (17/12).

Menurutnya, PT 20 % merupakan wujud diskriminasi politik terhadap partai politik tertentu. Serta menegasikan realitas demografi Indonesia yang sangat besar ini. Tidak adil jika rakyat yang berjumlah 270 juta jiwa ini hanya disuguhi dengan dua pilihan capres yang merupakan hasil skenario politik elit.

“Partai politik seharusnya menjadi pihak yang paling dirugikan dengan ketentuan ini. Karena Setiap partai tentu memiliki visi dan platform politik yang berbeda. Namun karena partai cenderung pragmatis dan tidak ideologis, maka hal ini menjadi lumrah”, kritiknya.

Akibatnya, ungkap Sultan, parpol kehilangan perannya dalam melahirkan calon pemimpin. Kalaupun ada calon presidennya itu-itu saja. Parpol gagal meregenerasi sel-sel kepemimpinan bangsa, berikut tugas edukasi politik-nya bagi masyarakat.

Karena parpol lebih memilih berkoalisi dengan pemerintah, tambahnya, akibatnya landscape demokrasi kita menjadi kering. Buktinya indeks demokrasi Indonesia sejak 2020 menempati titik terendahnya sejak reformasi. Bahkan indeks demokrasi kita kalah dari Timor Leste.

“Artinya, parpol yang seharusnya melahirkan politisi-politisi yang ideal bagi demokrasi justru mencari aman di ruang kekuasaan. Bahkan ketua umum partai bersedia menjadi pembantu presiden. Akibatnya demokrasi kita terkesan hanya melahirkan politisi, bukan negarawan”, kata Sultan

Pengalaman 2 kali pilpres terakhir harus dijadikan pelajaran berharga bagi kita, tambahnya, dengan ambang batas yang demikian tinggi, menyebabkan partai politik hanya terafiliasi dalam dua poros koalisi besar. Di sanalah oligarki dengan kekuatan modalnya bermain lalu mempengaruhi hasil pemilu dan kebijakan politik pemerintahan selanjutnya.

“Pemilu sekedar menjadi formalitas demokrasi. Tidak memberikan solusi kepemimpinan nasional yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tapi pemimpin yang sesuai kehendak oligarki”, ujarnya.

Sebagai penutup, Sultan menyampaikan bahwa bangsa yang majemuk ini harus bisa merayakan demokrasi secara lebih variatif dan sukarela dalam menentukan pilihan politiknya. Masih banyak putera puteri terbaik bangsa yang harus disediakan ruang dan kesempatan politik oleh demokrasi. Setiap parpol tawarkan pilhan yang ideal bagi masyarakat, biarkan publik yang menyeleksi.

Demikian seharusnya cara kita mencari pemimpin. Semakin banyak pilihan akan semakin baik dan kompetitif proses seleksinya. Itulah demokrasi.

“Ketentuan ambang batas 20% justru menjadi penyebab segregasi sosial politik bangsa selama ini. Lalu untuk apa kita mempertahankannya”, tutupnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 390
ShareSendShare
Previous Post

Gus Hilmy Sampaikan Landasan Khidmah dan Tantangan NU ke Depan

Next Post

Ketua DPD RI Ajak Pemuda Asia-Afrika Siapkan Peta Jalan Sambut Perubahan Global

Next Post
Ketua DPD RI Ajak Pemuda Asia-Afrika Siapkan Peta Jalan Sambut Perubahan Global

Ketua DPD RI Ajak Pemuda Asia-Afrika Siapkan Peta Jalan Sambut Perubahan Global

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,334)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,525)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,163)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,807)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,783)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,137)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,178)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,637)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,594)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,629)

Berita Lainnya

Bupati Eka Putra Kunjungi BNPB, 4 Sensor EWS Tambahan Bakal di Pasang di Tanah Datar

Bupati Eka Putra Kunjungi BNPB, 4 Sensor EWS Tambahan Bakal di Pasang di Tanah Datar

Rabu, 08/1/25 | 17:40 WIB
6

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama kepala OPD terkait ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Foto : Prokopim) JAKARTA, AmanMakmur...

Muchdian Digadang-gadang Alumni Lintas Angkatan Jadi Ketum KATUA

Muchdian Digadang-gadang Alumni Lintas Angkatan Jadi Ketum KATUA

Rabu, 19/1/22 | 12:15 WIB
145

Muchdian Muchlis, ST, MTech Mgt, kandidat Ketua Umum KATUA. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com --- Alumni Lintas Angkatan Keluarga Alumni...

Bustami Zainudin: DPD RI Tampung Masalah Sengketa Agraria di Provinsi Lampung

Bustami Zainudin: DPD RI Tampung Masalah Sengketa Agraria di Provinsi Lampung

Selasa, 07/3/23 | 23:32 WIB
18

Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin mengisi masa resesnya dengan melakukan pertemuan dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung...

Senator Syech Fadhil Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadan di Aceh

Senator Syech Fadhil Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadan di Aceh

Rabu, 02/3/22 | 12:57 WIB
13

Senator asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA. (Foto : dpd) ACEH, AmanMakmur.com --- Senator DPD RI asal Aceh, HM...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.