• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Fahira Idris: Presidential Threshold 20 Persen Penuh Kontradiksi

Minggu, 12/12/21 | 04:02 WIB
in Berita
0
Fahira Idris, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Desakan dari berbagai pihak, bahkan beberapa partai politik yang kini ada di parlemen agar Presidential Threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden diturunkan menjadi nol persen semakin menguat menjelang Pemilu 2024. Publik luas menilai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen dari jumlah kursi DPR atau 25 persen dari suara sah parpol secara nasional pada Pemilu sebelumnya mengabaikan makna negara demokrasi yang menjamin setiap warga negaranya memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden.

Terbaru, Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden atau PT 20 persen di uji materi (Judicial Review) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat ini, Presidential Threshold pencalonan presiden 20 persen menjadi PR besar demokrasi Indonesia. Ini karena salah satu tujuan demokrasi yaitu kesetaraan hak warga negara dalam berpolitik dihalang-halangi oleh aturan ini.

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
11
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
3

“Saya melihat ada kesenjangan yang luar biasa besar antara keinginan para pembuat undang-undang pemilu yang ngotot agar ambang batas 20 persen dipertahankan  dengan kehendak publik luas agar ambang batas dihapuskan,” ujar Senator Fahira Idris, dalam Dialog Kebangsaan DPD RI tentang Presidential Threshold di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, pada hari Rabu 8 Desember 2021, seperti disampaikan dalam keterangan persnya, Minggu (12/12).

Tak heran, lanjutnya, norma ambang batas pemilihan presiden ini terus diuji di MK, karena memang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi.

Menurut Fahira, ketentuan Presidential Threshold di tengah keharusan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) digelar serentak sejatinya sudah tidak relevan lagi. Ini karena saat pileg dan pilpres diselenggarakan bersamaan, demi keadilan dan asas kesetaraan dalam berkompetisi semua partai peserta pemilu mempunyai hak dan kesempatan yang sama mengajukan calon presidennya masing-masing.

Lebih dari itu, dampak besar atau mudarat dari dipaksakannya PT 20 persen yaitu kerasnya polarisasi akibat hanya dua calon presiden yang memenuhi syarat, masih bisa kita rasakan hingga hari ini.

Tuntutan penghapusan ambang batas pemilihan presiden, lanjut Fahira, tidak lepas dari semangat ingin mengembalikan hak demokrasi kepada rakyat.

“Begitu banyak kontradiksi yang diakibatkan aturan ambang batas 20 persen yang semestinya sudah tidak lagi kita pertahankan. Rakyat harusnya diberi ‘karpet merah’ untuk memilih calon yang memang disediakan oleh sistem yang konstitusional, bukan oleh sistem yang didesain sesuai selera kelompok-kelompok tertentu. Rakyat punya hak dasar untuk mendapatkan akses terhadap banyak alternatif calon presiden dan wakil presiden sesuai konstitusi. Pengembalian hak dasar rakyat itu salah satunya melalui penghapusan ambang batas,” pungkas Senator DKI Jakarta ini.

(Rel/dpd)

Post Views: 294
ShareSendShare
Previous Post

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi: Sudah Saatnya PP Detada dan Desertada Ditandatangani

Next Post

Di Masa Pandemi, UMKM Butuh Intervensi yang Kuat dan Terukur dari Pemerintah

Next Post
Di Masa Pandemi, UMKM Butuh Intervensi yang Kuat dan Terukur dari Pemerintah

Di Masa Pandemi, UMKM Butuh Intervensi yang Kuat dan Terukur dari Pemerintah

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,173)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,372)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,009)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,653)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,641)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,951)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,058)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,483)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,423)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,497)

Berita Lainnya

Anggota DPD RI Richard Pasaribu Minta RUU Daerah Kepulauan Segera Disahkan

Anggota DPD RI Richard Pasaribu Minta RUU Daerah Kepulauan Segera Disahkan

Senin, 28/6/21 | 23:42 WIB
13

Anggota DPD RI Kepulauan Riau (Kepri) Richard Pasaribu dalam sebuah acara. (Foto : dpd) KEPULAUAN RIAU, AmanMakmur.com ---Senator Kepulauan Riau...

13 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar Terus Dicari

13 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar Terus Dicari

Jumat, 17/5/24 | 14:25 WIB
8

Bupati Tanah Datar Eka Putra memimpin rapat evaluasi di Posko Utama Penanganan Bencana di Indojolito. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR,...

Rumah Yatim Hadirkan BTS, Peserta JBB Amal Salih Senyum Bahagia

Rumah Yatim Hadirkan BTS, Peserta JBB Amal Salih Senyum Bahagia

Senin, 24/10/22 | 15:01 WIB
4

Anak-anak yatim menerima.bantuan dari donatur. (Foto : ybas) PADANG, AmanMakmur.com -- Peserta Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih dapat paket...

Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi di “75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”

Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi di “75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”

Jumat, 13/12/24 | 09:19 WIB
14

M.A. Dalmenda dan Ka'bati. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ---- Dosen Unand M.A. Dalmenda, MSi dan Aktivis Perempuan Ka'bati, MSi...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.