• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Wamafma Dorong RUU Sisdiknas Jamin Pemerataan Pendidikan dan Pembiayaan yang Adil

Rabu, 14/10/26 | 19:57 WIB
in Berita
0
Ketua Komite III DPD RI, Dr Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur –— Ketua Komite III DPD RI, Dr Filep Wamafma, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) perlu diarahkan pada pemerataan akses, peningkatan mutu, kepastian pembiayaan, dan perlindungan hak pendidikan bagi seluruh warga negara.

Seperti diketahui, RUU Sisdiknas telah memasuki proses legislasi di DPR RI. Pada 8 Juli 2026, Komisi X DPR RI menyepakati agar rancangan tersebut dilanjutkan ke Badan Legislasi untuk harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi. Tahap ini penting untuk memastikan konsistensi antarketentuan dan kesesuaian rancangan dengan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Filep memandang bahwa pembaruan sistem pendidikan tidak cukup dilakukan dengan menyatukan atau menyelaraskan regulasi. Menurutnya, RUU tersebut harus menjawab persoalan nyata yang dihadapi peserta didik, guru, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah.

LihatJuga

Haedar Nashir Ingatkan Kader Muhammadiyah, Pengabdian Bukan Jalan Mengejar Jabatan

Haedar Nashir Ingatkan Kader Muhammadiyah, Pengabdian Bukan Jalan Mengejar Jabatan

Rabu, 14/10/26 | 20:28 WIB
1
2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

Rabu, 14/10/26 | 20:14 WIB
3
Bupati Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Menteri PU untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Bupati Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Menteri PU untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 14/10/26 | 19:49 WIB
4

“Salah satu agenda pentingnya adalah penguatan wajib belajar 13 tahun, yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah. Pemerintah telah menempatkan kebijakan tersebut sebagai bagian dari prioritas pembangunan pendidikan nasional 2025–2029,” ujar Filep, melalui keterangan pers, Rabu (13/10/2026).

“Namun, kebijakan ini perlu disertai kesiapan pelaksanaan. Pemerintah perlu menjamin ketersediaan satuan PAUD, tenaga pendidik, sarana pembelajaran, serta dukungan biaya bagi keluarga tidak mampu. Tanpa kesiapan tersebut, perluasan kewajiban pendidikan berisiko tidak diikuti pemerataan akses sepenuhnya,” sambungnya lagi.

Lebih lanjut, senator Papua Barat itu menyampaikan terdapat empat substansi yang perlu mendapat perhatian dalam RUU Sisdiknas. Pertama, kepastian pembiayaan pendidikan. Menurutnya, RUU harus memperjelas tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah, menjamin kesinambungan pendanaan, serta mengarahkan anggaran pada kebutuhan nyata satuan pendidikan.

“Pembiayaan harus memperhitungkan perbedaan kondisi geografis, biaya layanan, dan kapasitas fiskal daerah. Aspek ini penting untuk memastikan pembiayaan pendidikan layak terlaksana sesuai kemampuan pelaksana teknis di daerah,” ujarnya.

Kedua, pemerataan akses dan afirmasi pendidikan. Dia menekankan, anak dari keluarga miskin, wilayah terpencil, masyarakat adat, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan harus memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. Kebijakan afirmasi perlu didukung data yang akurat, mekanisme koreksi, serta pengawasan agar bantuan tidak salah sasaran.

“Ketiga, penguatan mutu dan tata kelola pendidikan. RUU perlu memperjelas pembagian kewenangan, standar layanan minimum, evaluasi mutu, serta mekanisme akuntabilitas. Harmonisasi regulasi harus mencegah tumpang tindih kewenangan dan mengurangi beban administrasi yang tidak produktif bagi satuan pendidikan,” jelas pace jas merah itu.

Kemudian keempat, kesinambungan pendidikan dari usia dini hingga pendidikan tinggi. Kebijakan pendidikan nasional harus membangun jalur yang saling terhubung, termasuk dukungan bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui beasiswa dan bantuan pendidikan yang tepat sasaran.

Filep juga menekankan pentingnya penggunaan data pendidikan dan sosial-ekonomi yang terintegrasi. Misalnya DTSEN yang valid dan up to date dapat menjadi instrumen untuk menemukan kesenjangan layanan dan menentukan prioritas anggaran. Perubahan status sosial-ekonomi keluarga tidak lantas mengakibatkan peserta didik kehilangan bantuan tanpa verifikasi yang layak dan mekanisme pengaduan yang jelas.

“Dalam perspektif daerah, keberhasilan sisdiknas harus terukur dengan menghadirkan layanan yang setara di berbagai wilayah. Daerah dengan keterbatasan infrastruktur, tenaga pendidik, konektivitas, dan kapasitas fiskal membutuhkan kebijakan afirmasi yang proporsional,” katanya menambahkan.

“RUU Sisdiknas harus memastikan bahwa hak atas pendidikan dapat diwujudkan secara nyata. Wajib belajar 13 tahun membutuhkan anggaran, guru, fasilitas, dan dukungan bagi keluarga yang tidak mampu. Jangan sampai target pendidikan diperluas, tetapi kesiapan layanan dan kemampuan masyarakat untuk mengaksesnya tidak diperhitungkan,” demikian arah penegasan Ketua Komite III DPD RI itu.

Oleh karena itu, senator Filep kembali menegaskan, Komite III DPD RI akan mengawal substansi RUU Sisdiknas melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi daerah, terutama terkait pembiayaan, pemerataan layanan, perlindungan kelompok rentan, dan kejelasan kewenangan pemerintah.

(R/dpd)

Views: 9
ShareSendShare
Previous Post

Bupati Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Menteri PU untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Next Post

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

Next Post
2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

2027, Bupati Eka Putra Rencanakan Gelar Sarung Tinju Emas (STE) di Tanah Datar

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,414)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,608)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,243)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,901)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,856)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,234)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,255)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,713)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,686)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,696)

Berita Lainnya

Di Tugu Keramat NKRI, LaNyalla Sebut Pancasila Mulai Hilang

Di Tugu Keramat NKRI, LaNyalla Sebut Pancasila Mulai Hilang

Sabtu, 29/1/22 | 14:24 WIB
45

Ketua DPD RI AA, LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengunjungi Tugu Keramat NKRI di Pahlawan Setia, Tarumajaya, Bekasi Utara. (Foto : dpd)...

Ketua DPD RI Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dilakukan dari Hulu Lewat Amandemen

Ketua DPD RI Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dilakukan dari Hulu Lewat Amandemen

Minggu, 31/10/21 | 08:44 WIB
9

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com----Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan jika...

Masyarakat Adat Merauke Mengadu ke DPD RI Soal PSN Cetak Satu Juta Hektare Sawah yang Berpotensi Merusak Lingkungan

Masyarakat Adat Merauke Mengadu ke DPD RI Soal PSN Cetak Satu Juta Hektare Sawah yang Berpotensi Merusak Lingkungan

Senin, 28/10/24 | 16:03 WIB
14

Masyatakat Adat Merauke audiensi dengan pimpinan DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi...

Berangkat ke Australia, Rombongan Guru-guru Hebat Pamitan ke Kadisdik Sumbar Barlius

Berangkat ke Australia, Rombongan Guru-guru Hebat Pamitan ke Kadisdik Sumbar Barlius

Kamis, 31/10/24 | 19:14 WIB
83

Kadisdik Sumbar Barlius berfoto bersama dengan Ketua SatuPena Sumbar Sastri Bakry dan para guru yang akan berangkat ke Australia. (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.