
AGAM, AmanMakmur-–Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri Bachril Bakri meninjau langsung pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp165 miliar di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (27/3/2026), guna memastikan penggunaannya tepat sasaran untuk pemulihan pascabencana.
Kunjungan ini difokuskan pada percepatan perbaikan infrastruktur terdampak longsor, khususnya jembatan, jalan, dan fasilitas pendidikan. Bachril didampingi Inspektur IV Itjen Kemendagri Dwi Budi Wahyuningsih, Inspektur Khusus Ihsan Dirgahayu, serta Dirjen Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni, dan disambut Bupati Agam Benni Warlis bersama jajaran OPD di Kantor Camat Tanjung Raya.
Bupati Agam memaparkan, dari 165 jembatan yang rusak, baru 24 unit selesai diperbaiki dan 9 unit dianggarkan tahun ini, sementara sisanya masih menunggu pendanaan. Di sektor pendidikan, tercatat 49 unit rusak berat, 53 rusak sedang, dan 3 rusak ringan.
Sebanyak 8 sekolah belum kembali berfungsi dan saat ini masih bergabung dengan sekolah lain serta menumpang di TPQ. 8 Sekolah tersebut terdiri dari 3 PAUD, 1 TK, 2 SD di Tanjung Raya yang masih belajar darurat, serta 1 MTs dan 1 MIS, dengan 6 di antaranya harus direlokasi.
“Prioritas utama kita adalah memulihkan jembatan, jalan, dan sekolah. Namun, pembangunan sekolah terkendala ketersediaan lahan karena berada di zona merah,” ujar Benni.
Ia menegaskan, dana TKD Rp165 miliar akan difokuskan untuk penanganan infrastruktur vital. Pemda sebelumnya telah memulai penyiapan lahan seluas 200 hektare, namun belum optimal akibat keterbatasan anggaran.
Selain pertemuan, rombongan juga meninjau kondisi sungai dan jembatan terdampak di Nagari Bancah dan Sungai Batang.
Bupati Agam turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian atas pengembalian dana TKD tersebut. “Dana ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya dan segera dieksekusi pada awal bulan ini,” tegasnya.
(R/Kominfo)











