• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Harlah 100 Tahun, Senator Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan

Sabtu, 31/1/26 | 22:52 WIB
in Berita
0
Anggota DPD RI, Dr H Hilmy Muhammad, MA, di hadapan kader Nahdlatul Ulama (NU). (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur –— Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr H Hilmy Muhammad, MA, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) harus terus relevan agar mampu bertahan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan dalam orasi kebangsaan pada peringatan Harlah 100 Tahun NU di aula kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.

Gus Hilmy, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa NU sejak awal berdiri tidak hanya mengurusi persoalan keagamaan, tetapi juga kebangsaan dan kemanusiaan. Karena itu, eksistensi NU menuntut keberanian untuk terus bermanfaat dalam berbagai situasi sosial.

LihatJuga

Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Sabtu, 31/1/26 | 22:41 WIB
3
Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Sabtu, 31/1/26 | 18:39 WIB
98
KAI Divre II Sumbar Bersama KAI Properti Gelar Trauma Healing di Daerah Terdampak Bencana Banjir di Batang Anai

KAI Divre II Sumbar Bersama KAI Properti Gelar Trauma Healing di Daerah Terdampak Bencana Banjir di Batang Anai

Sabtu, 31/1/26 | 07:15 WIB
4

“NU sudah berusia 100 tahun. Kita tidak hanya ingin NU hidup 100 tahun lagi, tapi hidup sampai akhir zaman. Kalau NU ingin hidup, maka harus relevan. Relevan itu artinya hadir dan melayani,” kata Gus Hilmy di hadapan pengurus NU se-Kabupaten Bantul, Jumat (30/1/26).

Lebih lanjut, Gus Hilmy menekankan relevansi sebagai kunci keberlanjutan organisasi. Relevansi itu harus hadir dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam level paling dasar, nahdliyin sebagai santri santri harus menunjukkan akhlak sebagai identitas utama.

Menunjukkan relevansi NU, Gus Hilmy menyitir lagu Lir-ilir. Menurutnya, lagu Jawa yang diciptakan Sunan Kalijaga sekitar abad ke-16 itu masih kontekstual hingga hari ini untuk menggambarkan NU 100 tahun.

“Lir-ilir, lir ilir, tandure wus sumilir. Bangunlah, bangkitlah, tanaman sudah mulai berbunga. Masyarakat sudah mau ber-NU, kader-kadernya sudah menetas. Tak ijo royo-royo, NU sudah menyebar luas. Tak sengguh penganten anyar, gairahnya seperti pengantin baru,” terang Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Gus Hilmy mengingatkan agar NU tidak kehilangan peran di tengah kemajuan sumber daya kader. Ia menyinggung banyaknya kader NU yang kini berkiprah sebagai insinyur, dokter, birokrat, dan politisi. Kondisi itu harus diiringi dengan keberanian memperbaiki layanan dan tata kelola organisasi.

“Kader-kader NU berdiaspora, yang kini menempati tempat-tempat strategis menjadi sumber daya yang perlu ditata sehingga berkontribusi secara jelas, nyata, dan terorganisir,” kata Gus Hilmy.

“Mengenai pelayanan organisasi, kita harapkan tidak hanya bangga memiliki sekolah, klinik, tapi diurus dengan sekenanya, semaunya. Tidak ada disiplin dan kesungguhan. Maka jangan salahkan orang berpindah ke lain hati. Kita sudah tidak bisa lagi sekadar jualan bendera, tapi harus diimbangi dengan keseriusan dalam pelayanan dan pengelolaannya,” ungkap salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta tersebut.

Demikian pula dengan pengelolaan unit baru yang telah diluncurkan oleh PCNU Kabupaten Bantul, yaitu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) NU. Gus Hilmy menekankan pentingnya kualitas pelayanan. Ia menegaskan bahwa kekuatan NU tidak terletak pada simbol, tetapi pada pelayanan yang amanah, transparan, dan profesional, termasuk dalam bimbingan ibadah haji dan umrah.

Di sisi lain, Gus Hilmy juga mendorong pengurus NU untuk adaptif terhadap teknologi. Pengelolaan program sosial dan ekonomi dinilai perlu memanfaatkan sarana digital agar lebih efektif dan efisien.

“Penggunaan teknologi bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Koin NU dibuat barcode, pemasaran produk-produk NU melalui jejaring platform online, dan sebagainya,” kata Mustasyar PWNU DIY tersebut.

Selain itu, Gus Hilmy mengajak NU melahirkan terobosan baru yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan anak muda. Mulai dari bimbingan belajar, ruang kreativitas, hingga produksi konten digital yang mengangkat sejarah lokal, nilai keislaman, dan tradisi NU.

Dalam penutup, Gus Hilmy menekankan pentingnya sinergi antara NU, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat. Konsolidasi antarlini dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi syarat utama agar NU tetap berperan dalam mengawal Indonesia menuju peradaban yang mulia.

“Sinergi dan kolaborasi harus terus dijaga, baik internal maupun dengan berbagai pihak. Kita tidak mungkin bisa membangun negara sendiri. Kita butuh banyak orang untuk membangun negara. Mumpung padang rembulane, mumpung jembar kalangane,” pungkas Gus Hilmy.

(R/dpd)

Post Views: 9
ShareSendShare
Previous Post

Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,077)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,277)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,906)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,576)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,547)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,853)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,968)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,392)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,311)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,433)

Berita Lainnya

LaNyalla: Presidential Threshold Akar Masalah, MK Harusnya Jaga Konstitusi

LaNyalla: Presidential Threshold Akar Masalah, MK Harusnya Jaga Konstitusi

Jumat, 20/5/22 | 15:59 WIB
17

Ketua DPD RI LaNyalla menerima audiensi puluhan aktivis yang tergabung dalam Presidium Aksi Selamatkan Indonesia (ASELI). (Foto : dpd) JAKARTA,...

Krisis Ekonomi 2020: Peluang atau Babak Baru Kemunduran AEC 2025 Deadline?

Krisis Ekonomi 2020: Peluang atau Babak Baru Kemunduran AEC 2025 Deadline?

Minggu, 27/6/21 | 12:35 WIB
203

Lidya Putri Loviona, Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Fisipol UGM. (Foto : Dok) PANDEMI Covid-19 seakan menghadirkan teka-teki tatanan dunia di...

BAP DPD RI Terima Audiensi Terkait Sengketa Lahan dan Korban Bencana

BAP DPD RI Terima Audiensi Terkait Sengketa Lahan dan Korban Bencana

Kamis, 13/2/25 | 22:13 WIB
5

BAP DPD RI terima aspirasi masyarakat. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ----Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI menerima pengaduan masyarakat...

Erick Thohir Dikukuhkan Jadi Koordinator Dewan Presidium IAPPI dan Yuliandre Darwis Ketua Harian

Erick Thohir Dikukuhkan Jadi Koordinator Dewan Presidium IAPPI dan Yuliandre Darwis Ketua Harian

Kamis, 12/10/23 | 09:05 WIB
172

Erick Thohir dan Yuliandre Darwis. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Thohir akan dikukuhkan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.