
JAWA BARAT, AmanMakmur — Komandan Batalyon Infanteri 305/Tengkorak yang baru, Mayor Inf Afdal Eko Putra, melaksanakan tradisi masuk satuan di Lembah Pasir Ipis, Kamis (8/1/2026).
Tradisi ini menjadi simbol penerimaan resmi sekaligus pengukuhan kepemimpinan di lingkungan Yonif 305/Tengkorak.
Tradisi sakral tersebut diawali dengan penyambutan kehormatan oleh para Komandan Kompi beserta seluruh prajurit Yonif 305/Tengkorak. Suasana khidmat dan penuh semangat korps tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan kuatnya nilai sejarah, loyalitas, dan jiwa korsa prajurit Tengkorak.
Pemilihan Lembah Pasir Ipis sebagai lokasi tradisi memiliki makna mendalam. Medan ini dikenal sebagai simbol pembinaan karakter, ketangguhan, serta mental juang prajurit Yonif 305/Tengkorak.
Melalui tradisi ini, Komandan Batalyon meneguhkan tekad untuk memimpin dari depan, menyatu dengan prajurit, serta menjaga kehormatan dan kebanggaan satuan.
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya dengan prosesi penciuman tunggul Yonif 305/Tengkorak yang dilanjutkan doa bersama. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar seluruh prajurit senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Batalyon Infanteri Yonif 305/Tengkorak sebelumnya, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada Mayor Inf Afdal Eko Putra sebagai Komandan Batalyon yang baru. Ia berharap, melalui tradisi masuk satuan ini, terjalin ikatan emosional yang kuat antara pimpinan dan seluruh prajurit, sehingga Yonif 305/Tengkorak semakin profesional, solid, dan selalu siap menghadapi setiap tugas negara.
Sebagaimana semboyan kebanggaan prajurit Tengkorak: “Daripada Menyerah Lebih Baik Mati, Bercermin Sebagai Tengkorak”.
(R/Penkostrad)











