• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Bahas RUU Perkotaan, Tamsil Linrung Soroti Privatisasi Ruang Publik dan Krisis Lingkungan

Selasa, 04/2/25 | 17:47 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung kunker ke Sulawesi Selatan. (Foto : dpd)

SULAWESI SELATAN, AmanMakmur ––Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Tamsil Linrung menyoroti pembangunan perkotaan yang tidak terkendali, terutama di wilayah pesisir.

Pembangunan yang mengabaikan peraturan perundang-undangan telah menggerus ruang-ruang publik dan semakin mempersempit akses sosial ekonomi masyarakat terhadap lingkungan sehat dan berkelanjutan.

Hal itu dilontarkan, saat Tamsil memimpin kunjungan kerja Komite I DPD RI ke Sulawesi Selatan dalam rangka penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perkotaan.

LihatJuga

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
1
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
3
PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Sabtu, 30/5/26 | 21:53 WIB
3

“Banyak kota besar di Indonesia mengalami degradasi lingkungan karena pertumbuhan tanpa arah. Kita menghadapi kenyataan, bahwa pesisir, pantai, bahkan laut yang seharusnya menjadi milik publik, kini dikuasai melalui penerbitan sertifikat menjadi properti pribadi. Ini bukan hanya soal tata ruang, tapi soal keadilan sosial dan identitas kota, ciri kebangsaan yang terancam hilang,” tutur Tamsil dalam keterangannya kepada media, Selasa (4/2/2025).

Menurut Senator asal Sulawesi Selatan ini, wilayah pesisir, khususnya laut, merupakan ruang kolektif yang telah menumbuhkan identitas kebangsaan Indonesia. Karena itu, tidak semestinya laut dikonversi sebagai komoditas bisnis, apalagi sampai mengesampingkan hak-hak publik. “Kita ini bangsa maritim, seluruh ekosistem bahari adalah kekayaan kolektif,” imbuhnya.

Tamsil Linrung juga menyoroti fenomena kasus pagar laut yang mencuat di berbagai daerah. Bukan hanya di Tangerang, tapi hingga ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk penguasaan ruang publik yang tidak adil.

Ia menekankan, bahwa dalam pembangunan perkotaan, keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan hak masyarakat terhadap ruang hidupnya harus tetap dijaga. “Kita tidak bisa membiarkan kota berkembang hanya untuk kepentingan komersial semata, sementara pembangunan merenggut akses masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Tamsil memandang, bahwa pembangunan kota selama ini sering kali berorientasi pada pertumbuhan ekonomi tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Ia mengingatkan jika kota kompetitif bukan soal infrastruktur fisik, tetapi juga keseimbangan ekologi dan ruang hidup yang layak bagi seluruh warganya.

“Kita harus menghindari jebakan kota-kota yang tumbuh secara eksklusif dengan dominasi kapital. Regulasi, RUU Perkotaan yang kita susun harus berpihak pada warga, bukan pada spekulan tanah yang merampas ruang publik dengan dalih investasi,” sambung Senator asal Sulawesi Selatan ini.

Sejumlah proyek reklamasi dan alih fungsi lahan untuk kepentingan komersial telah membuat warga tereliminasi dari wilayah pesisir yang dulu menjadi bagian dari kehidupan sosial dan ekonomi mereka. “Kebijakan pembangunan harus memastikan ruang publik tetap tersedia, dan tidak hanya menguntungkan segelintir kelompok ekonomi kuat. Jika kota kehilangan identitasnya karena eksploitasi ruang, maka yang kita bangun bukan lagi kota untuk rakyat, tetapi kota eksklusif untuk kelompok tertentu. Ini penghianatan terhadap konstitusi karena mengkavling republik seolah milik pribadi dan kelompok,” tambah penulis buku Politik untuk Kemanusiaan ini.

Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menyampaikan apresiasinya atas langkah DPD RI yang secara langsung turun ke daerah dalam penyusunan DIM RUU Perkotaan. “Perkotaan merupakan persoalan yang complicated, sehingga wajar mendapatkan masukan dari berbagai pihak, khususnya dari perangkat daerah,”

Kota-kota di Sulawesi Selatan dikenal memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda dengan daerah lain. Karena dibangun dengan ciri khas bangsa bahari. Oleh karena itu, kehadiran DPD sangat penting agar kebijakan nasional nanti benar-benar berpihak pada kebutuhan daerah.

Tamsil Linrung menegaskan bahwa RUU Perkotaan harus menjadi solusi terhadap ketimpangan tata ruang dan privatisasi berlebihan yang mengancam hak-hak publik. Ia berjanji untuk memperjuangkan agar regulasi ini tidak hanya berorientasi pada kota-kota besar, tetapi juga memastikan pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh daerah.

“Kota bukan hanya soal gedung tinggi dan investasi, tetapi juga soal ruang hidup yang sehat, akses yang adil, dan warisan lingkungan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 127
ShareSendShare
Previous Post

DPD dan DPR RI Asal Aceh Tak Diizinkan Besuk Korban Penembakan di Malaysia

Next Post

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Mantan Wapres Jusuf Kalla

Next Post
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Mantan Wapres Jusuf Kalla

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Mantan Wapres Jusuf Kalla

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,189)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,386)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,028)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,675)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,655)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,970)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,072)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,504)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,441)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,510)

Berita Lainnya

Nevi Zuairina Silaturahmi dengan Masyarakat Terdampak Gempa di Pasaman

Nevi Zuairina Silaturahmi dengan Masyarakat Terdampak Gempa di Pasaman

Jumat, 18/11/22 | 08:20 WIB
7

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina berkunjung ke Kabupaten Pasaman. (Foto :...

Pemda Disebut Akali Data Stunting, Sultan Minta Pemerintah Evaluasi Skema Pemberian Reward ke Daerah

Pemda Disebut Akali Data Stunting, Sultan Minta Pemerintah Evaluasi Skema Pemberian Reward ke Daerah

Selasa, 21/11/23 | 23:03 WIB
17

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta...

Ketua DPD RI LaNyalla Kunjungi Habib Luthfi bin Yahya

Ketua DPD RI LaNyalla Kunjungi Habib Luthfi bin Yahya

Kamis, 08/8/24 | 11:14 WIB
23

Ketua DPD RI LaNyalla berfoto bersama dengan Habib Luthfi. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Usai bertemu dalam acara Pembukaan Pra...

Arkadius Gelar Pasar Murah di 4 Nagari di Tanah Datar

Arkadius Gelar Pasar Murah di 4 Nagari di Tanah Datar

Kamis, 10/11/22 | 22:01 WIB
85

Anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano serahkan sembako ke warga. (Foto : FM) TANAH DATAR, AmanMakmur.com ---Anggota DPRD Sumbar...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.