• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Buka Bedah Buku “Prahara Bangsa”, LaNyalla Ulas Imperialisme Moderen dan Harapan pada Presiden Prabowo

Selasa, 17/12/24 | 15:07 WIB
in Berita
0
Senator asal Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti membuka bedah buku Prahara Bangsa karya pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur —Senator asal Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti membuka bedah buku “Prahara Bangsa” karya pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy, di Hall KADIN Jawa Timur, Selasa (17/12/2024).

Bedah buku yang dirangkai dengan dialog tersebut juga menghadirkan Guru Besar ITS Daniel M Rosyid dan Associate Profesor Universitas Airlangga Radian Salman.

Dalam paparannya, LaNyalla mengulas lahirnya strategi penguasaan atas negara dunia ketiga dan negara yang baru merdeka oleh negara dunia pertama dirancang dalam pertemuan Bretton Woods pada Juli 1944. Dalam pertemuan itu dihasilkan empat keputusan sebagai strategi baru
penguasaan tanpa penjajahan fisik dan militer.

LihatJuga

Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Minggu, 24/5/26 | 09:20 WIB
2
Audy Joinaldi Lantik Eka Putra Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tanah Datar

Audy Joinaldi Lantik Eka Putra Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tanah Datar

Sabtu, 23/5/26 | 15:46 WIB
3
Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara Pidana yang Sudah Inkrah

Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara Pidana yang Sudah Inkrah

Sabtu, 23/5/26 | 15:24 WIB
3

Pertama, di bidang ekonomi, mereka membentuk Bank Dunia atau World Bank, yang berfungsi memberi pinjaman alias hutang kepada negara-negara yang baru merdeka, dengan persyaratan pembangunan model tertentu.

Kedua, di bidang moneter, mereka mendirikan IMF, untuk membantu neraca pembayaran luar negeri negara-negara yang baru merdeka melalui suntikan bank note di bank sentral masing-masing negara.

Ketiga di bidang perdagangan, mereka mendirikan GATT, untuk mengatur model perdagangan dunia agar sesuai dengan kepentingan mereka. Dan yang keempat, di bidang politik, mereka mendirikan PBB.

“Di Era Orde Lama, Presiden Soekarno melawan proposal mereka. Karena Soekarno, sebagai salah satu perumus Pancasila memahami watak kapitalis Imperialis yang bertentangan dengan Pancasila. Sebagai keseimbangan, Soekarno memilih bergabung ke blok COMECON, yang tak lain adalah blok ekonomi negara-negara komunis,” urai Ketua DPD RI ke-5 itu.

Sementara di era Orde Baru, lanjut LaNyalla, wacana developmentalisme yang menjadi prioritas Presiden Soeharto membuka jalan bagi lembaga-lembaga bentukan kelompok
Kapitalis Imperialis tersebut. Hingga puncaknya, ketika terjadi krisis moneter, Presiden Soeharto terpaksa menandatangani Letter of Intent yang disodorkan IMF.

“Dan kemenangan total Kapitalis Imperialis di Indonesia terjadi di era Reformasi yang ditandai dengan perubahan sistem bernegara Indonesia yang dilakukan melalui Amandemen Empat Tahap di tahun 1999 hingga 2002 silam. Dimana selama dua dekade ini, kita sudah masuk semakin dalam jebakan hutang luar negeri dan jebakan kebijakan yang harus kita patuhi dan ratifikasi,” tukasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, gerakan untuk kembali ke sistem bernegara sesuai rumusan pendiri bangsa, dengan menjalankan sistem demokrasi Pancasila menjadi pilihan paling rasional untuk mengembalikan kejayaan dan jati diri bangsa Indonesia. Seperti telah diputuskan dalam sidang paripurna DPD RI pada 14 Juli 2023 silam.

“Dan saat ini kita punya harapan untuk mewujudkan gerakan tersebut, mengingat saat ini kita memiliki Presiden yang di dalam bukunya “Paradoks Indonesia dan Solusinya”, Pak Prabowo Subianto telah menuliskan bahwa bangsa ini harus kembali ke Pancasila. Harus kembali menerapkan sistem yang dirumuskan pendiri bangsa. Harus mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan asing. Semoga apa yang ditulis di dalam buku tersebut, mampu diwujudkan oleh Presiden Prabowo,” harap LaNyalla.

Sejumlah tokoh yang terdiri akademisi, pengurus organisasi, pemerhati konstitusi, mahasiswa serta sejumlah wartawan senior tampak hadir dalam bedah buku Prahara Bangsa yang dimoderatori Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim. Bedah buku juga disiarkan langsung melalui beberapa kanal online.

(Rel/dpd)

Post Views: 194
ShareSendShare
Previous Post

Bertemu Komunitas UMKM Bengkulu, Ketua DPD RI Sultan: Bapak Ibu Pahlawan Ekonomi Nasional

Next Post

Bupati Agam Bersama Forkopimda Gelar Rakor Persiapan Nataru 2024/2025

Next Post
Bupati Agam Bersama Forkopimda Gelar Rakor Persiapan Nataru 2024/2025

Bupati Agam Bersama Forkopimda Gelar Rakor Persiapan Nataru 2024/2025

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,183)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,382)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,021)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,666)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,647)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,965)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,066)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,498)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,433)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,507)

Berita Lainnya

Gubernur Mahyeldi Ansharullah Lakukan Safari Ramadan Pertama di Masjid Al-Hijrah Nanggalo Padang

Gubernur Mahyeldi Ansharullah Lakukan Safari Ramadan Pertama di Masjid Al-Hijrah Nanggalo Padang

Jumat, 16/4/21 | 12:53 WIB
37

PADANG, AmanMakmur.com ----Hari Ketiga di bulan Ramadan Tahun 1442 H/2021 M, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Tim Safari Ramadan (TSR)...

AHY: Partai Demokrat Konsisten Dukung Anies Baswedan Bacapres di Pemilu 2024

AHY: Partai Demokrat Konsisten Dukung Anies Baswedan Bacapres di Pemilu 2024

Kamis, 26/1/23 | 22:04 WIB
10

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto : Dok) JAKARTA, forumsumbar --- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti...

KI Sumbar Gelar 3 Sidang Sengketa Informasi Publik di Akhir Pekan

KI Sumbar Gelar 3 Sidang Sengketa Informasi Publik di Akhir Pekan

Sabtu, 16/7/22 | 03:36 WIB
17

Suasana sidang sengketa informasi publik di KI Sumbar. (Foto : ki) PADANG, AmanMakmur.com ---Tiga sidang penyelesaian Sengketa Informasi Publik digelar...

JAPNAS Sumbar Bicara Masalah Pertanian dan Peternakan dengan Wamentan RI

JAPNAS Sumbar Bicara Masalah Pertanian dan Peternakan dengan Wamentan RI

Minggu, 05/12/21 | 09:35 WIB
42

Pengurus Wilayah (PW) Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Provinsi Sumbar mengadakan audiensi dengan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) Harvick...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.