• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

BULD DPD RI Pastikan Tata Kelola Pemerintahan Desa Berjalan Efektif

Kamis, 21/11/24 | 07:56 WIB
in Berita
0
Pimpinan Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur —Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI memandang penting tata kelola pemerintahan desa sebagai sasaran pemantauan pada masa sidang ini.

Oleh karena itu, BULD menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan sejumlah ahli dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Peraturan Daerah (Perda) terkait tata kelola pemerintahan desa.

“Tata kelola pemerintahan desa merupakan hal krusial dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ada empat aspek permasalahan yaitu partisipasi masyarakat dalam perencanaan, penganggaran, kebijakan yaitu desa kurang produktif dalam menyusun peraturan desa serta kelembagaan dimana peran BPD belum optimal dalam penyelenggaraan pemerintahan desa ,” jelas Ketua BULD DPD RI Stefanus B.A.N Liow di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (20/11/2024).

LihatJuga

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Jumat, 08/5/26 | 21:06 WIB
3
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

Jumat, 08/5/26 | 20:57 WIB
3
Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Rabu, 06/5/26 | 17:37 WIB
8

Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Mirah Midadan Fahmid terkait kemandirian finansial desa menyayangkan banyaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang kondisinya saat ini seperti mati suri.

“Pada saat reses kami mereview bagaimana keaktifan BUMDes di berbagai desa di NTB dan hasil temuan kami banyak BUMDes yang hampir tidak memberikan dampak ekonomis bagi desa sehingga perlu peran serius dari pemerintah pusat dan daerah untuk menghidupkan BUMDes kembali,” ungkapnya.

Senator asal Bali Ni Luh Djelantik menilai, BUMDes sebagai ujung tombak dari desa jika tidak dikelola secara profesional akan menjadi bumerang karena rentan menimbulkan nepotisme di lini pengelola BUMDes.

“Seringkali pengelola BUMDes merupakan kerabat dari kepala desa yang belum tentu kompeten dan paham akan cara mengelola BUMDes. Seharusnya kepala desa mengupayakan pengelolaan BUMDes seperti mengelola perusahaan yang berfokus pada keuntungan BUMDes yang tentunya berdampak pada pendapatan dan kemandirian desa sehingga tidak terus-menerus bergantung pada dana desa,” katanya.

Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau Ismeth Abdullah turut prihatin atas tata kelola desa yang seringkali dipolitisasi oleh oknum tertentu.

“Banyak desa tertinggal terutama di pulau-pulau kecil yang dianaktirikan sehingga sulit untuk mendapat bantuan dan perhatian pemerintah pusat dan daerah dikarenakan penduduk desa tersebut tidak memilih calon pemimpin daerah atau legislatif pemenang Pemilu. Permasalahan ini harus segera dibicarakan serius dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Imigrasi,” tuturnya.

Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman menjelaskan sketsa masalah keterbatasan tata kelola desa masih seputar keterbatasan SDM dan kesenjangan sosial, keterbatasan infrastruktur dan keterbatasan ekonomi dimana desa hanya bergantung kepada dana desa.

Padahal desentralisasi fiskal pada UU Desa memungkinkan setiap desa menerima pendapatan asli desa diluar dana desa yang diterima dari pemerintah.

Menurut Herman, dibutuhkan kolaborasi tata kelola desa dengan seluruh perangkat desa, masyarakat dan tentunya pemerintah pusat.

“Keberhasilan tata kelola desa sangat bergantung pada kualitas good governance. Sudah satu dekade kita menerapkan UU Desa namun apakah ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, ketahanan lingkungan sudah tercapai? Perlunya peningkatan kualitas tata kelola desa agar dapat mengubah desa menjadi subjek pembangunan bukan sekedar objek pembangunan dari pemerintahan yang lebih tinggi,” ucap Herman.

Senada dengan Herman, Ketua Umum APDESI Surta Wijaya mengatakan, untuk mendukung tata kelola desa yang efektif sangat penting untuk melakukan evaluasi maupun rekrutmen ulang perangkat desa sesuai kebutuhan desa.

“Peningkatan kualitas SDM bagi kepala desa maupun perangkat desa harus rasional dan kondisional. Misalnya persyaratan pendidikan minimal untuk Kepala Desa dan Perangkat Desa untuk wilayah yang tingkat pendidikannya sudah merata. Atas semua permasalahan di desa mengenai tata kelola kami berharap DPD RI dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat desa,” ujarnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 198
ShareSendShare
Previous Post

Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas Terima Audiensi Forum Komunikasi Staf Anggota (FOKUS) DPD RI

Next Post

Jelang Nataru, Senator Mirah Minta Kementan dan Bulog Kawal Stok Pangan

Next Post
Jelang Nataru, Senator Mirah Minta Kementan dan Bulog Kawal Stok Pangan

Jelang Nataru, Senator Mirah Minta Kementan dan Bulog Kawal Stok Pangan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,168)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,003)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,650)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,640)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,947)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,055)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,479)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,420)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,494)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI: Sudah Saatnya Jatim Implementasikan Desa Digital

Ketua DPD RI: Sudah Saatnya Jatim Implementasikan Desa Digital

Senin, 21/2/22 | 22:46 WIB
6

Ketua DPD RI saat menerima aspirasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Jawa Timur, Hudiyono (paling kiri), di Kantor Kadin...

Konsisten Perjuangkan Aspirasi, Nelayan Piaman Bulat Dukung HM Nurnas Maju Lagi ke DPRD Sumbar

Konsisten Perjuangkan Aspirasi, Nelayan Piaman Bulat Dukung HM Nurnas Maju Lagi ke DPRD Sumbar

Senin, 06/3/23 | 08:01 WIB
11

Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas berfoto bersama dengan nelayan Ketaping Padang Pariaman. (Foto : Adr) PADANG PARIAMAN, AmanMakmur---Anggota DPRD Sumbar...

Peringati Milad ke-21, PKS Sumbar Gelar Halal Bihalal dan Temu Tokoh

Peringati Milad ke-21, PKS Sumbar Gelar Halal Bihalal dan Temu Tokoh

Sabtu, 06/5/23 | 09:13 WIB
39

Informasi acara Milad ke-21 PKS. (Foto : Adr) PADANG, AmanMakmur --Dalam rangka Milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), rencananya Dewan...

Buka Kejurnas Muaythai, LaNyalla Tekankan Pentingnya Semangat Pantang Menyerah

Buka Kejurnas Muaythai, LaNyalla Tekankan Pentingnya Semangat Pantang Menyerah

Jumat, 21/1/22 | 13:43 WIB
16

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menekankan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.