• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Bisik-bisik Yota Balad, Menuju Pariaman Satu

Rabu, 28/2/24 | 22:57 WIB
in Berita
0
Yotta Balad, SStp, MSi, Sekda Kota Pariaman. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

KOTA PARIAMAN, yang sudah berusia 22 tahun per 2 Juli 2024 mendatang, termasuk dalam salah satu kota di tanah air, yang ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 27 November 2024.

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 2 , tertanggal 26 Januari 2024, Pilkada akan dimulai bergerak dengan pendaftaran calon, 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024. Dan, pemungutan suara sendiri, dilangsungkan pada 27 November 2024.

LihatJuga

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Jumat, 08/5/26 | 21:06 WIB
3
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

Jumat, 08/5/26 | 20:57 WIB
3
Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Rabu, 06/5/26 | 17:37 WIB
8

Artinya, proses pilkada akan berlangsung sekitar enam bulan lagi. Kurun waktu yang tak terlalu lama, mengingat tanpa terasa waktu akan terus bergulir.

Kota Pariaman, yang 14 Pebruari baru saja dihebohkan kegiatan Pemilu legislatif, belakangan mulai terdengar dengan suara “bisikan-bisikan” Pilkada serentak.

Suara itu mulai terdengar dari warung-warung dan palanta lepau, hingga gedung legislatif. Tak urung juga di lingkungan Pemerintah Kota sendiri.

Adalah peristiwa wajar-wajar saja. Mengingat hari ini, Kota Pariaman dipimpin seorang penjabat walikota, yang tugasnya selain melaksanakan aktivitas pemerintahan pasca habisnya periode kepemimpinan Genius-Mardison, sekaligus menyiapkan suksesi kepemimpinan Kota Pariaman.

Maka, di antara nama yang santer menjadi bisikan-bisikan di tengah wargakota Pariaman, adalah Yota Balad, SStp, MSi.

Yota, yang sudah malang melintang dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman itu, diyakini mampu menjadi suksesor, sebagai salah satu bakal calon Walikota Pariaman.

Di antara riwayat jabatan Yota, pernah menjadi Camat Pariaman Tengah, Kadis Perhubungan Kota Pariaman, serta Kepala Inspektorat, sebelum diamanahkan menjadi Sekretaris Daerah Kota Pariaman.

Pria berbadan gumpal ini, memang harus beresiko bila harus maju sebagai Calon Walikota Pariaman. Dia harus berhenti sebagai Sekretaris Daerah, atau mengajukan pensiun dini sebagaimana diatur oleh perundang-undangan. Hal yang sama sudah dilakukan seniornya Genius Umar, yang memilih pensiun muda, ketika hendak mencalonkan diri sebagai pimpinan kota Pariaman.

Tapi, siapkan Yota Balad untuk pensiun muda? Jenjang karier tertinggi bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah menjadi Sekda. Pasca jabatan sekda, maka pilihan lain adalah pindah ke provinsi, atau hijrah ke jalur politik. Bila, Yota melihat, ada peluang sebagai calon walikota terbuka, tentulah ini menjadi kesempatan terbaik,maju dengan segala konsekwensinya.

Sejauhmana peluang Yota Balad? Melihat kandidat yang akan tampil dalam pagelaran Pilkada Kota Pariaman 2024, diperkirakan yang akan menjadi kompetitor Yota adalah seniornya sendiri, mantan Wako Genius Umar, dan mantan Wawako Mardison Mahyudin.

Peta pertarungan, bila Yota Balad maju, untuk sementara berlangsung segitiga. Walaupun tidak tertutup bakal calon lain akan hadir dan ikut Pilkada. Sebab, dalam sejarah Pilkada di Kota Pariaman, pernah diikuti lima pasang calon.

Melihat pengalaman pemerintahan Yota Balad, putra Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, dan sumando urang Nareh, Kecamatan Pariaman Utara ini, memang sudah waktunya melangkah ke jenjang jabatan publik.

Di Sumatera Barat, cukup banyak contoh mereka yang melangkah dari Sekda atau pejabat Eselon dua, sukses menjadi kepala daerah.

Sebagai contoh, Drs Djupri, mantan sekda Bukittinggi menjadi walikota, Ismet Amzis dari sekda Bukittinggi menjadi Walikota Bukittinggi, Drs Zuiyen Rais dari sekda Kota Padang sukses jadi walikota Padang, Drs Mukhlis Rahman, dari sekretaris Kota Pariaman menjadi Walikota Pariaman dua periode, teranyer Beny Yuswir SStp, mantan Kepala Bappeda Sijunjung, manjadi Bupati Sijunjung.

Artinya, adalah hal yang wajar-wajar saja, bahkan lumrah, seorang pejabat sekretaris daerah melangkah dan bercita-cita untuk menjadi seorang kepala daerah.

Maka, bisik-bisik tentang Yota Balad membidik atau didorong oleh masyarakat menjadi Pariaman Satu, menunggu waktu Apakah seorang Yota Balad ingin mengembangkan pengabdian lebih luas untuk kota Pariaman, atau tetap bertahan sebagai sekda yang ada periodenya, tergantung semangat, dukungan politis serta tekad mundur dari jabatan sekda. Kita tunggu, waktunya!

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
Post Views: 313
ShareSendShare
Previous Post

Diskusi Mengenang 40 Hari Wafatnya Prof Abdul Hadi WM: Gerakan Angkatan 70, Sastra Sufi, dan Kembali ke Akar

Next Post

Bupati Sijunjung Letakkan Batu Pertama Pembangunan BTS di Nagari Paru 

Next Post
Bupati Sijunjung Letakkan Batu Pertama Pembangunan BTS di Nagari Paru 

Bupati Sijunjung Letakkan Batu Pertama Pembangunan BTS di Nagari Paru 

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,168)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,369)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,003)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,649)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,638)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,946)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,054)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,475)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,418)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,494)

Berita Lainnya

Muncul Gejala Deindustrialisasi, Sultan Kritisi Cara Pemerintah Pertahankan Angka Pertumbuhan Ekonomi Melalui Bansos

Muncul Gejala Deindustrialisasi, Sultan Kritisi Cara Pemerintah Pertahankan Angka Pertumbuhan Ekonomi Melalui Bansos

Kamis, 09/11/23 | 11:26 WIB
9

Wakil Ketua Dewan DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin...

DPRD Sumbar Kocok Ulang Alat Kelengkapan Dewan

DPRD Sumbar Kocok Ulang Alat Kelengkapan Dewan

Jumat, 04/3/22 | 12:23 WIB
45

Ketua DPRD Supardi sedang memimpin sidang. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com -- Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah, DPRD Sumbar membentuk...

Ketua DPD Minta Imigrasi Deportasi WN India yang Eksodus ke RI Hindari Corona

Ketua DPD Minta Imigrasi Deportasi WN India yang Eksodus ke RI Hindari Corona

Jumat, 23/4/21 | 12:08 WIB
8

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap fenomena Warga Negara (WN) India yang eksodus ke Indonesia untuk menghindari 'tsunami' Covid-19...

Fauzi Bahar Tiada Henti Berikhtiar

Fauzi Bahar Tiada Henti Berikhtiar

Jumat, 22/12/23 | 18:03 WIB
26

Dr Haji Fauzi Bahar, MSi Datuk Nan Sati, mantan Walikota Padang dua periode. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.