
PADANG, AmanMakmur —Saat acara Wisuda ke-64 Politeknik Negeri Padang (PNP), Sabtu (16/9/2023), Direktur PNP Dr Surfa Yondri, ST, SST, MKom meminta Wakil Gubernur Sumbar Dr Ir Audy Joinaldy, SPt, MSc, MM, IPM, ASEAN, Eng, untuk menjadi staf pengajar di PNP.
“Dengan gelarnya yang panjang, menandakan Pak Wagub ini orangnya pembelajar, dan ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua. Dan dengan ini, kita minta Pak Wagub untuk bisa menjadi staf pengajar di Politeknik Negeri Padang. Apalagi beliau ini memiliki sertifikasi enginer ASEAN,” ucap Surfa Yondri di hadapan ratusan wisudawan dan ribuan para orangtua dan keluarga wisudawan yang hadir di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Kampus PNP Limau Manis Padang.
Ditambahkan Surfa Yondri, dengan kehadiran Wagub Audy menjadi staf pengajar, tentunya akan membawa manfaat bagi pengembangan PNP sebagai perguruan tinggi vokasi terdepan di Indonesia.
Audy Joinaldy yang hadir di PNP untuk memberikan motivasi kepada para wisudawan dan sekaligus orasi ilmiah dengan tema; Tantangan dan Peluang Lulusan Perguruan Tinggi di Era 4.0 itu, sepertinya tidak bisa mengelak untuk bisa menjadi staf pengajar di PNP.
“Karena gelarnya panjang, dan masuk MURI pula, maka untuk menjadi staf pengajar tentu besar honornya,” seloroh Audy, yang merupakan alumnus IPB Bogor, dan menjadi pengusaha sukses di bidang perunggasan (poultry).
Dalam orasinya, Audy menyampaikan bahwa di era 4.0 telah terjadi perubahan yang cepat terhadap pola hidup manusia. Terjadi pergeseran kebutuhan dasar, yakni dari kebutuhan fisik ke komunikasi.

“4.0 telah menyebabkan terjadinya disrupsi, perubahan peta kompetisi, perubahan prilaku dan gaya hidup, serta perubahan regulasi dan cara pandang dalam pengelompokkan industri dan lapangan kerja,” terang Audy.
Makanya, lanjut Audy, bagi mahasiswa, khususnya para wisudawan, menjadi penting untuk terus mengasah softskill agar pertarungan dunia kerja yang semakin kompetitif dapat dilalui dengan sukses.

Pada kesempatan itu, Audy mengajak lulusan PNP untuk menjadi pengusaha (entrepreneur). “Saat ini baru 2% yang menjadi pengusaha dari jumlah penduduk Indonesia. Jadi masih sedikit sekali,” kata Audy.
“Karena latar belakang saya itu pengusaha di bidang perunggasan, maka saya sebut dengan poultrypreneur. Dan saya sudah tulis bukunya,“ imbuh Audy, sembari memperlihatkan buku tersebut.
Adapun Wisuda ke-64 Politeknik Negeri Padang ini mewisuda sebanyak 1271 orang, yang dibagi dalam 2 hari. Pada hari Sabtu 16 September diwisuda sebanyak 657 orang, dan Minggu 17 September 614 orang.
(Ika)











