• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kelola Tambang Biji Besi di Air Bangis, PT GMK Komit dengan Green Mining

Rabu, 21/12/22 | 22:31 WIB
in Berita
0
Tambang biji besi yang dikelola PT GMK (Gamindra Mitra Kesuma), yang berlokasi di Ranah Penantian Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas. (Foto : gmz)

PASAMAN BARAT, AmanMakmur.com —Guna mengantisipasi terjadinya luapan lumpur dari tambang biji besi yang dikelola PT GMK (Gamindra Mitra Kesuma), yang berlokasi di Ranah Penantian Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, pihak perusahaan membuat kolam penyerapan lumpur di kawasan tambang itu.

Dalam rangka terpenuhinya green mining, makanya perusahaan menyiapkan kolam penyerapan lumpur, sehingga tidak mengalir atau mencemari sungai dan air laut.

Hal ini merupakan tindak-lanjut dari perjanjian pinjam lahan dengan pihak Pelabuhan Teluk Tapang.

LihatJuga

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Rabu, 17/6/26 | 20:13 WIB
5
Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Rabu, 17/6/26 | 19:56 WIB
4
Bupati Agam Hadiri Peringatan 1 Muharam 1448 H yang Dimeriahkan dengan Penampilan Sanggar Rabano Mak Malin

Bupati Agam Hadiri Peringatan 1 Muharam 1448 H yang Dimeriahkan dengan Penampilan Sanggar Rabano Mak Malin

Rabu, 17/6/26 | 19:52 WIB
2

Sebagai perusahaan tambang nasional, PT GMK melalui manajemennya mengupayakan green mining dengan meminimalisir dampak lingkungan dan sosial yang merugikan di semua tahapan operasional pertambangan.

Jadi kegiatan pertambangan biji besi yang baru beroperasi tersebut mengupayakan agar tidak menimbulkan bahaya bagi penduduk lokal dan lingkungan sekitar.

“Tidak ada lumpur yang mengalir ke laut dari crusher penghancur biji besi karena kita telah menyediakan kolam penampung atau penyerapan lumpur serta telah lolos uji mutu dari UPTD Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar,” kata Alamsyah, Kepala Teknik Tambang PT GMK, ketika berada di Simpang Empat, Rabu (21/12/2022).

Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa kolam penampung lumpur yang selesai dibangun dan sedang pengerjaan. Di dekat mesin crusher ada 4 kolam yang nantinya berukuran 38×10 meter. Jika kolam penuh maka lumpur itu dikeluarkan.

“Jika ada endapan lumpur itu langsung mengalir ke laut itu tidak benar karena jarak mesin crusher ke laut ada sekitar 9 kilometer. Bisa dilihat langsung ke lokasi bagaimana teknis kolam yang kami buat. Selain kolam dekat mesin crusher, pihaknya juga telah membuat tiga kolam aliran air dekat konveyor atau mesin pembawa butiran biji besi dekat dermaga Pelabuhan Teluk Tapang atau dekat tumpukan biji besi”, katanya.

Ukuran kolamnya, ulas Alamsyah, dibangun 15 x 30 meter, dengan tiga kolam dan bisa dilihat airnya bersih, tidak berbau dan berubah warna. Air itu tidak ada yang langsung ke laut namun disalurkan ke selokan sungai untuk pengendapan. PT GMK, sangat memperhatikan lingkungan yang ada. Apalagi UPTD Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, juga telah melakukan uji mutu pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup ( RPL) periode Januari sampai Juni 2022.

Proses ini dilakukan GMK sepanjang tahapan usaha pertambangan biji besi untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar kawasan pertambangan di Poros Taluak Tapang tersebut dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

Dari hasil pemantauan dari dinas itu untuk kualitas udara ambien di lokasi kerja dan dekat pos satpam serta intensitas kebisingan masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah dan tidak menyebabkan pencemaran udara ambien.

Kemudian analisa kualitas air berdasarkan pemantauan dan hasil laboratorium Kesehatan Provinsi Sumbar juga berada di bawah baku mutu. Beberapa kualitas air yang mendekati baku mutu ada pada hilir sungai hal itu dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga terbawanya material tanah namun masih di bawah baku mutu.

Selain itu untuk analisa dampak terhadap flora fauna juga tidak ada masalah karena berdasarkan pemantauan dinas terkait masih ditemukan 56 jenis tumbuhan dan 50 fauna baik itu jenis amfibi, reptil, burung dan mamalia.

“Hasil uji mutu itu langsung dinas terkait turun dan mengambil sampelnya dan dibawa ke laboratorium. Jadi sejauh ini tidak ada aktivitas tambang yang merusak dan mencemari lingkungan,” katanya.

Uji mutu itu, katanya, akan terus dilakukan setiap enam bulan oleh pihak yang berwenang. Artinya pemantauan oleh pihak terkait terus dilakukan. Selain dari faktor lingkungan juga pihak terkait selalu rutin memantau dan mengecek aktifitas tambang. Mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur, Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, bea cukai, dari intelijen, Polri, TNI, BPJS dan pengawasan orang asing.

(gmz)

Post Views: 1,083
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Fasilitasi Kelompok Tani dan Masjid Dapat Bantuan TJSL BUMN

Next Post

DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

Next Post
DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,224)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,413)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,056)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,708)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,680)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,010)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,097)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,536)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,476)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,537)

Berita Lainnya

Silatnas PKS Bahas Kepemimpinan Daerah, Nevi Zuairina Sampaikan Pentingnya Kesinambungan Pembangunan

Silatnas PKS Bahas Kepemimpinan Daerah, Nevi Zuairina Sampaikan Pentingnya Kesinambungan Pembangunan

Rabu, 01/3/23 | 18:06 WIB
15

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat II Hj Nevi Zuairina hadiri Silatnas PKS bahas kepemimpinan daerah. (Foto : nzcenter) JAKARTA,...

Lantamal II dan JPS Gelar VLOG CONTEST 2021, Ini Syarat dan Ketentuannya

Lantamal II dan JPS Gelar VLOG CONTEST 2021, Ini Syarat dan Ketentuannya

Selasa, 01/6/21 | 05:52 WIB
43

Leaflet VLOG CONTEST 2021 yang diangkatkan oleh Lantamal II bekerjasama dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS). (Foto : jps) PADANG, AmanMakmur.com...

Ketua DPD RI Berharap Penyelamatan Aset Jadi Skala Prioritas Daerah

Ketua DPD RI Berharap Penyelamatan Aset Jadi Skala Prioritas Daerah

Jumat, 30/4/21 | 19:31 WIB
6

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah menjadikan penyelamatan aset sebagai prioritas utama. Oleh sebab...

Komite I DPD RI Bahas Rencana Pemindahan ASN ke IKN dan Masalah Tenaga Honorer

Komite I DPD RI Bahas Rencana Pemindahan ASN ke IKN dan Masalah Tenaga Honorer

Senin, 04/10/21 | 09:07 WIB
74

Rapat Kerja Komite I DPD RI dengan Menteri PAN-RB dan Kepala BKN membahas problematika dasar status tenaga honorer, perubahan UU...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.