• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kelola Tambang Biji Besi di Air Bangis, PT GMK Komit dengan Green Mining

Rabu, 21/12/22 | 22:31 WIB
in Berita
0
Tambang biji besi yang dikelola PT GMK (Gamindra Mitra Kesuma), yang berlokasi di Ranah Penantian Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas. (Foto : gmz)

PASAMAN BARAT, AmanMakmur.com —Guna mengantisipasi terjadinya luapan lumpur dari tambang biji besi yang dikelola PT GMK (Gamindra Mitra Kesuma), yang berlokasi di Ranah Penantian Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, pihak perusahaan membuat kolam penyerapan lumpur di kawasan tambang itu.

Dalam rangka terpenuhinya green mining, makanya perusahaan menyiapkan kolam penyerapan lumpur, sehingga tidak mengalir atau mencemari sungai dan air laut.

Hal ini merupakan tindak-lanjut dari perjanjian pinjam lahan dengan pihak Pelabuhan Teluk Tapang.

LihatJuga

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Selasa, 11/8/26 | 21:13 WIB
7
PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

Selasa, 11/8/26 | 21:05 WIB
5
Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Selasa, 11/8/26 | 20:52 WIB
11

Sebagai perusahaan tambang nasional, PT GMK melalui manajemennya mengupayakan green mining dengan meminimalisir dampak lingkungan dan sosial yang merugikan di semua tahapan operasional pertambangan.

Jadi kegiatan pertambangan biji besi yang baru beroperasi tersebut mengupayakan agar tidak menimbulkan bahaya bagi penduduk lokal dan lingkungan sekitar.

“Tidak ada lumpur yang mengalir ke laut dari crusher penghancur biji besi karena kita telah menyediakan kolam penampung atau penyerapan lumpur serta telah lolos uji mutu dari UPTD Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar,” kata Alamsyah, Kepala Teknik Tambang PT GMK, ketika berada di Simpang Empat, Rabu (21/12/2022).

Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa kolam penampung lumpur yang selesai dibangun dan sedang pengerjaan. Di dekat mesin crusher ada 4 kolam yang nantinya berukuran 38×10 meter. Jika kolam penuh maka lumpur itu dikeluarkan.

“Jika ada endapan lumpur itu langsung mengalir ke laut itu tidak benar karena jarak mesin crusher ke laut ada sekitar 9 kilometer. Bisa dilihat langsung ke lokasi bagaimana teknis kolam yang kami buat. Selain kolam dekat mesin crusher, pihaknya juga telah membuat tiga kolam aliran air dekat konveyor atau mesin pembawa butiran biji besi dekat dermaga Pelabuhan Teluk Tapang atau dekat tumpukan biji besi”, katanya.

Ukuran kolamnya, ulas Alamsyah, dibangun 15 x 30 meter, dengan tiga kolam dan bisa dilihat airnya bersih, tidak berbau dan berubah warna. Air itu tidak ada yang langsung ke laut namun disalurkan ke selokan sungai untuk pengendapan. PT GMK, sangat memperhatikan lingkungan yang ada. Apalagi UPTD Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, juga telah melakukan uji mutu pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup ( RPL) periode Januari sampai Juni 2022.

Proses ini dilakukan GMK sepanjang tahapan usaha pertambangan biji besi untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar kawasan pertambangan di Poros Taluak Tapang tersebut dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

Dari hasil pemantauan dari dinas itu untuk kualitas udara ambien di lokasi kerja dan dekat pos satpam serta intensitas kebisingan masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah dan tidak menyebabkan pencemaran udara ambien.

Kemudian analisa kualitas air berdasarkan pemantauan dan hasil laboratorium Kesehatan Provinsi Sumbar juga berada di bawah baku mutu. Beberapa kualitas air yang mendekati baku mutu ada pada hilir sungai hal itu dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga terbawanya material tanah namun masih di bawah baku mutu.

Selain itu untuk analisa dampak terhadap flora fauna juga tidak ada masalah karena berdasarkan pemantauan dinas terkait masih ditemukan 56 jenis tumbuhan dan 50 fauna baik itu jenis amfibi, reptil, burung dan mamalia.

“Hasil uji mutu itu langsung dinas terkait turun dan mengambil sampelnya dan dibawa ke laboratorium. Jadi sejauh ini tidak ada aktivitas tambang yang merusak dan mencemari lingkungan,” katanya.

Uji mutu itu, katanya, akan terus dilakukan setiap enam bulan oleh pihak yang berwenang. Artinya pemantauan oleh pihak terkait terus dilakukan. Selain dari faktor lingkungan juga pihak terkait selalu rutin memantau dan mengecek aktifitas tambang. Mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur, Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, bea cukai, dari intelijen, Polri, TNI, BPJS dan pengawasan orang asing.

(gmz)

Post Views: 1,127
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Fasilitasi Kelompok Tani dan Masjid Dapat Bantuan TJSL BUMN

Next Post

DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

Next Post
DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

DWP Setjen DPD RI Salurkan Baksos ke Sekolah Sosial Bingkai Jalanan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,307)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,499)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,138)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,780)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,757)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,105)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,152)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,608)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,564)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,604)

Berita Lainnya

Sumbar Expo Kadin 2022 Digelar Maret di Padang

Sumbar Expo Kadin 2022 Digelar Maret di Padang

Kamis, 13/1/22 | 07:33 WIB
23

Rapat panitia Sumbar Expo Kadin 2022 secara virtual. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com -----Usai reshuffle kepengurusan, Kadin Sumbar tancap gas...

Komite IV DPD RI Rapat Konsultasi dengan BPK RI Bahas Laporan Pengelolaan Keuangan Daerah

Komite IV DPD RI Rapat Konsultasi dengan BPK RI Bahas Laporan Pengelolaan Keuangan Daerah

Rabu, 29/6/22 | 01:44 WIB
12

Komite IV DPD RI melakukan rapat konsultasi dengan BPK RI membahas hasil pengawasan Semester II 2022. (Foto : dpd) JAKARTA,...

Bangun Sinergi, Unand Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama dengan Alumni yang Jadi Pemred Media di Sumbar

Bangun Sinergi, Unand Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama dengan Alumni yang Jadi Pemred Media di Sumbar

Sabtu, 21/2/26 | 11:15 WIB
33

Suasana silatirahni dan diskusi Rektor Unand Efa Yonnedi dengan para alumni yang jadi Pemred media. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur...

Ketua DPD Minta Pemerintah Segera Atasi Limbah yang Cemari Pulau Untung Jawa

Ketua DPD Minta Pemerintah Segera Atasi Limbah yang Cemari Pulau Untung Jawa

Rabu, 28/4/21 | 04:38 WIB
11

JAKARTA, AmanMakmur.com --- Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) mencemari Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, sejak beberapa waktu terakhir....

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.