ArtMagz
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
ArtMagz
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Home Berita

Kasus Keracunan Obat, Nevi Zuairina Minta BPKN RI Utamakan Tindakan Preventif

Minggu, 06/11/22 | 07:39 WIB
in Berita
0
Post Views: 311
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter)

JAKARTA, AmanMakmur.com —– Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) meminta agar lebih mengutamakan tindakan preventif dalam segala hal termasuk pencegahan peredaran obat-obatan yang bermasalah.

Saat ini, kata Nevi, pemerintah telah memastikan bahwa kasus gagal ginjal yang melanda 245 anak di sejumlah daerah di Tanah Air, disebabkan oleh zat kimia yang ada di dalam pelarut obat-obatan yang dikonsumsi oleh para pasien.

Menurutnya, ketika tindakan preventif ketat dilakukan, akan menjadi pertahanan pertama agar kejadian seperti ini tidak terjadi.

Baca Juga

Mengapa Bencana Dinyatakan Nasional? Kriteria dan Prosesnya

Mengapa Bencana Dinyatakan Nasional? Kriteria dan Prosesnya

Selasa, 16/12/25 | 08:48 WIB
Pangkostrad Pimpin Upacara Hari Juang TNI AD

Pangkostrad Pimpin Upacara Hari Juang TNI AD

Senin, 15/12/25 | 10:47 WIB
MTQ ke-41 Tingkat Sumbar;Tanah Datar Optimis Kembali Raih Juara Umum

MTQ ke-41 Tingkat Sumbar;Tanah Datar Optimis Kembali Raih Juara Umum

Senin, 15/12/25 | 10:36 WIB

Selama ini BPKN bekerja memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Saya mempertanyakan, apakah BPKN dapat melakukan kegiatan tanpa harus menunggu aduan yang masuk. Karena ini dapat menjadi pertahanan pertama pada perlindungan konsumen,” tutur Nevi, melalui keterangan persnya, Minggu (6/11/2022)

Legislator asal Sumatera Barat II ini beranggapan, nasib perlindungan konsumen di Indonesia masih jauh dari harapan yang ideal. Akan tetapi, dengan berbagai kejadian keracunan obat seperti ini, akan menjadi pelajaran berharga bagi negeri ini, betapa pentingnya menjaga aset bangsa berupa SDM yang terancam nyawanya sejak usia dini.

Nevi menambahkan, BPKN sesuai dengan fungsinya, mesti semakin gencar menyebarluaskan informasi melalui media tentang perlindungan konsumen dan memasyarakatkan sikap keberpihakan kepada konsumen.

Menurut Nevi, ini sangat penting agar masyarakat kembali percaya dalam menjalankan kehidupan di negeri ini.

Dalam RDP tersebut, Politisi PKS ini mempertanyakan kepada BPKN, terhadap persoalan gangguan ginjal akut pada anak total 304 Terdiagnosis, 159 Orang Meninggal. Apa saja yang telah dilakukan oleh BPKN untuk menindaklanjuti permasalahan ini? Bagaimana koordinasi BPKN dengan BPOM selaku lembaga yang ditugaskan melakukan pengawasan untuk melindungi konsumen terhadap pemakaian obat dan makanan?

Termasuk bagaimana koordinasi kepolisian dalam melindungi konsumen dari penggunaan barang dan jasa agar tidak merugikan konsumen.

“Saya berharap, tidak ada kasus besar seperti ini yang mengorbankan nyawa calon penerus bangsa. Agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat dan juga semakin meningkatkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan pemahaman konsumen, BPKN mesti tampil di depan sebagai lembaga representasi pemerintah yang kompeten, kredibel dan terpercaya,” tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzcenter)

ShareSendShare

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,554)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,823)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,425)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (9,150)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (9,100)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,374)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,449)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,941)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,801)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,873)

Berita Lainnya

Inyiak Rajo: Pemimpin Baru dan Harapan Baru

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

Jumat, 21/2/25 | 00:37 WIB
‘Raja Penyair’ Pinto Janir Tampil Memukau di Acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar

‘Raja Penyair’ Pinto Janir Tampil Memukau di Acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar

Kamis, 30/5/24 | 06:00 WIB
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

Jumat, 14/6/24 | 20:18 WIB
“78 Tahun Makmur Hendrik”, Rektor Unand: Kaya akan Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

“78 Tahun Makmur Hendrik”, Rektor Unand: Kaya akan Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

Kamis, 05/6/25 | 01:41 WIB
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Dukung Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Dukung Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan

Jumat, 16/5/25 | 12:12 WIB
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Hamas Apresiasi Komitmen Fadly Amran Terhadap Pemajuan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Hamas Apresiasi Komitmen Fadly Amran Terhadap Pemajuan Kebudayaan

Minggu, 11/5/25 | 19:31 WIB
  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2025 - Amanmakmur.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2025 - Amanmakmur.com