• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Enam Anggota DPRD Pessel Usul Bentuk Pansus Bahas Harga TBS Kelapa Sawit Kebun Swadaya

Selasa, 01/11/22 | 10:02 WIB
in Berita
0
Novermal, SH, MH, Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Pessel. (Foto : Dok)

PESISIR SELATAN, AmanMakmur.com — Enam orang anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumbar mengajukan usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna menyelesaikan persoalan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kebun swadaya di daerahnya.

Persoalannya selama ini harga TBS kebun swadaya selalu jauh di bawah harga pasar, dan ada pula pemotongan timbangan di pabrik kelapa sawit (PKS) 8 sampai 12 persen.

Hal tersebut diungkapkan Novermal, SH, MH, Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Pessel, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/11/2022).

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Kami sudah memasukan surat usulan pembentukan Pansus ke Sekretariat DPRD pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022,” sebut Novermal, dan ini dilakukan guna menyikapi rekomendasi RDP (rapat dengar pendapat) lintas komisi dengan lintas sektoral beberapa waktu lalu, dimana DPRD diminta membentuk tim penyelesaian persoalan harga TBS kebun swadaya.

Novermal menjelaskan, usulan pembentukan Pansus tersebut adalah langkah yang tepat, karena nantinya akan menghasilkan keputusan DPRD berupa rekomendasi yang harus dilaksanakan oleh Bupati Pessel.

“Semangatnya adalah bagaimana ke depan TBS kebun swadaya di Pessel bisa pula dihargai secara proporsional, yaitu sesuai dengan rendemen atau kandungan CPO-nya, dan tidak ada lagi potongan timbangan di PKS,” tegasnya.

Ditambahkan Novermal, untuk menyelesaikan persoalan harga TBS kebun swadaya tersebut, sebenarnya Gubernur Sumbar sudah mengeluarkan Pergub Nomor 28 Tahun 2020. “Pasal 12 ayat (9) Pergub ini mengamanatkan supaya Bupati setempat membentuk tim penetapan harga TBS kebun swadaya dengan dasar perhitungan dan kesepakatan pekebun swadaya dengan pengusaha pabrik kelapa sawit,” ujarnya.

“Dihitung dulu berapa rendemennya, dan kemudian baru disepakati berapa harga yang pantas,” tukuknya.

Supaya kelembagaannya cepat terbentuk, menurut Novermal untuk sementara kukuhkan saja pedagang pengumpul sebagai ketua kelompok dan pemilik kebun jadi anggotanya, dan kemudian dudukan dengan pengusaha PKS guna menyepakati harga yang proporsional.

“Karena Pergub tersebut belum juga dilaksanakan, makanya kita dorong dengan pembentukan Pansus,” tegas Novermal.

Lanjutnya, nanti rekomendasi Pansus jadi keputusan DPRD, dan itu wajib dilaksanakan oleh Bupati. “Kalau tidak dilaksanakan, DPRD punya Hak Interpelasi untuk mempertanyakannya,” tambahnya lagi.

“Tapi, saya yakin Bupati pasti akan membela hak masyarakatnya, dan pasti juga tidak akan merugikan pengusaha yang berinvestasi di daerahnya,” tegasnya.

Disamping persoalan harga TBS kebun swadaya, lanjut Novermal, pihaknya juga akan mendorong Bupati supaya segera menambah PKS di daerahnya. Di Pessel ada 76,2 ribu hektar kebun kelapa sawit, dan 41,3 ribu hektar adalah kebun rakyat atau kebun swadaya. Sementara PKS baru ada 5 unit, dan 2 unit milik Incasi Raya Grup tidak lagi membeli TBS kebun swadaya.

“Untuk itu, Bupati harus tegas mencabut izin PKS yang sudah diberikan, tapi tidak segera menyelesaikan pembangunan pabriknya, dan memberi izin baru kepada investor yang betul-betul serius ingin membangun PKS dan mau bermitra dengan pekebun swadaya,” tegasnya.

Keenam anggota DPRD Pessel yang mengusulkan pembentukan Pansus tersebut adalah, Novermal (PAN), Awarisman (Demokrat), Aljufri (Nasdem), Ronaldi (PDI Perjuangan), Rahman (PKB), dan Yusman (PKS).

“Insya Allah pembentukan Pansus ini akan didukung oleh semua anggota DPRD. Karena, ini menyangkut nasib puluhan ribu keluarga yang bergantung hidup pada kebun kelapa sawit swadaya,” pungkasnya.

(Rel/NY)

Post Views: 298
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Desak Pemerintah Sanksi Keras Pegawai yang Lakukan Kekerasan Seksual

Next Post

Baliho Capres Anies Baswedan Diduga Dirusak, Nasdem Kabupaten Solok Tempuh Jalur Hukum

Next Post
Baliho Capres Anies Baswedan Diduga Dirusak, Nasdem Kabupaten Solok Tempuh Jalur Hukum

Baliho Capres Anies Baswedan Diduga Dirusak, Nasdem Kabupaten Solok Tempuh Jalur Hukum

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,192)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,387)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,031)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,677)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,657)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,973)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,074)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,511)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,444)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,514)

Berita Lainnya

Kolaborasi dengan 15 Perguruan Tinggi, P3M ITB-HAS Bukittinggi Gelar PKM di Nagari Kubang Putiah

Kolaborasi dengan 15 Perguruan Tinggi, P3M ITB-HAS Bukittinggi Gelar PKM di Nagari Kubang Putiah

Jumat, 24/5/24 | 06:00 WIB
125

Suasana PKM yang digelar ITB-HAS. (Foto : Cun) BUKITTINGGI, AmanMakmur ---Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Institut Teknologi dan...

Disambangi Gubernur Negara Bagian Kaluga Rusia, Ketua DPD RI Sultan Bahas Peluang Kerjasama di Bidang Pangan

Disambangi Gubernur Negara Bagian Kaluga Rusia, Ketua DPD RI Sultan Bahas Peluang Kerjasama di Bidang Pangan

Kamis, 31/10/24 | 22:53 WIB
12

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menerima kunjungan Gubernur negara bagian Kaluga Federasi Rusia Shapsha Sergey. (Foto : dpd) JAKARTA,...

“Salah Tembak”, Seharusnya Bukan Ahmad Karim Tapi Makmur Hendrik

“Salah Tembak”, Seharusnya Bukan Ahmad Karim Tapi Makmur Hendrik

Rabu, 26/3/25 | 23:29 WIB
69

Makmur Hendrik, Angkatan 66/Pelaku Sejarah. (Foto : Dok) Oleh: Makmur Hendrik (Angkatan 66/Pelaku Sejarah) TAHUN 1966 adalah tahun yang merobah...

SBN: Cabut Izin Kampus yang Tidak Memiliki Mahasiswa.

SBN: Cabut Izin Kampus yang Tidak Memiliki Mahasiswa.

Jumat, 30/4/21 | 19:23 WIB
143

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) berencana menjalankan program merger atau penggabungan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.