• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pusat Fokus Bangun IKN Nusantara, Jangan Lupakan Daerah-daerah di Kaltim

Catatan :  Aji Mirni Mawarni

Kamis, 28/7/22 | 14:37 WIB
in Opini
0
Aji Mirni Mawarni, Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur. (Foto : dpd)

“GEGAP gempita” pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur menjadi berita yang sambung-menyambung (running news) di hampir semua media nasional. Jika kita mengetikkan “IKN Nusantara” di mesin pencarian, selalu muncul berita-berita terkini tentang topik tersebut.

Pasca pengesahan UU Nomor 3 tahun 2022 tentang IKN – yang oleh banyak kalangan dianggap tergesa-gesa itu – berbagai langkah tindak lanjut ditempuh pemerintah. Termasuk persiapan lelang sejumlah proyek infrastruktur dasar senilai lebih dari Rp4,9 triliun yang dibiayai APBN.

Pemerintah hingga kini belum mendapatkan investor riil pasca mundurnya SoftBank. Juga belum ada realisasi investasi UEA, Arab Saudi, dan China yang diklaim pusat. Termasuk klaim bahwa UEA akan memasukkan USD20 miliar, setara Rp299,5 triliun, di Indonesia Investment Authority.

LihatJuga

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!

Selasa, 20/10/26 | 21:55 WIB
11
Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat

Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat

Sabtu, 17/10/26 | 15:08 WIB
7
Rajo Sampono: Ninik Mamak Harus Berperan dalam Pembebasan Lahan Tol dan Tarok City

Rajo Sampono: Ninik Mamak Harus Berperan dalam Pembebasan Lahan Tol dan Tarok City

Minggu, 11/10/26 | 19:09 WIB
3

Megaproyek IKN bakal menyedot dana setidaknya Rp466 triliun, yang tahapan kompleksnya diproyeksikan selesai 2045. Ini baru angka perkiraan awal, yang bisa saja membengkak. Kondisi ini sangat krusial. Harus dipastikan bahwa proyek IKN tidak membebani APBN. Terlebih Indonesia membutuhkan banyak pendanaan untuk bangkit pasca pandemi.

Mungkin saja pada tahap awal kita menggunakan APBN untuk infrastruktur dasar. Namun harus dipastikan skema pendanaan selanjutnya juga clear and clean. Pastikan pula “investasi-investasi raksasa” yang diklaim bakal masuk tidak menyandera Indonesia.

Jangan sampai tendensi “ada udang di balik batu” membuat situasi RI terhimpit, terjepit, bahkan bangkrut karena utang yang membelit untuk membangun jantung negara bernama IKN Nusantara. Padahal melunasi utang negara yang lama saja membutuhkan upaya luar biasa lintas generasi.

Saya memberi atensi pada situasi Kaltim yang belum banyak berubah pasca penetapan IKN. Besaran APBD masih “segitu-segitu saja”, proyek strategis nasional (PSN) juga belum banyak perkembangan. Padahal euforia pemindahan IKN sudah menjadi angin segar bagi warga.

Kondisi infrastruktur Kaltim pun masih senjang dan timpang antara perkotaan dan pedalaman. Terutama kondisi jalan, air bersih, dan jaringan listrik. Masih terdapat 509 titik desa blankspot dan 177 titik desa low signal. Bahkan terdapat 17 desa yang berstatus tertinggal di empat kabupaten.

Sejumlah urusan besar pun masih menggantung. Mulai dari ketidakjelasan pembangunan dan penyelesaian infrastruktur (seperti jembatan tol Balikpapan-PPU, finishing Jembatan Pulau Balang, Bendungan Marangkayu dan Telake), hingga tumpang tindih lahan dan ketersedian lahan pertanian.

Pusat fokus membangun area IKN, yang mencakup sebagian kecil wilayah PPU dan Kukar. Namun Kaltim – yang telah banyak berkontribusi bagi PDRB nasional – belum mendapat “efek tetesan” yang nyata dan memadai. Kita memang mendukung pembangunan IKN. Namun kita harus tetap jernih dalam melihat dan mempertimbangkan urgensi dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Sedih rasanya melihat langkah pemerintah yang memiliki fokus besar terhadap IKN dan mempersiapkan SDM terdekat di sekitar IKN, namun daerah lain di Kaltim belum mendapat dukungan dan perhatian. Bahkan DAK dan DAU di daerah pun ada yang dihapus – atau terancam dihapus – dengan alasan fokus membangun IKN.

Pembangunan daerah satelit IKN sama pentingnya dengan pembangunan area IKN. Kita semua berharap pembangunan IKN bisa memperkuat wilayah Kaltim secara keseluruhan; baik infrastruktur, SDM, pendidikan, serta lingkungan. Kita pun berharap IKN mampu membawa kesejahteraan baru bagi masyarakat Kaltim dan warga lokal di sekitarnya.

Hal penting yang selalu saya suarakan; karena Kaltim sudah berkontribusi besar untuk negeri ini, sudah semestinya Pusat memberikan perhatian dan dukungan yang berbanding lurus dan benar-benar adil terhadap Kaltim.

Penulis adalah Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur

Views: 304
ShareSendShare
Previous Post

Saat Rakernas APERSI, LaNyalla Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Rumah Amanat Konstitusi

Next Post

Senator DPD RI Filep Wamafma Disambut Pengurus GMKI dan Kepala Suku Biak di Bandara Utarom Kaimana

Next Post
Senator DPD RI Filep Wamafma Disambut Pengurus GMKI dan Kepala Suku Biak di Bandara Utarom Kaimana

Senator DPD RI Filep Wamafma Disambut Pengurus GMKI dan Kepala Suku Biak di Bandara Utarom Kaimana

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,435)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,625)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,261)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,916)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,868)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,250)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,274)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,731)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,704)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,711)

Berita Lainnya

Di Masa Pandemi, UMKM Butuh Intervensi yang Kuat dan Terukur dari Pemerintah

Di Masa Pandemi, UMKM Butuh Intervensi yang Kuat dan Terukur dari Pemerintah

Minggu, 12/12/21 | 04:23 WIB
27

Fahira Idris, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama hampir...

Ketua PWI Sumbar Lantik Pengurus PWI Pasaman

Ketua PWI Sumbar Lantik Pengurus PWI Pasaman

Rabu, 20/9/23 | 07:27 WIB
7

Ketua PWI Sumbar melantik pengurus PWI Pasaman. (Foto : zul) PASAMAN, AmanMakmur---Bupati Pasaman Benny Utama, Sekretaris Daerah (Sekda) Mara Ondak...

Ketua DPD RI LaNyalla Kunjungi Habib Luthfi bin Yahya

Ketua DPD RI LaNyalla Kunjungi Habib Luthfi bin Yahya

Kamis, 08/8/24 | 11:14 WIB
31

Ketua DPD RI LaNyalla berfoto bersama dengan Habib Luthfi. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Usai bertemu dalam acara Pembukaan Pra...

Tanggapi Keputusan BK DPRD Kabupaten Solok, Partai Gerindra Tetap Tegak Lurus Bela Kadernya

Tanggapi Keputusan BK DPRD Kabupaten Solok, Partai Gerindra Tetap Tegak Lurus Bela Kadernya

Minggu, 22/8/21 | 03:05 WIB
12

Jon Firman Pandu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok, yang juga Wakil.Bupati Solok. (Foto : DD74) KABUPATEN SOLOK, AmanMakmur.com--- Terkait...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.