• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Optimalisasi Pembangunan Sumbar, Ketua DPRD dan Gubernur Bertemu Perantau

Selasa, 24/5/22 | 23:54 WIB
in Berita
0
Ketua DPRD Sumbar Supardi dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah, adakan pertemuan dengan perantau Minang di Jakarta. (Foto : Nov)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Bahas sejumlah isu strategis untuk mengoptimalkan pembangunan daerah, Ketua DPRD Sumbar Supardi dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah, adakan pertemuan dengan perantau Minang di Jakarta, Selasa (24/5).

Pada pertemuan yang dilaksanakan di Hotel Balairung itu, dihadiri beberapa tokoh Sumbar, salah satunya mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.

“Banyak masukan yang terjaring dari pertemuan ini, tentunya akan menjadi acuan prioritas untuk mengoptimalkan pembangunan daerah dari seluruh aspek,” kata Supardi, ketika ditanya usai kegiatan tersebut.

LihatJuga

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Jumat, 08/5/26 | 21:06 WIB
3
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

Jumat, 08/5/26 | 20:57 WIB
3
Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Rabu, 06/5/26 | 17:37 WIB
8

Dia mengatakan, perantau meminta pemerintah provinsi meningkatkan sinergisitas dengan kabupaten/kota untuk menyuksuseskan proyek pembangunan tol Padang-Pekanbaru. Dalam hal ini yang menjadi sorotan adalah masalah pembebasan lahan, jangan sampai ada lagi oknum-oknum yang memanfaatkan dana ganti rugi untuk dikorupsi.

“‘Kita berharap tidak terulang lagi, koordinasi pemprov dan kabupaten/kota merupakan salah satu bentuk antisipasi,” katanya.

Tidak hanya perihal pembangunan, sektor pendidikan pun tidak luput dari pembahasan, pemerintah daerah harus memikirkan kembali bagaimana untuk meningkatkan kualitas pendidikan Sumbar yang sedikit menurut.

Dahulu daerah kita merupakan percontohan bagi daerah lain dalam hal pendidikan, namun sekarang banyak para pelajar memilih provinsi-provinsi tetangga untuk menuntut ilmu

“Dulunya daerah tetangga di bawah kita sekarang sudah di atas kita, tentunya dibutuhkan kinerja yang lebih optimal untuk mengembalikan itu kembali,” katanya.

Dalam hal Pertumbuhan Ekonomi (PE) saat ini, lanjut Supardi, cenderung rendah dibandingkan rata-rata nasional. Pada tahun 2022-2023 diharapkan PE bisa mencapai lima persen, meski itu di luar RPJMD namun itulah yang Sumbar butuhkan. Dengan membaiknya PE maka akan berdampak pada tertekannya angka kemiskinan dan pengangguran.

Perlu kerja cerdas untuk ini, tidak hanya melibatkan pemerintah daerah dan DPRD, namun juga perantau-perantau Minang yang duduk pada jajaran legislatif pusat untuk berupaya bagaimana menggaet APBN untuk kepentingan pembangunan Sumbar.

Dia mengatakan peran perantau sangat penting untuk Sumbar, namun dikarenakan adanya gap yang tercipta karena dinamika sosial, maka itu menjadi kendala optimalnya peran perantau.
Dengan semangat kebersamaan maka pupuk kembali semangat untuk membangun daerah.

“APBD Sumbar cukup rendah, maka tidak seharusnya kita bertumpu pada keuangan daerah,” katanya.

Dia mengatakan APBD Sumbar berada pada kisaran Rp6,5 triliun, jika itu sebagai tumpuan utama, bisa apa kita. Dibutuhkan inovasi kepala daerah untuk mengoptimalkan pembangunan daerah, potensi-potensi lain harus dioptimalkan termasuk perantau, banyak perantau masih duduk pada tumpuk kekuasan DPR RI atau DPD RI manfaat peluang itu.

Sementara itu mantan Mendagri RI Gamawan Fauzi mengatakan pembangunan Sumbar tidak bisa terlepas dari pemerintah pusat. Hal itu tidak terlepas dari realisasi DAU dan DAK, pada tahun lalu ada APBN sebesar Rp800 miliar tidak cair untuk Sumbar padahal daerah telah menyiapkan bentuk-bentuk program.

Menurutnya PE Sumbar dalam dua tahun terakhir tidak terlalu bagus, bahkan saat Sumbar pada taraf makmur PE hanya pada angka tujuh persen.

Dia meminta pemerintah untuk mengembalikan kejayaan sektor pendidikan Sumbar seperti masa lalu, begitupun dari pariwisata, jadikan itu sektor unggulan yang prioritas.

“Lakukan efisiensi birokrasi, dengan pelayanan tetap optimal,” katanya.

Sementara itu tokoh Pers Sumbar
Basri Djabar merekomendasikan sejumlah hal perlunya pembangunan yang berkelanjutan dan melanjutkan kehebatan gubernur pada periode satu dan tiga 3 terdahulu dalam membangkitkan harga diri masyarakat Sumbar.

“Manfaatkan kewenangan yang ada untuk merangkul para pemimpin daerah dalam menggerakkan segala potensi yang ada untuk pembangunan Sumbar,” katanya.

Di antara tokoh perantau asal Sumbar tersebut tampak hadir mantan menteri sosial Bachtiar Chamsyah, mantan Kapolda Sumbar Dasrul Lamsudin, Ketua Umum LKAAM Fauzi Bahar, pimpinan dan tenaga ahli DPRD, Kepala-Kepala OPD Pemprov Sumbar, serta tokoh-tokoh asal Sumbar lainnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengapresiasi inisiatif DPRD menggelar forum silaturahmi yang mengulas pembangunan Sumbar tersebut.

“Pemerintah Provinsi Sumbar selalu terbuka terhadap kritikan, karena kritik merupakan bukti rasa cinta terhadap Sumbar. Namun, harapan kita tentu setelah kritikan ada solusi yang ditawarkan,” ujar gubernur.

Terkait persoalan tol Padang-Pekanbaru, gubernur menjelaskan pembebasan lahan ruas Padang-Sicincin hingga saat ini sudah lebih dari 60% dan prosesnya terus berjalan. Selain itu, ia juga menerangkan capaian realisasi indikator kinerja Pemerintah Provinsi Sumbar dalam dua tahun terakhir.

Di antaranya indeks pembangunan manusia, gini ratio, pengentasan kemiskinan, dan penurunan pengangguran berkinerja cukup baik di atas rata-rata nasional. Meski demikian, tidak dapat dipungkiri walau ekonomi pasca-Covid-19 pada tahun 2021 tumbuh 3.29%, melebihi target sebesar 3.24%, pertumbuhan tersebut masih berada di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional di angka 3.69%. Pun demikian dengan tol Padang-Pekanbaru yang pembangunannya membutuhkan percepatan.

(Rel/Nov)

Post Views: 244
ShareSendShare
Previous Post

Komite II DPD RI Minta Masukan Pakar Terkait RUU Energi

Next Post

Raker dengan KPU dan Bawaslu, Senator DPD RI Fernando Sinaga Desak Penyusunan PKPU Dipercepat

Next Post
Raker dengan KPU dan Bawaslu, Senator DPD RI Fernando Sinaga Desak Penyusunan PKPU Dipercepat

Raker dengan KPU dan Bawaslu, Senator DPD RI Fernando Sinaga Desak Penyusunan PKPU Dipercepat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,168)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,003)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,649)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,638)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,946)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,054)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,475)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,418)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,494)

Berita Lainnya

LaNyalla Beberkan Penyebab APBN Semakin Lemah Tanggung Tugas Negara

LaNyalla Beberkan Penyebab APBN Semakin Lemah Tanggung Tugas Negara

Sabtu, 24/9/22 | 11:21 WIB
20

Ketua DPD RI LaNyalla mengisi Kuliah Umum bertema Mengembalikan Kedaulatan dan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat, di Universitas Muhammadiyah Parepare. (Foto :...

Ketua DPD RI Minta Pemda Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa Blitar

Ketua DPD RI Minta Pemda Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa Blitar

Sabtu, 22/5/21 | 09:12 WIB
112

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah (pemda) untuk bergerak cepat mengatasi dampak dari gempa...

FPKS-DPR RI Desak Pemerintah Tunda Impor Garam karena Merugikan Petambak

FPKS-DPR RI Desak Pemerintah Tunda Impor Garam karena Merugikan Petambak

Jumat, 23/4/21 | 02:37 WIB
20

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS Hj Nevi Zurairina mendesak pemerintah menunda rencana impor garam sebesar 3,07 juta...

Nevi Zuairina Serahkan Bantuan Renovasi Masjid di Pasaman

Nevi Zuairina Serahkan Bantuan Renovasi Masjid di Pasaman

Minggu, 02/1/22 | 11:15 WIB
26

Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sumbar II, Hj Nevi Zuairina serahkan bantuan untuk masjid. (Foto : dpd) PASAMAN, AmanMakmur.com...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.