• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin: Kalau Produk Pertaniannya Masih Impor Sebaiknya Bebas Pajak

Senin, 11/4/22 | 10:54 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah untuk tidak terburu-buru melakukan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) tehadap produk pertanian.

Hal ini disampaikan senator asal Bengkulu itu mengingat hampir semua produk pertanian yang akan dikenai pajak merupakan produk pertanian yang masih diimpor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Kami memaklumi pilihan pemerintah menetapkan kebijakan pajak secara progresif hingga pada komoditas pertanian. Pada komoditas tertentu khususnya perkebunan dan kehutanan saya kira itu wajib, namun jika PPN itu dikenakan pada komoditas pangan yang notabene kita masih impor, rasanya kebijakan ini harus ditinjau kembali”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya, Senin (11/4).

LihatJuga

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Jumat, 17/7/26 | 12:17 WIB
7
Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Minta OPD Perkuat Inovasi dan Tingkatkan Kinerja

Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Minta OPD Perkuat Inovasi dan Tingkatkan Kinerja

Kamis, 16/7/26 | 15:40 WIB
5
Wabup Agam Tinjau Lokasi TMMD/N ke 129 Tahun 2026 di Nagari Nan Tujuah Palupuh

Wabup Agam Tinjau Lokasi TMMD/N ke 129 Tahun 2026 di Nagari Nan Tujuah Palupuh

Kamis, 16/7/26 | 15:29 WIB
7

Menurut Sultan, komoditi pertanian pangan seperti jagung, singkong dan lainnya adalah produk yang hingga saat ini belum sepenuhnya mampu diproduksi secara efektif dan efisien oleh petani kita, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Jangan sampai kebijakan ini justru menjadikan produktivitas produk-produk pertanian tersebut semakin anjlok.

“Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas produk pangan dengan berbagai subsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian selama ini. Tapi faktanya pada beberapa produk pangan yang dikenai PPN masih kita impor seperti jagung dan gula”, ungkapnya.

Kami ingin pemerintah lebih selektif dalam menentukan objek pajak dalam konteks produk pertanian ini, kata mantan ketua HIPMI bengkulu itu. Jika skala usaha pertaniannya adalah industri tentu tidak masalah. Namun untuk petani gurem atau petani kecil, kami minta aturannya untuk ditinjau kembali.

“Harus diseleksi secara tepat kelompok mana saja yang dikenakan pajak, jangan dipukul rata. Kami khawatir, aturan pajak ini akan berdampak langsung pada meningkatnya inflasi bahan pangan dan dalam jangka panjang signifikan menekan nilai tukar petani”, tutupnya.

Diketahui, Pemerintah resmi menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) atas penyerahan hasil pertanian tertentu mulai 1 April 2022.

Seperti yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 64/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Barang Hasil Pertanian Tertentu, terdapat setidaknya 41 komoditas hasil pertanian yang dikenakan PPN.

(Rel/dpd)

Post Views: 417
ShareSendShare
Previous Post

Senator Filep Pertanyakan Kinerja Aparat Terkait Tambang Emas Ilegal di Manokwari

Next Post

Ketua DPD RI Nilai Kenaikan Bahan Pokok dan PPN Berpotensi Memiskinkan Kelas Menengah ke Bawah

Next Post
Ketua DPD RI Nilai Kenaikan Bahan Pokok dan PPN Berpotensi Memiskinkan Kelas Menengah ke Bawah

Ketua DPD RI Nilai Kenaikan Bahan Pokok dan PPN Berpotensi Memiskinkan Kelas Menengah ke Bawah

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,267)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,459)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,098)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,742)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,719)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,057)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,125)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,569)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,521)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,573)

Berita Lainnya

Muhammad Rakhman Minta Kemenag dan Penyelenggara Umrah Samakan Persepsi

Muhammad Rakhman Minta Kemenag dan Penyelenggara Umrah Samakan Persepsi

Minggu, 09/1/22 | 09:27 WIB
23

Wakil Ketua Komite III DPD RI Muhammad Rakhman. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua Komite III DPD RI Muhammad...

Ucapkan Selamat Hari Pers, LaNyalla: Pers Harus Jaga Netralitas di Tahun Politik

Ucapkan Selamat Hari Pers, LaNyalla: Pers Harus Jaga Netralitas di Tahun Politik

Kamis, 09/2/23 | 06:49 WIB
18

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di...

Anas Malik Membangun Prilaku Masyarakat Piaman

Anas Malik Membangun Prilaku Masyarakat Piaman

Minggu, 06/4/25 | 15:12 WIB
31

Mantan Bupati Padang Pariaman Anas Malik (kanan) bersama tokoh masyarakat Padang Pariaman. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior)...

Ketua DPD RI: Sudah Saatnya Jatim Implementasikan Desa Digital

Ketua DPD RI: Sudah Saatnya Jatim Implementasikan Desa Digital

Senin, 21/2/22 | 22:46 WIB
8

Ketua DPD RI saat menerima aspirasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Jawa Timur, Hudiyono (paling kiri), di Kantor Kadin...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.