• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Harap Kasus Haris – Fatia Ungkap Kebenaran Persoalan di Papua

Sabtu, 26/3/22 | 11:13 WIB
in Berita
0

 

Senator Papua Barat Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Senator Papua Barat Filep Wamafma turut menyoroti perkembangan kasus yang dihadapi Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti yang menyinggung keterlibatan pejabat tinggi negara dalam bisnis tambang di Intan Jaya, Papua.

Keduanya kini sedang berhadapan dengan Luhut Binsar Pandjaitan atas laporan dugaan pencemaran nama baik.

LihatJuga

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Senin, 13/7/26 | 21:49 WIB
5
Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Senin, 13/7/26 | 21:34 WIB
19
DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

Senin, 13/7/26 | 20:40 WIB
6

Atas persoalan itu, Filep berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, hukum harus hadir untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan tanpa intervensi politik dari pihak manapun.

“Pada prinsipnya kita menghargai proses hukum, tapi di sisi lain kita berharap hukum tidak tebang pilih, bukan karena intervensi kekuasaan atau politik yang mengintervensi hukum,” ujar Filep, melalui keterangan peranya, Sabtu (26/3).

Lebih lanjut, Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini mengapresiasi tindakan Haris – Fatia yang lantang bersuara atas persoalan di Tanah Papua.

Menurutnya, masyarakat Papua membutuhkan kelompok masyarakat sipil pembela HAM yang berpihak pada terpenuhinya hak-hak masyarakat asli Papua.

“Papua hari ini membutuhkan peran kuat dari kelompok LSM seperti yang dilakukan Haris Azhar Dan Fatia dalam menguak tabir kejahatan kemanusiaan di Papua. Saya berharap kasus ini bukan langkah awal untuk menutup tabir kejahatan bisnis di Papua yang telah mengorbankan hak-hak masyarakat adat Papua dan melegalkan segala cara atas nama kepentingan pihak tertentu,” ungkapnya.

Filep Wamafma juga menyatakan solidaritas untuk Haris dan Fatia yang memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil Papua.

Ia mendukung kebebasan berpendapat yang dijamin UU di negara demokrasi ini. Filep berharap proses hukum ini berjalan seadil-adilnya dan terhindar dari arogansi para petinggi negara yang cenderung otoriter dan berpotensi abuse of power.

Seperti diketahui, Haris dan Fatia telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (21/3) lalu.

Terkait penetapan status tersangka tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan pihaknya telah melakukan proses penyidikan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan telah memiliki minimal dua alat bukti yang telah dikantongi penyidik.

Di antara alat bukti tersebut adalah konten Youtube Haris Azhar terkait dengan adanya dugaan pelanggaran UU ITE.

Sementara itu, Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mengungkapkan isi riset yang berjudul “Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya”.

Di antaranya adalah persoalan relasi ekonomi – politik di Papua, terkait bisnis tambang di Papua, rekam jejak sejumlah elite politik termasuk Luhut dan sejumlah eks-perwira tinggi militer hingga hubungannya dengan dropping militer secara masif di sana.

“Di situ sebetulnya kami berusaha membongkar praktik-praktik tambang emas di Papua yang berdampak pada pelanggaran HAM di Papua, khususnya Intan Jaya. Kami dapat melihat dari peta, pos-pos militer yang ada di beberapa kabupaten di Papua, khususnya di Intan Jaya, dimana pos-pos militer tersebut sangat dekat dengan lokasi-lokasi yang akan dijadikan tambang emas di Intan Jaya,” ujar Fatia dalam jumpa pers, Rabu (23/3).

Selain itu, dalam riset yang disebut telah memenuhi “peer-review” dari organisasi lain itu juga mengungkapkan adanya dampak daerah-daerah konsesi tambang terhadap pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum. Sejumlah warga akhirnya terpaksa mengungsi dan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas dan posyandu di kabupaten-kabupaten yang diteliti itu sebagian digunakan untuk markas tentara.

Lebih lanjut, riset itu mengungkapkan adanya pertumbuhan koramil, pos militer hingga dropping (pasukan) serta didapatinya akta perusahaan terkait melibatkan sejumlah nama purnawirawan termasuk nama Luhut Binsar Pandjaitan.

(Rel/dpd/UWR)

Post Views: 357
ShareSendShare
Previous Post

Soal Minyak Goreng, Fahira Idris: Rakyat Seperti Berpindah dari Satu Ironi ke Ironi Lain

Next Post

Ketua DPD RI LaNyalla Minta Pemerintah Tangani Polusi Udara Secara Menyeluruh

Next Post
Senator Filep Harap Kasus Haris – Fatia Ungkap Kebenaran Persoalan di Papua

Ketua DPD RI LaNyalla Minta Pemerintah Tangani Polusi Udara Secara Menyeluruh

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,266)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,456)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,095)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,742)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,716)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,053)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,124)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,567)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,520)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,571)

Berita Lainnya

Melihat Keunikan Budaya Minangkabau dari Sisi Bundo Kanduang

Melihat Keunikan Budaya Minangkabau dari Sisi Bundo Kanduang

Rabu, 09/6/21 | 11:54 WIB
16

Suci Angraini, Magister Ilmu Politik Fisip Unand. (Foto : dok) SEJAK tahun 1970-an kajian tentang budaya Minangkabau telah menarik banyak...

Menteri PU Dody Tegaskan, Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Kinerja dalam Pembangunan Infrastruktur

Menteri PU Dody Tegaskan, Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Kinerja dalam Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 07/2/25 | 21:39 WIB
12

Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo bersama anggota DPR. (Foto : pu) JAKARTA, AmanMakmur ---Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo...

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Jumat, 02/2/24 | 22:16 WIB
18

Flyer Indah Iswantari bersama Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi. (Foto : Dok) PESISIR SELATAN, AmanMakmur---Pembangunan daerah bagian selatan Kabupaten Pesisir...

Pantau Pilkada Serentak 2024, GKR Hemas Ajak JaDI Lakukan Pendidikan Politik Kebangsaan dari Akar Rumput

Pantau Pilkada Serentak 2024, GKR Hemas Ajak JaDI Lakukan Pendidikan Politik Kebangsaan dari Akar Rumput

Selasa, 19/11/24 | 09:18 WIB
17

Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas menerima JaDi Yogyakarta. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur ---Pilkada Serentak 2024 merupakan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.