• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Harap Kasus Haris – Fatia Ungkap Kebenaran Persoalan di Papua

Sabtu, 26/3/22 | 11:13 WIB
in Berita
0

 

Senator Papua Barat Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Senator Papua Barat Filep Wamafma turut menyoroti perkembangan kasus yang dihadapi Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti yang menyinggung keterlibatan pejabat tinggi negara dalam bisnis tambang di Intan Jaya, Papua.

Keduanya kini sedang berhadapan dengan Luhut Binsar Pandjaitan atas laporan dugaan pencemaran nama baik.

LihatJuga

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 09/7/26 | 22:00 WIB
5
Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 09/7/26 | 21:47 WIB
3
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Kamis, 09/7/26 | 21:32 WIB
9

Atas persoalan itu, Filep berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, hukum harus hadir untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan tanpa intervensi politik dari pihak manapun.

“Pada prinsipnya kita menghargai proses hukum, tapi di sisi lain kita berharap hukum tidak tebang pilih, bukan karena intervensi kekuasaan atau politik yang mengintervensi hukum,” ujar Filep, melalui keterangan peranya, Sabtu (26/3).

Lebih lanjut, Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini mengapresiasi tindakan Haris – Fatia yang lantang bersuara atas persoalan di Tanah Papua.

Menurutnya, masyarakat Papua membutuhkan kelompok masyarakat sipil pembela HAM yang berpihak pada terpenuhinya hak-hak masyarakat asli Papua.

“Papua hari ini membutuhkan peran kuat dari kelompok LSM seperti yang dilakukan Haris Azhar Dan Fatia dalam menguak tabir kejahatan kemanusiaan di Papua. Saya berharap kasus ini bukan langkah awal untuk menutup tabir kejahatan bisnis di Papua yang telah mengorbankan hak-hak masyarakat adat Papua dan melegalkan segala cara atas nama kepentingan pihak tertentu,” ungkapnya.

Filep Wamafma juga menyatakan solidaritas untuk Haris dan Fatia yang memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil Papua.

Ia mendukung kebebasan berpendapat yang dijamin UU di negara demokrasi ini. Filep berharap proses hukum ini berjalan seadil-adilnya dan terhindar dari arogansi para petinggi negara yang cenderung otoriter dan berpotensi abuse of power.

Seperti diketahui, Haris dan Fatia telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (21/3) lalu.

Terkait penetapan status tersangka tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan pihaknya telah melakukan proses penyidikan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan telah memiliki minimal dua alat bukti yang telah dikantongi penyidik.

Di antara alat bukti tersebut adalah konten Youtube Haris Azhar terkait dengan adanya dugaan pelanggaran UU ITE.

Sementara itu, Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mengungkapkan isi riset yang berjudul “Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya”.

Di antaranya adalah persoalan relasi ekonomi – politik di Papua, terkait bisnis tambang di Papua, rekam jejak sejumlah elite politik termasuk Luhut dan sejumlah eks-perwira tinggi militer hingga hubungannya dengan dropping militer secara masif di sana.

“Di situ sebetulnya kami berusaha membongkar praktik-praktik tambang emas di Papua yang berdampak pada pelanggaran HAM di Papua, khususnya Intan Jaya. Kami dapat melihat dari peta, pos-pos militer yang ada di beberapa kabupaten di Papua, khususnya di Intan Jaya, dimana pos-pos militer tersebut sangat dekat dengan lokasi-lokasi yang akan dijadikan tambang emas di Intan Jaya,” ujar Fatia dalam jumpa pers, Rabu (23/3).

Selain itu, dalam riset yang disebut telah memenuhi “peer-review” dari organisasi lain itu juga mengungkapkan adanya dampak daerah-daerah konsesi tambang terhadap pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum. Sejumlah warga akhirnya terpaksa mengungsi dan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas dan posyandu di kabupaten-kabupaten yang diteliti itu sebagian digunakan untuk markas tentara.

Lebih lanjut, riset itu mengungkapkan adanya pertumbuhan koramil, pos militer hingga dropping (pasukan) serta didapatinya akta perusahaan terkait melibatkan sejumlah nama purnawirawan termasuk nama Luhut Binsar Pandjaitan.

(Rel/dpd/UWR)

Post Views: 354
ShareSendShare
Previous Post

Soal Minyak Goreng, Fahira Idris: Rakyat Seperti Berpindah dari Satu Ironi ke Ironi Lain

Next Post

Ketua DPD RI LaNyalla Minta Pemerintah Tangani Polusi Udara Secara Menyeluruh

Next Post
Senator Filep Harap Kasus Haris – Fatia Ungkap Kebenaran Persoalan di Papua

Ketua DPD RI LaNyalla Minta Pemerintah Tangani Polusi Udara Secara Menyeluruh

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,262)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,450)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,087)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,737)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,711)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,047)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,118)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,562)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,512)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,564)

Berita Lainnya

Hore, Gaji ke-13 PNS Besok Mulai Cair

Hore, Gaji ke-13 PNS Besok Mulai Cair

Senin, 31/5/21 | 05:31 WIB
123

PNS terima gaji (ilustrasi). (Foto : dok) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Pemerintah mulai mencairkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI,...

Bertemu Arif LIDA, Boiziardi AS: Eksistensi Artis Minang Harus Dijaga

Bertemu Arif LIDA, Boiziardi AS: Eksistensi Artis Minang Harus Dijaga

Jumat, 28/10/22 | 01:03 WIB
4

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Boiziardi AS, lawyer yang juga akademisi, yang berencana maju menjadi calon Anggota DPD RI pada Pemilu Serentak 2024...

Nevi Zuairina Salurkan Bantuan Ambulans untuk Empat Yayasan di Dapilnya

Nevi Zuairina Salurkan Bantuan Ambulans untuk Empat Yayasan di Dapilnya

Minggu, 28/3/21 | 05:50 WIB
10

PASAMAN BARAT, AmanMakmur.com---Menunjukkan aktivitas kinerja terhadap daerah pemilihannya Sumbar II, Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina, turut mendampingi proses penyerahan...

Wamen PU Diana Tinjau Lokasi Banjir di Cisarua Bogor

Wamen PU Diana Tinjau Lokasi Banjir di Cisarua Bogor

Selasa, 04/3/25 | 16:02 WIB
10

Wakil Menteri PU (Pekerjaan Umum) Diana Kusumastuti meninjau lokasi pengungsian masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Tugu, Cisarua, Bogor. (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.