• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Presidential Threshold 0 Persen dan RUU PKS Dibahas LaNyalla Saat Berkunjung ke Ponpes Al Hikmah Tulungagung

Senin, 20/12/21 | 07:06 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berkunjung ke Ponpes Al-Hikmah Mlaten, Tulungagung, Jawa Timur. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com — Presidential Threshold 0 persen dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) menjadi pembahasan saat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berkunjung ke Ponpes Al-Hikmah Mlaten, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (19/12).

Dalam kunjungan itu, LaNyalla diterima pengasuh ponpes, KH. Hadi Muhammad Mahfudz atau Gus Hadi, memaparkan perjuangan DPD RI untuk menghapus Presidential Threshold 20 persen menjadi 0 persen.

Gus Hadi menyatakan sepakat dengan rencana mengubah ambang batas pencalonan presiden itu supaya banyak pilihan bagi rakyat.

LihatJuga

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Al Mukarramah Siteba Sekalian Launching Program Unggulan

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Al Mukarramah Siteba Sekalian Launching Program Unggulan

Sabtu, 20/6/26 | 07:20 WIB
48
MTQ Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Resmi Ditabuh

MTQ Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Resmi Ditabuh

Jumat, 19/6/26 | 22:14 WIB
18
Tabligh Akbar dan Penyerahan Hadiah Lomba Adzan Jadi Penutup Kegiatan Semarak Tahun Baru Islam IKAPS 

Tabligh Akbar dan Penyerahan Hadiah Lomba Adzan Jadi Penutup Kegiatan Semarak Tahun Baru Islam IKAPS 

Kamis, 18/6/26 | 22:44 WIB
7

“Saya juga dukung itu. Kalau jadi 0 persen kan siapa saja bisa dicalonkan dan mencalonkan. Banyak calon lebih bagus,” jelas Gus Hadi.

Poin kedua mengenai RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Secara khusus Gus Hadi menitipkan kepada Ketua DPD RI agar RUU tersebut didorong untuk segera disahkan.

“Saya titip soal RUU PKS. Ini harus dimajukan terus, jangan ditunda-tunda lagi. UU ini penting untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.

Alasan Gus Hadi, kasus kekerasan seksual semakin hari semakin bertambah dan bisa menimpa semua kalangan masyarakat.

“Bahkan terjadi di lembaga pendidikan, seperti kasus yang di Bandung. Yang itu juga merusak nama pesantren padahal bukan pesantren loh itu,” jelasnya.

Sementara Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan wacana PT 0 tersebut mendapat banyak dukungan dari masyarakat.

“Kita ini memperjuangkan hak konstitusional rakyat, termasuk juga aspirasi masyarakat daerah. Karena siapa pun berhak berkontribusi terhadap perbaikan nasib bangsa,” kata LaNyalla.

Selama ini, lanjut LaNyalla, partai sangat mendominasi. Hanya mereka yang bisa mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden. Itupun, lanjutnya, hanya partai-partai besar yang sudah berkongsi.

“Sebenarnya banyak warga negara yang ingin memberi sumbangsih terhadap kemajuan bangsa.Tetapi tidak bisa karena ada aturan ambang batas itu. Ini yang harus didobrak. Karena ini tidak adil,” ucap dia.

Ditegaskan LaNyalla, bangsa Indonesia lahir oleh entitas civil society, para ulama, kaum pendidik, cendekiawan, dan lain-lain termasuk raja dan sultan Nusantara. Namun mereka justru terpinggirkan.

“Mereka ini tidak bisa terlibat dalam menentukan arah perjalanan bangsa, kan aneh. Indonesia ini ada karena para raja dan sultan ini legowo, mereka bergabung ke republik dan bahkan ada aset-asetnya yang dipakai untuk negara,” paparnya.

Selain alasan itu, menurut LaNyalla, regulasi Pemilu harus dievaluasi karena membatasi pilihan rakyat dan memunculkan oligarki.

“Ini lebih bahaya lagi, munculnya oligarki politik dan ekonomi. Kekuasaan dikuasai, sektor ekonomi juga dikuasai. Kekayaan negara ini dikeruk terus. Sudah tidak ada lagi yang namanya ekonomi kerakyatan. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin,” ucap dia.

LaNyalla juga siap mengawal agar RUU PKS bisa segera disahkan. Saat ini RUU PKS  sudah masuk daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2022.

“Semoga ini sinyal positif bagi perlindungan korban kekerasan seksual. Kita di DPD RI akan kawal terus,” tegasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 263
ShareSendShare
Previous Post

Syech Fadhil: Teungku Ni Korban Ketidakjelasan Sikap Aceh Soal Qanun Bendera

Next Post

Menang Lawan Malaysia, LaNyalla: Energi Kuat Rebut Piala AFF 2020

Next Post
Menang Lawan Malaysia, LaNyalla: Energi Kuat Rebut Piala AFF 2020

Menang Lawan Malaysia, LaNyalla: Energi Kuat Rebut Piala AFF 2020

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,227)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,416)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,058)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,709)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,682)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,013)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,099)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,539)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,482)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,543)

Berita Lainnya

Tiga Asosiasi Pelabuhan Teluk Bayur Gelar Halal Bihalal

Tiga Asosiasi Pelabuhan Teluk Bayur Gelar Halal Bihalal

Rabu, 25/5/22 | 16:43 WIB
31

Tiga organisasi pelabuhan melakukan cofee morning serta halal bihalal. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com--- Meningkatkan rasa kekeluargaan dan koordinasi sesama...

Nevi Zuairina Ingatkan BUMN Transportasi Agar Profesional Layani Masyarakat

Nevi Zuairina Ingatkan BUMN Transportasi Agar Profesional Layani Masyarakat

Kamis, 21/9/23 | 07:35 WIB
3

Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur--- Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi...

Sultan B Najamudin Prihatin Sentimen Primordial Dipolitisasi dan Mengancam Persatuan Bangsa

Sultan B Najamudin Prihatin Sentimen Primordial Dipolitisasi dan Mengancam Persatuan Bangsa

Jumat, 28/1/22 | 13:24 WIB
17

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengaku...

Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla

Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla

Minggu, 31/10/21 | 08:29 WIB
23

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima gelar kebangsawanan dalam upacara resmi yang dilaksanakan Kesultanan Kadriyah Pontianak. (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.