• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla Bicara Fondasi Bangsa Saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Kabupaten Bandung

Minggu, 12/12/21 | 23:34 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan sambutan secara virtual dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Yami Pondok Pesantren Barokaatul Musthofaa Terpadu, di Cimaung, Kabupaten Bandung. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, membicarakan fondasi bangsa, saat memberikan sambutan secara virtual dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Yami Pondok Pesantren Barokaatul Musthofaa Terpadu, di Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (12/12).

LaNyalla menilai peletakan batu pertama pembangunan masjid sama dengan sidang para pendiri bangsa di BPUPKI dan PPKI sebelum memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Keduanya sama-sama sebagai fondasi dalam menentukan bentuk dan bangunan. Yang satu sebagai bangunan masjid, satunya adalah bangunan bangsa.

LihatJuga

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Kamis, 23/7/26 | 08:32 WIB
37
Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5

“Karena itu peletakan batu pertama tidak bisa asal-asalan. Juga tidak boleh dilakukan sebelum gambar besarnya ada. Karena dari gambar besar itulah, kita bisa tentukan dimana dan sedalam apa fondasi dari bangunan ini diperlukan,” ujar LaNyalla.

Dijelaskannya, peletakan batu pertama menentukan bentuk, luas, rencana desain dan gambar bangunan. Sehingga di dalam peletakan batu pertama, sudah tergambar, akan seperti apa bangunan tersebut dibangun.

“Hal seperti itu juga yang dilakukan para pendiri bangsa. Mereka dengan jiwa luhur, jati diri serta pola pikir sebagai negarawan, telah menentukan gambaran negara ini ke depan, melalui fondasi yang bisa kita baca di dalam Pancasila dan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” ucapnya.

Selanjutnya secara sepakat bahwa untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, maka sistem politik Indonesia menganut sistem Demokrasi Pancasila. Sistem demokrasi asli yang sesuai dengan DNA Indonesia, dilengkapi Konstitusi yang bernama Undang-Undang Dasar 1945.

Suasana acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Yami Pondok Pesantren Barokaatul Musthofaa Terpadu, di Cimaung, Kabupaten Bandung. (Foto : dpd)

“Ciri utama dari Demokrasi Pancasila adalah semua elemen bangsa ini, yang berbeda-beda, harus terwakili di dalam sebuah Lembaga Tertinggi di negara ini,” katanya.

Makanya dalam Konstitusi yang asli, sebelum ada Amandemen di tahun 1999 hingga 2002, MPR adalah Lembaga Tertinggi Negara. Di MPR ada anggota DPR yang merupakan representasi partai politik.

Terdapat anggota Utusan Daerah sebagai representasi seluruh daerah dari Sabang sampai Merauke. Juga anggota Utusan Golongan, yang merupakan representasi golongan-golongan yang ada di masyarakat.

“Setelah semua elemen bangsa terwakili kemudian mereka bermusyawarah mufakat untuk menentukan arah perjalanan bangsa ini. Sekaligus memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk diberi mandat dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Senator asal Jawa Timur itu.

Namun, setelah dilakukan Amandemen tahun 1999 dan 2002 lalu, demokrasi Pancasila berubah menjadi Demokrasi Liberal. Tidak ada lagi musyawarah, tetapi mengacu kepada voting, dimana suara terbanyak bukan saja akan menang, tetapi memperoleh pembenaran, apapun isinya.

“Partai politik kemudian menjadi penentu tunggal arah perjalanan bangsa ini. Hanya mereka yang bisa mengusung calon pemimpin bangsa, dan memutuskan Undang-Undang,” tuturnya.

Karena itulah, LaNyalla berharap bangsa ini kembali kepada Demokrasi Pancasila. Yang merupakan nafas sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa ini.

“Kami di DPD RI akan terus berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan Jati Diri Sistem Demokrasi Pancasila,” tegasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 340
ShareSendShare
Previous Post

Indonesia Sudah Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Next Post

Nevi Zuairina Kunjungi Pasar Lubuk Basung Kabupaten Agam

Next Post
Nevi Zuairina Kunjungi Pasar Lubuk Basung Kabupaten Agam

Nevi Zuairina Kunjungi Pasar Lubuk Basung Kabupaten Agam

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,275)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,470)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,107)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,748)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,726)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,067)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,127)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,577)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,529)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,579)

Berita Lainnya

Wawako Ekos Albar Optimis Stunting Kota Padang Rendah dari Angka Nasional

Wawako Ekos Albar Optimis Stunting Kota Padang Rendah dari Angka Nasional

Jumat, 23/6/23 | 06:27 WIB
11

Wawako Ekos Albar sedang memberikan sambutan pada Rakor TPPS dan Rembuk Stunting Kota Padang 2023. (Foto : Adr) PADANG, AmanMakmur---Wakil...

Komite II DPD RI Gelar RDPU Bahas RUU KSDAHE

Komite II DPD RI Gelar RDPU Bahas RUU KSDAHE

Selasa, 08/11/22 | 11:04 WIB
6

Komite II DPD RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama dengan para ahli konservasi dan akademisi terkait Rancangan Undang-Undang...

Senator Fernando Sinaga Minta Menkominfo yang Baru Pastikan Percepatan Internet di Daerah 3T

Senator Fernando Sinaga Minta Menkominfo yang Baru Pastikan Percepatan Internet di Daerah 3T

Selasa, 18/7/23 | 19:19 WIB
9

Fernando Sinaga, Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang berasal dari daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Utara...

BEM KM Unand Datangi Kemendikbudristek Pertanyakan Sanksi Kasus Pelecehan Seksual

BEM KM Unand Datangi Kemendikbudristek Pertanyakan Sanksi Kasus Pelecehan Seksual

Kamis, 26/10/23 | 15:21 WIB
9

BEM KM Unand di Kemendikbudristek Jakarta. (Foto : adr) JAKARTA, AmanMakmur ---Sebagai salah satu kampus yang berstatus PTN-BH (Perguruan Tinggi...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.