• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Di Forum COP26, Sultan Tegaskan Peran Penting Mayarakat Adat dalam Perlindungan Kawasan Hutan

Selasa, 09/11/21 | 04:51 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin ikut menjadi salah satu pembicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi perubahan iklim COP26. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Konferensi Tingkat Tinggi perubahan iklim COP26 baru saja berlangsung. Perhelatan ini menindaklanjuti Perjanjian Paris 2015 yang belum optimal.

Sebagai pemilik luasan hutan terbesar ketiga dunia, Indonesia menjadi sorotan internasional sebagai negara penyerap karbon dan menjadi negara paling terdampak krisis perubahan iklim.

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin ikut menjadi salah satu pembicara dalam sesi yang membahas peran pelaku bisnis dan pengelolaan hutan dengan tema “Support to Smallholder to Sustainable Forest and Agriculture Commodity Trade“, yang diselenggarakan di Pavillion Indoneaia Glasgow COP26 oleh UNFCCC, Climate Change Convention, Senin (8/11).

LihatJuga

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Sabtu, 31/10/26 | 20:02 WIB
2
Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kamis, 29/10/26 | 21:32 WIB
79
SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

Kamis, 29/10/26 | 11:05 WIB
4

Dalam pidato berbahasa Inggris, Pimpinan DPD RI ini menjelaskan strategi mitigasi dan adaptasi sektor industri komoditas pertanian-kehutanan dalam menghadapi perubahan iklim di hadapan ratusan audiens asing.

“Tantangan perubahan iklim juga menuntut para pemimpin dunia dunia untuk meningkatkan upaya mitigasi melalui strategi pengelolaan kawasan hutan secara produktif dan mendorong umat manusia untuk berusaha beradaptasi dalam pola konsumsi dengan pendekatan diversifikasi pangan”, ungkap Sultan.

Lebih lanjut, mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini menegaskan bahwa keberadaan suku Badui di Banten, suku Dayak di Kalimantan, suku asmat di Papua dan suku Anak Dalam di Sumatera dan suku-suku lainnya di hutan Indonesia adalah bukti bahwa perlindungan terhadap kerusakan ekologi secara radisional mampu memberikan harapan bagi pemenuhan kehidupan, perkembangan dan pemerataan ekonomi, serta indeks kebahagiaan masyarakat yang baik di suatu kawasan.

“Dengan kata lain, kami berpandangan bahwa, eksistensi Indigenous People dan Local Community di banyak kawasan hutan hujan tropis merupakan bagian penting yang tak terpisahkan dari semua pendekatan kebiijakan dan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, bukan saja dengan perhitungan skema perdagangan karbon dan pendekatan pembiayaan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan korporasi, karena kami percaya bahwa Indigenous People dan Local Community merupakan entitas kemanusiaan dan menjadi bagian dari solusi dari krisis iklim yang perlu dihormati hak-hak kemanusiaan-nya”, tegasnya.

Sehingga, Senator muda asal Bengkulu itu pun tak sungkan memuji pendekatan kebijakan perhutanan sosial pemerintahan Presiden Joko Widodo, sebagai upaya perlindungan terhadap kepentingan komunitas petani kecil dan kawasan hutan.

Selain itu, Sultan juga mengkritisi gagalnya para pemimpin eksekutif negara-negara di dunia saat ini dalam mengendalikan laju peningkatan emisi karbon sesuai batas maksimal yang ditetapkan pada Paris Agreement.

Penting untuk kami tegaskan bahwa, perubahan Iklim merupakan bencana lintas territorial, yang hanya bisa diselesaikan secara bersama-sama. Sehingga, sangat tidak mungkin dunia akan mengharapkan kemajuan yang berarti dalam setiap COP di masa mendatang, jika masih terdapat satu atau dua negara yang merasa dirugikan kepentingan nasionalnya oleh kesepakan iklim yang dibangun saat ini”, kata Sultan.

Kita perlu mengubah ‘ambisi nasional’ menjadi ‘tindakan kolektif global’ dalam memanfaatkan momen ini untuk mengatur ulang titik keseimbangan, dan mempercepat transisi ke masa depan yang lebih berkelanjutan, adil, positif terhadap hutan serta komoditas perdagangan kehutanan.

Sultan pun mengajak semua lembaga parlemen dunia untuk turut berkontribusi secara aktif dengan merumuskan kebijakan perundangan-undangan terkait perubahan iklim.

“Dalam suasana penuh kehangatan dan persahabatan COP26 ini DPD RI ingin mengajak semua Lembaga parlemen negara-negara sahabat peserta COP26 untuk menghadirkan gagasan dan solusi alternatif terhadap krisis semesta ini melalui forum tingkat tinggi inter-parliamentary meeting”, ajak Sultan.

Keterlibatan Lembaga legislatif yang berkolaborasi bersama NGO dan organisasi pemerhati lingkungan dalam agenda ini, terangnya, akan memberikan determinasi dan akselerasi bagi capaian-capaian pada target iklim yang seimbang dalam jangka panjang.

“DPD RI akan memulainya dengan berupaya memformulasikan Rancangan Undang-undang Omnibus Law Perubahan Iklim. RUU yang akan kami susun secara inklusif, komprehensif, intergratif dan holistik, dan diharapkan mampu menjadi tawaran kebijakan yang bisa diadopsi oleh semua negara”, tambahnya.

Sebagai penutup, mantan ketua HIPMI bengkulu ini mengajak para pelaku bisnis dunia untuk memperhatikan aktivitas pertanian dan kehutanan para petani kecil di banyak negara berkembang.

“Tentu menjadi harapan besar kita semua, bahwa setelah melewati forum yang bermartabat ini, perhatian para pemimpin dunia dan pelaku industri global akan dialihkan sejenak kepada keberadaan hutan hujan tropis dan nasib petani kecil di banyak negara berkembang, atau dalam jangka panjang dunia akan kehilangan ratusan jenis rempah dan commodity trade lainnya di pasar global”, harapnya.

Dengan sedikit ungkapan satire, Sultan mengatakan, apa artinya kemewahan makan malam tuan-tuan tanpa pala dan lada yang ditumbuhkan oleh petani kecil di tanah Nusantara kami.

(Rel/dpd)

Views: 325
ShareSendShare
Previous Post

Anggota DPD RI Hasan Basri Sorot Kasus Perburuhan

Next Post

Ketua DPD RI Dukung Kerja Sama Kemendagri dan BRI Beri Perlindungan Hari Tua Perangkat Desa

Next Post
Ketua DPD RI Dukung Kerja Sama Kemendagri dan BRI Beri Perlindungan Hari Tua Perangkat Desa

Ketua DPD RI Dukung Kerja Sama Kemendagri dan BRI Beri Perlindungan Hari Tua Perangkat Desa

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,463)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,642)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,283)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,934)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,881)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,270)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,290)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,749)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,720)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,734)

Berita Lainnya

KPN Kopertis Wilayah X Ubah AD/ART Menuju Koperasi Syariah

KPN Kopertis Wilayah X Ubah AD/ART Menuju Koperasi Syariah

Rabu, 17/11/21 | 12:12 WIB
36

Suasana rapat khusus anggota KPN Kopertis Wilayah X yang di Riau, bertempat di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, Riau. (Foto...

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tertibkan Izin Hutan Tanaman Industri

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tertibkan Izin Hutan Tanaman Industri

Rabu, 08/9/21 | 07:14 WIB
4

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, merespons keluhan Gubernur...

Ketua DPD RI Minta Pemda Segera Atur Lokasi Penjualan Hewan Kurban

Ketua DPD RI Minta Pemda Segera Atur Lokasi Penjualan Hewan Kurban

Senin, 21/6/21 | 15:26 WIB
10

Ketua DPD RI Minta Pemda Segera Atur Lokasi Penjualan Hewan Kurban. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com--- Menjelang Hari Raya Idul...

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh di Sekitar Kepulauan Seribu

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh di Sekitar Kepulauan Seribu

Sabtu, 09/1/21 | 15:26 WIB
6

JAKARTA, AmanMakmur.com --- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar konferensi pers (konpers) terkait hilangnya pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.