• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tampil di Unnes, Ketua DPD RI: Jangan Lahirkan Nilai Kebangsaan Semu

Sabtu, 09/10/21 | 10:14 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat tampil di hadapan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Sejumlah persoalan diangkat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat tampil di hadapan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu (9/10).

Senator asal Jawa Timur ini membahas masalah kebangsaan hingga pentingnya melakukan amandemen konstitusi dalam kegiatan yang mengangkat tema ‘Aktualisasi Nilai Kebangsaan dalam Merajut Kebhinekaan’.

“Saya senang dan bangga, kampus dan para mahasiswa masih mau membicarakan salah satu persoalan fundamental bangsa ini, yaitu nilai kebangsaan dan kebhinekaan,” tuturnya.

LihatJuga

Kurniasih Zaitun Tampil Beda, Promosi Doktor Lewat Karya Teater “Jual Bual” di ISI Surakarta

Kurniasih Zaitun Tampil Beda, Promosi Doktor Lewat Karya Teater “Jual Bual” di ISI Surakarta

Minggu, 08/2/26 | 16:53 WIB
12
Pariaman Campus Expo 2026 Berikan Akses Informasi Kampus dan Beasiswa pada Siswa

Pariaman Campus Expo 2026 Berikan Akses Informasi Kampus dan Beasiswa pada Siswa

Minggu, 01/2/26 | 21:04 WIB
6
Sanggar Tari Pitunggua Gelar Pagelaran Seni dan Budaya Minang

Sanggar Tari Pitunggua Gelar Pagelaran Seni dan Budaya Minang

Minggu, 01/2/26 | 17:10 WIB
5

LaNyalla menjelaskan, nilai kebangsaan dan kebhinekaan mulai luntur belakangan ini.

“Bahkan, berubah makna dan fungsi. Dan hanya menjadi jargon politik semata. Padahal nilai-nilai kebangsaan penting untuk dibumikan. Karena, nilai-nilai kebangsaan adalah jati diri bangsa, sekaligus benang merah untuk melihat sejarah lahirnya bangsa dan negara ini,” katanya.

Ditegaskannya, jika nilai-nilai dari Pancasila telah berubah makna atau sudah tidak sejalan dengan bunyi Pasal-Pasal dalam Undang-Undang Dasar yang telah mengalami 4 kali perubahan di tahun 1999 hingga 2002 lalu, yang terjadi hanyalah nilai kebangsaan semu.

“Kebangsaan semu akan terjadi bila kebhinekaan hanya diwujudkan dengan keberagaman yang semu melalui acara-acara seremonial. Dan ini adalah nilai kebangsaan yang palsu. Yang hanya sebatas etalase dan jargon,” katanya.

Dijelaskannya, Pancasila memang karya luhur para pendiri bangsa yang luar biasa.

“Saya akui itu. Oleh karena itu, kita bersyukur bahwa bangsa ini telah bersepakat untuk tidak mengubah isi Pembukaan Undang-Undang Dasar, yang di dalamnya terkandung Pancasila. Saya sering katakan di beberapa kesempatan, bahwa bila Pancasila kita terapkan dengan benar dan konsekuen, maka negara ini akan menjadi negara yang besar. Karena memang Pancasila adalah way of life yang paling tepat dan sesuai dengan DNA bangsa Indonesia,” urainya.

Tetapi sebaliknya, sambung LaNyalla, bila Pancasila hanya dibacakan saja di upacara dan peringatan hari kelahiran Pancasila, tanpa dibumikan, maka ibarat raga tanpa jiwa, Pancasila akan menjadi zombie. Alias walking dead.

“Apalagi jika kita lihat dan cermati isi Amandemen Konstitusi yang terjadi di tahun 1999 hingga 2002 silam, dimana kita telah mengubah banyak pasal, yang nyaris tidak nyambung lagi dengan nilai-nilai dan butir-butir Pancasila sebagai ideologi bangsa,” katanya.

Mantan Ketua Umum PSSI ini menjelaskan, sejak Amandemen tersebut, Indonesia seolah melepaskan diri dari DNA Asli Bangsa ini. Karena suara atau pendapat hanya dihitung sebagai angka melalui voting di Parlemen dan Pemilu. Bukan lagi ditimbang pikirannya.

“Masalahnya, kita seolah tidak punya lagi ruang untuk musyawarah. Karena hanya akan berakhir dengan perdebatan dan deadlock. Bahkan bisa berujung ke pengadilan,” jelasnya.

Alumni Universitas Brawijaya itu mengatakan, DPD RI akan mendapatkan dorongan energi, bila Mahasiswa Indonesia, menjadikan agenda Amandemen Konstitusi sebagai momentum yang sama. Yaitu, momentum untuk melakukan Koreksi atas Arah Perjalanan Bangsa.

Menurutnya, di sinilah gerakan Strategis dan Taktis dari Mahasiswa dibutuhkan oleh bangsa.

“Karena itulah, saya sering datang ke kampus-kampus untuk menggugah kesadaran publik. Untuk memantik pemikiran kaum terdidik dan para cendekiawan agar terbangun dalam suasana kebatinan yang sama, yaitu untuk memikirkan bagaimana Indonesia ke depan lebih baik. Agar Indonesia bisa menjadi negara seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini. Bukan negara dengan mazhab kapitalisme liberal,” katanya.

(Rel/dpd)

Post Views: 244
ShareSendShare
Previous Post

Atlet Gulat Sumbar Delfita Raih Medali Perak

Next Post

Ketua DPD RI LaNyalla: Amandemen Dibutuhkan untuk Menekan Oligarki

Next Post
Ketua DPD RI LaNyalla: Amandemen Dibutuhkan untuk Menekan Oligarki

Ketua DPD RI LaNyalla: Amandemen Dibutuhkan untuk Menekan Oligarki

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,086)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,288)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,913)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,580)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,556)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,856)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,970)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,397)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,316)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,438)

Berita Lainnya

Senator Filep Harap Dokumen Pendukung dari NGO Terkait Kasus Haris-Luhut Dibuka ke Publik

Senator Filep Harap Dokumen Pendukung dari NGO Terkait Kasus Haris-Luhut Dibuka ke Publik

Rabu, 06/4/22 | 10:01 WIB
20

Senator Papua Barat Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Pasca-penetapan Fatia dan Haris Azhar sebagai tersangka dalam kasus...

KPN Kopertis Wilayah X Kerjasama dengan Lapas Perempuan Padang Pasarkan Produk Sulaman Warga Binaan

KPN Kopertis Wilayah X Kerjasama dengan Lapas Perempuan Padang Pasarkan Produk Sulaman Warga Binaan

Kamis, 14/11/24 | 12:50 WIB
4

Ketua KPN Kopertis Wilayah X Prof Suryani kunjungi Lapas Perempuan Kelas II B Padang. (Foto : Cun) PADANG, AmanMakmur ---KPN...

Genius Umar Diminta Beri Sambutan Saat Wisuda Program Pascasarjana UGM

Genius Umar Diminta Beri Sambutan Saat Wisuda Program Pascasarjana UGM

Rabu, 26/7/23 | 17:41 WIB
5

Walikota Pariaman Genius Umar, selaku Pengurus Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) diminta memberikan sambutan saat Wisuda Program Pascasarjana Periode IV...

HAB ke-77 Kementerian Agama, Bupati Hamsuardi: Kerukunan Beragama di Pasaman Barat Kondusif

HAB ke-77 Kementerian Agama, Bupati Hamsuardi: Kerukunan Beragama di Pasaman Barat Kondusif

Selasa, 03/1/23 | 14:30 WIB
11

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyerahkan piagam ke pegawai Kementerian Agama Pasaman Barat. (Foto : gmz) PASAMAN BARAT, AmanMakmur --- Upacara...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.