• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

PP 28/2021 Beratkan UKM, Ketua DPD RI Desak Mainan Nasional Bersertifikasi Diperbanyak

Kamis, 20/5/21 | 16:59 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com —Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mainan mengeluhkan Peraturan Pemerintah (PP) No 28 Tahun 2021 terkait pengajuan Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi mainan impor. Untuk mengatasinya, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendesak agar produk mainan nasional bersertifikat diperbanyak.

Yang membuat pelaku UKM keberatan, PP No 28 tahun 2021 mengharuskan contoh mainan impor diambil langsung tenaga kerja Indonesia ke negara produsen mainan. Pelaku UKM mainan di Indonesia sendiri memiliki banyak produk asal China.

Menurut LaNyalla, jika syarat tersebut tidak bisa dipenuhi, sertifikat SNI tidak bisa dikeluarkan.

LihatJuga

Haedar Nashir: Gramasurya Harus Jadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

Haedar Nashir: Gramasurya Harus Jadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

Sabtu, 15/8/26 | 19:40 WIB
5
Bupati Kepulauan Mentawai Hadiri Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT ke-81 RI

Bupati Kepulauan Mentawai Hadiri Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT ke-81 RI

Sabtu, 15/8/26 | 19:28 WIB
4
Perjuangan DPD RI Berbuah Optimisme, RUU Daerah Kepulauan Ditargetkan Segera Selesai

Perjuangan DPD RI Berbuah Optimisme, RUU Daerah Kepulauan Ditargetkan Segera Selesai

Sabtu, 15/8/26 | 18:43 WIB
3

“Peraturan tersebut yang dianggap Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) terlalu mendadak. Akibatnya, pengusaha yang sudah terlanjur melakukan pemesanan barang tidak bisa melakukan impor. Karena, lembaga sertifikasi tidak bisa mengajukan permohonan SNI jika syarat yang dimaksud tidak dipenuhi. Ini jadi perhatian kami,” ungkap LaNyalla, Kamis (20/5).

Senator asal Jawa Timur itu menjelaskan, dalam pandemi Covid-19 para pengusaha dan pelaku UKM akan sulit mengambil contoh mainan dari negara asal.

“Banyak masalah yang harus mereka selesaikan, misalnya pemberian visa. Apalagi untuk mendapatkan visa, WNI harus sudah divaksin sebanyak dua kali. Belum lagi persoalan karantina yang harus dijalani,” terangnya.

Kondisi ini, dapat berdampak pada penghentian impor mainan hingga 3 bulan ke depan. Para pelaku UKM mainan pun terancam kehilangan 60% suplai stok toko yang biasa diisi mainan impor.

Oleh karena itu, LaNyalla meminta pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Standarisasi Nasional (BSN), memberikan solusi.

“Harus ada masa transisi agar mereka bisa mempersiapkan kebutuhan untuk memenuhi persyaratan terbaru. Karena jika dipaksakan, toko mainan di modern store atau shopping centre akan mengalami kekosongan barang dalam jangka panjang,” katanya.

Sebagai solusinya, LaNyalla menyarankan agar produksi dan kualitas mainan nasional bisa digenjot agar memenuhi kualitas SNI.

“Produksi mainan lokal yang memenuhi standar sertifikasi, akan berdampak positif. Banyak lapangan pekerjaan baru yang bisa dihasilkan. Ketergantungan terhadap impor pun perlahan-lahan bisa dikurangi,” tuturnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu berharap pengusaha mainan Tanah Air membaca besarnya potensi pasar mainan di Indonesia,

“Berdasarkan data UNICEF Indonesia, sepertiga penduduk Indonesia adalah anak-anak. Jumlah ini setara dengan sekitar 85 juta anak-anak dan merupakan jumlah terbesar keempat di dunia. Angka tersebut merupakan pasar mainan yang sangat besar dan seharusnya dimanfaatkan produsen nasional,” tuturnya.

Dengan potensi itu, LaNyalla menilai usaha mainan anak bisa membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN).

(Rel/dpd)

Post Views: 415
ShareSendShare
Previous Post

Sultan B Najamudin Ajak Banjiri Ruang Digital dengan Konten Positif

Next Post

Diduga Data 279 Juta Penduduk Indonesia Bocor, Wakil Ketua DPD RI Minta Kepolisian Segera Bertindak

Next Post
Diduga Data 279 Juta Penduduk Indonesia Bocor, Wakil Ketua DPD RI Minta Kepolisian Segera Bertindak

Diduga Data 279 Juta Penduduk Indonesia Bocor, Wakil Ketua DPD RI Minta Kepolisian Segera Bertindak

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,317)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,508)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,144)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,788)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,764)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,116)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,161)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,616)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,570)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,615)

Berita Lainnya

Komite I DPD RI Usulkan Adanya UU Anti Money Politic

Komite I DPD RI Usulkan Adanya UU Anti Money Politic

Selasa, 07/5/24 | 20:52 WIB
10

Wakil Ketua Komite I DPD RI Sylviana Murni serahkan laporan ke pimpinan DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---...

Andre Rosiade: Azizah-Arhan Dukung Prabowo-Gibran

Andre Rosiade: Azizah-Arhan Dukung Prabowo-Gibran

Rabu, 07/2/24 | 21:49 WIB
13

Andre Rosiade bersama istrinya Nurul Anastasia, anaknya Azizah dan menantunya Pratama Arhan. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur ---Ketua Tim Kampanye...

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, Haji Beny Saswin Nasrun Serahkan 12 Sapi Qurban

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, Haji Beny Saswin Nasrun Serahkan 12 Sapi Qurban

Rabu, 19/6/24 | 10:18 WIB
23

Daging qurban dari H Beny Saswin Nasrun sedang dibagikan. (Foto : Wiztian Yoetri) PADANG PARIAMAN, AmanMakmur --'Haji Beny Saswin Nasrun,...

Tugas Negara

Tugas Negara

Sabtu, 16/7/22 | 03:06 WIB
19

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Ketua DPD RI. (Foto : dpd) MENGAPA saya jawab dengan kata; ‘Alhamdulillah’, ketika presenter Kompas TV...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.